
Setelah selesai membelah buah Durian nya ,ayah Kian menaruk piring berisi daging buah Durian ke atas meja makan , dan setelah itu ayah Kian memasukan kulit buah Durian itu ke dalam kantong sampah dan membuangnya .
" Ibu Vira mau kan Durian bakai nasi bu !" pinta Vira pada ibu nya tidak sabar .
" Apa tidak apa-apa cuma paki nasi nak? ,Kalau Vira mau ibu masakin dulu nasi kentan nya ,itu jauh lebih enak dari pada cuma pakai nasi bisa sayang " ucap ibu Lisa .
" Tidak usah bu !, pakai nasi biasa aja itu udah enak ko ,lagi pula Vira udah lapar bu " ucap Vira dengan megelus perut bundar nya lagi .
" Baik lah karena anak ibu udah lapar ,berarti besok aja ibu buatin nasi kentan nya , ya nak "
ucap ibu Lisa segera megambil kan anak nya nasi .
" Lis ambilin untuk mas juga lis !" ucap ayah Kian segera duduk di kursi makan kan .
" Ini sayang " ucap ibu Lisa meberikan piring nasi ke Vira dan meyendokkan daging buah Durian ke piring Vira .
" Terima kasih ibu "
" Sama-sama sayang " ucap ibu Lisa dengan senyumnya .
" Dan ini untuk kamu mas" menarok piring nasi ke depan Suami nya ,dan segera meyiapin piring nasi untuk nya dan Heri yang belum datang .
" Lis Durian nya ? "
" Kan kamu bisa sendiri mas ! " Ucap ibu Lisa kesal .
" Ya aku kira in kamu mau meyajikan nya juga pada ku " Ucap ayah Kian megambil sendiri daging buah durian nya .
"....."
- Di rumah tante Epi.
"Tok Tok Tok "
" Siapa ?" suara dari orang rumah .
__ADS_1
"Ini aku tante Heri!"
" Ok tunggu bentar Heri " Ucap tante Epi segera menbuka kan pintu .
" Masuk Aja Heri! " mepersilakan Heri Masuk .
" Tidak usah tante ,Heri di luar aja apa lagi Heri cuma sebentar ko tante " ucap Heri menolak .
" Ok , jadi ada apa Heri ? "
" Ini tante di suruh ibu gantar ini untuk tante!" ucap Heri meberikan sepotong semangka sedang kan yang 2 lagi sudah di antar ke tetangga lain .
" Untuk tanta? , ohh tolong sampai terima kasih tante pada ibu mu ya Heri!, anak tante pasti suka ini " ucap tante dengan senang hati menerima potongan buah semangka itu .
" Baik lah tante , Heri balik dulu !" ucap Heri pamit .
" Makasih ya Heri!"
" Sama-sama tante" jawab Heri segera pulang ke rumah nya .
Sesampai nya di rumah Heri langsung pergi ke dapur .
" Ini udah ibu taro di piring !" ucap ibu Lisa menunjuk ke kursi kosong lain nya .
" Ko cuma dikit tinggal bu ?" tanya Heri Melihat di piring nya cuma tinggal beberapa sendok daging durian yang tersisa .
Mendengar pertanyaan Heri mereka cuma bisa diam dan saling memandang .
" hmm .... Makan aja yang ada dulu kan masih ada 1 Buah durian lagi yang belum di buka , buah lain pun ada , jadi makan itu aja dulu Heri! " ucap ibu Lisa megalihkan pandang an .
Sedang kan Vira dan ayah Kian memilih menunduk ke pala nya ,fokus apa piring nya .
Heri Cuma bisa kesal ,dan duduk untuk mencoba mecicipi Buah Durian itu ,yang mebuat ayah ,ibu dan adik nya Vira sampai -sampai tidak ingat untuk meninggal kan sebagian untuk diri nya .
" hmmm ini enak sekali bu" Ucap Heri sepontan setelah memakan 1 suap saja .
__ADS_1
" Ini sangat enak , rasa nya tidak bisa di kata-kata kan ,ini adalah buah durian terenak yang pernah aku makan bu" ucap heri tidak berhenti memakan nya .
" Sangat enak kan ?, ayah selama masa hidup ayah baru kali ini ayah merasakan buah durian seenak ini " ucap ayah Kian dengan semangat nya .
"hmm ...hmm." Heri cuma bisa meganggukan kepala nya sibuk dengan makanna nya .
"Mas kamu beli di mana buah -buah ini mas? " tanya ibu Lisa penasaran .
mendengar pertanyaan istri nya seketika ayah Kian menghentikan makan nya dan melihat ke Vira sebentar .
" hmm ... Mas beli di toko buah simpang jalan tu , Tidak jauh ko dari rumah kita " Jawab ayah kain melanjutkan kan makan nya .
" Aaa Toko simpang jalan kalau mau ke tempat kerja Lis kan mas?"
"Iya itu "
" Pantas san toko itu rame terus setiap lis lewat sana "
Vira yang di lihatin ayah nya kaget , Seakan -akan ayah nya tau kalau itu perbuatan nya , Tapi Vira segera menepis pikiran nya itu dan meyelesaikan makanan di piring nya saja .
" akkk akhirnya nya kenyang juga " ucap ayah Kian megelus perut nya yang mmmbuncit ,begitu pun dengan ibu Lisa dan Vira .
" Tapi Heri tidak kenyang !, Heri cuma makan dikit aja ,tidak seperti kalian semua " ucap Heri meyindir mereka Ber 3 .
Mendengar sindiran Heri mereka cuma bisa megalih kan pandang an nya dan merasa tidak enak hati .
-
-
-
.-
-
__ADS_1
--JANGAN LUPA Like dan komen nya !
Supaya aku nya lebih bersemangat untuk melanjutkan ceritanya :) 😄🤣