
Di saat Vira sibuk dengan merancang masa depan nya, pintu rumah di buka dengan keras nya sampai-sampai mebuat Vira kaget!
Dan secara sepontan berteriak !
" .." akkkk?!!"
Vira yang kaget .
"Apa yang kamu lakukan Heri?! Apa tidak bisa buka pintu dengan baik -baik !
Apa kamu tidak tau adik kamu baru tidur !,tapi gara-gara kamu Heri adik kamu bangun ."
Omel ibu lisa dari dapur langsung mejewer telinga anak nya Heri yang baru pulang .
" Ampun ibu!,aku salah ....ahhhhh sakit ibu .."
" Dari mana aja kamu Heri ?!
Ibu pulang dari kerja adik kamu Vira kamu tinggal kan sendiri di rumah ,kalau ada apa-apa sama adik mu nanti gimana ?! "
Tanya ibu lisa dengan terus mejewer telinga heri .
" Maaf fin Heri ibu Heri tidak akan ulang lagi janji "
Bujuk Heri ke ibu nya .
" Baik lah kali ini akan ibu maaf fin, tapi tidak untuk kedepan nya Heri, cuci tangan dan kaki mu temani adik mu itu !, gara-gara kamu Vira bangun ,ibu harus masak udah sore hari ! "
Perintah ibu lisa ke Heri "
" Baik lah ibu "
Ucapnya dengan lesu .
"Sudah bagun nak ayok ikut kakak cuci muka sana !"
" ya ibu "
Jawab Vira megikuti kakak nya ke kamar mandi .
Di kamar mandi
" sini kakak bantu cuci mukanya !"
" kak ?"
"Apa? "
" Gak ada cuma mau manggil aja "
Heri tidak terlalu memikirkan apa yang di ucap kan adik nya , dan terus mebantu adik nya mecuci muka nya .
__ADS_1
"Bu..!?
Apa Vira emang selalu selembut dan seputih ini ?
Tanya Heri sambil meremas pipi Vira ,yang abis dari kamar mandi .
" Vira emang lembut dan selalu putih bersih di mata ibu , emang kenapa?, ini kan buka pertama kali nya ,kamu mebantu adik mu cucu muka , masak ini aja meski kamu tanya Heri "
Saut ibu lisa yang lagi masak di dapur .
" tapi bu ini tidak seperti biasa nya! ,"
tetap kekeh akan pendapat nya .
"kulit ku emang dari dulu selalu seperti ini,
Kakak apa kakak lupa!?"
"......"
"Apa benar aku yang salah ingat?
atau emang adik ku aja ,yang tambah megemas kan ?!"
pikir Heri sambil mengaruk kepalanya .
Melihat Heri kakak nya yang masih bengong, Vira langsung megambil handuk untuk dirinya sediri dan langsung ke dapur ,dan berdiri di samping nya melihat ibu nya yang lagi masak .
" lapar kah ?.. Sebentar lagi masak sabar ya ! Sayang ,"
" duduk di meja makan Vira !jangan di samping ibu ,nanti kenak cipratan minyak panas !"
Pinta ibu seraya mendorong Vira ke samping .
Melihat ibu nya yang kekeh meyuruh nya pindah ,Vira pun duduk di kursi makan ,sambil terus menatap ibu nya .
Merasa kan tatap pan mata Vira, yang tidak berhenti ,mebuat ibu lisa menoleh ke belakang .
Dan kaget!?.
Melihat mata anak nya berlinag air mata mebuat ibu lisa kaget dan juga hawatir akan anak nya .
" Kenapa nak apa Vira lapar kali kah?"
Tanya ibu lisa secara memegang wajah Vira .
" Ibu!?.."
" iya sayang ! Kenapa ?"
Seraya menatap mata Vira ,yang tidak biasa nya dia lihat .
__ADS_1
"Ibu !.. AKU SAYANG IBU !! SANGAT SAYANG !
Ucap Vira dengan air mata ,terus berjatuhan dipipi nya .
--------
Flasback 2
Di klinik Keluarga
" Apa benar -benar operasi satu- satu nya jalan dok?"
" Iya pak ,ini satu - satu nya jalan pak "
jawab dokter memastikan nya .
Melihat suami nya yang diam setelah bertanya ,Vira lebih kawatir akan suami nya ketimbang diri nya sendiri , maka dari itu Vira mecoba hibur suami nya dengan memegang tangan nya ,yang sangat dingin .
" tangan abang Sangat dingin "
ucap Vira dalam hati.
" Terimakasih dok!, kami pergi dulu !"
" Ayok bang kita pulang "
Pamit Vira dan megajak pulang suami nya .
Sesampainya di rumah Dani sibuk mecari informasi seputar penyakitnya Vira ,mecari cara lain sehinga istri nya tidak sampai di operasi.
Di tengah malam Vira belum bisa tidur karna melihat suami nya ,yang tidak bisa tidur .
" Bang besok kita kerumah sakit mana ?"
tanya Vira sambil melihat suami nya.
" Ke rumah sakit umum aja ,di sana bisa periksa lebih lengkap dan pasti "
" Tapi bang uang untuk berobat nya pasti banyak!?"
ucap Vira kawatir.
" Yang penting sembuh dulu ,kalau uang bisa di cari dan kamu yank kalau sakit bilang jangan udah parah baru di bilang!,yank kan tidak sendiri ,ada abang ! jangan sungkan sama suami sendiri !."
ucap Dani yang sedih akan Sikap istri nya.
Mendengar ucapan suami nya Vira merasa bersalah karna waktu dia merasa sakit yang berketerusan di bagian perut nya Vira tidak bilang ,itu karna Vira takut mau periksa ,apa lagi kalau masalah ya di perut ,bagi wanita yang sudah menikah 2 tahun ,tapi tidak kunjung hamil ,Vira takut akan harus mendengar sesuatu yang dia takut ti selama ini ,karena itu lah Vira tidak mau gomong kalau dia tidak dalam ke adaan yang baik- baik saja ,bahkan saat Vira mendengar ucapan dokter ,Vira bukan nya takut malah lega dengan hasil nya ,karena itu bukan yang selama ini yang selalu Vira takut ti.
"Aku tidak apa-apa ko bang ! jadi tidak usah kawatir dan tidur lah "
bujuk Vira memeluk suami nya .
__ADS_1
TERIMAKASIH SUDAH MAU MAMPIR KE NOVEL KU :)