
Tampa megetahui percakapan ayah dan kakak nya di samping ayunan nya , Vira lebih sibuk melakukan perkerjaan nya menanam dan memanen di kebun ruang nya .
Saat ini Vira di sibuk kan akan memanen buah ceri ,apel,semangka ,jeruk ,durian anggur.dan semua jenis sayur-sayuran .
sekarang Vira baru mulai di kebun buah Ceri nya yang merah rimbun ,yang sangat mengoda ,Vira mepetik buah Ceri di setiap pohon nya dan menarik nya ke gerobak dorong Yang Vira bawak dari gudang , setiap gerobak nya kan penuh untuk 1 pohon ceri .
setelah menetik semua buah ceri nya Vira mendapat kan lebih dari 30 gerobak buah ceri ,Dan Buah ceri nya Vira masukan lagi ke dalam kardus yang di siap kan secara kusus yang udah tersedia di ruang ,dan setiap buah punya kardus kusus nya sendiri .
Setelah meyelesikan memanen buah ceri ,Vira tidak Berhenti ,malah terus melanjut kan kerja nya memanen buah semangka dan yang lain nya .
Vira menghabis kan waktu nya di dalam ruang selama 2 hari untuk memanen dan menanam Sayuran baru di lahan kosong .
Untung nya ruang ajaib yang ada di tubuh nya Vira selalu melebar dengan sendiri nya secara bertahap sehinggan Vira tidak ke kurang ruang untuk menumpukan semua hasil panen nya sampai Vira beranjak dewasa dan bisa membuka toko buah nya sendiri untuk menjual semua buah yang ada di ruang nya .
dan itu semua butuh waktu .
Setelah menyelesaikan semua pekerjaan ya Vira segera keluar dari ruang nya dan kembali ke tempat ayunan nya .
Baru saja Vira membuka mata nya Vira mendengar suara tanggisan ibu nya dan juga suara ayah yang membujuk ibu nya untuk tenang , mendengar itu semua Vira kaget dan kawatir dan segera turun dari ayunan nya dan langsung pergi ke tempat ibu nya yang masih menagis sesegukan itu .
Sesampai nya Vira di depan orang tua nya ,Vira melihat ibu nya menagis sambil memegang sebuah koran di tangan nya ,dan ayah Kian menepuk-nepuk punggung ibu nya menenang kan ibu nya ,tapi Vira dapat melihat kalau mata ayah nya juga merah .
Melihat Tante Epi juga ada di sana Vira sudah menebak apa yang terjadi sekarang ,tapi Vira tidak pertanya ke pada siapa pun tentang apa yang terjadi tapi Vira lebih memperhatikan ibu nya ,dan Vira mendekati ibu nya yang masih menagis ,Vira duduk di pangkuan ibu nya dan memekuk erat ibu nya itu dan megekus punggung nya dengan lembut .
Ibu Lisa yang di peluk oleh anak Gadis nya ,semakin tidak bisa menahan tangis nya ,dengan erat ibu lisa memeluk Vira dan mencium puncak kepala Vira dengan air mata yang tak kunjung berhenti di mata nya.
Di samping nya ,Ayah kian pun juga ikut memeluk ke dua nya dan perasakan ayah Kian tidak kalah lebih besar dari apa yang di rasakan istri nya Sekarang ini .
--*flashback
__ADS_1
beberapa menit sebelum Vira bangun .
Tok- tok-tok
"Kak? Kak lisa ?" ucap tante epi dengan suara penuh semangat .
Ibu Lisa dan ayah Kian di dapur pun ke depan untuk mebuka in pintu .
" Ada apa epi ?, Suara mu terlalu keras epi ,vira masih tidur !" ucap ibu Lisa megingatkan epi .
" Masuk aja Epi tidak usah berdiri di luar " Ucap ayah kain yang baru keluar dari dapur
" Iya bang Epi permisi masuk dulu " ucap epi megatur nafas nya dan segera duduk di lantai ruang tamu
"Jadi ada epi ?, apa nya mebuat mu sebegitu semangat nya ?" tanya Ibu Lisa .
" Jadi kakak ,aku mau nyampikan soal permintaan yang kakak mintak aku cari beberapa minggu lalu ,soal pegobatan Bibir Vira itu "
Kak di koran di sebutkan apa - apa aja dokumen yang di butuh kan untuk medaftar di rumah sakit itu .
Kak segera siapin dokumen nya kak ,dan datang ke rumah sakit R itu untuk daftar kak !.
Sebelum terlambat kak !!"
Ucap tante epi dengan semangant nya .
Ayah kain dan ibu Lisa yang mendengar ucap epi , kaget dan sekaligus terharu sampai - sampai tangan ibu lisa bergerak dengan sendiri nya .
" Epi ini beneran kan ?" ucap Ibu Lisa dengan suara bergetar .
__ADS_1
" beneran kak !, ini coba kakak lihat di koran !" ucap Epi meyodorkan halaman koran yang berisi soal berita tersebut .
Ibu Lisa menerima koran itu dengan tangan yang tidak berhenti bergetar , Melihat halaman koran itu ,ibu Lisa melihat gambar rumah sakit besar dan juga Foto-foto anak-anak yang bibir nya seperti anak nya Vira ,bahkan ada anak bibir yang lebih parah dari pada Vira .
Melihat gambar yang terpajang di koran itu ,tampa di baca pum Ibu lisa tau ,kalau apa yang di bilang oleh Epi benar ada nya .
" Mas ...mass anak kita Vi Vira akhirnya nya bisa sembuh dan bisa seperti teman - teman nya yang lain mas ahhhkk" ucap ibu lisa ke suami nya dengan tangis yang pecah .
Melihat istri nya menagis ,ayah kain juga ikut merasa bahagia dan juga terharu akan berita yang di sampikan Epi .
" Iya istri ku ... akhirnya anak kita Vira tidak di ejek atau pun di anggap buruk oleh orang lain lagi " ucap ayah kian memeluk istri nya.
" Vira kita mas ...!akhirnya.... Vira kita masss hakkk*"
-
-
-
-
-
-
-
--JANGAN LUPA Like dan komen nya !
__ADS_1
Supaya aku nya lebih bersemangat untuk melanjutkan ceritanya :) 😄🤣