
Di saat ayah dan ibu nya pergi ke kamar dan kakak nya Heri sibuk mencari pisau untuk megupas buah nya , Vira memanfaatkan keadaan untuk menukar semua buah yang ada di meja dengan buah yang udah Vira siap pin di dalam ruang ajaib nya .
Sejak semalam semua buah yang Vira tanam di ruang nya sudah siap di panen . Vira mehabis kan waktu nya di malam hari untuk memetik semua buah dan sayur-sayuran yang ada di ruang ,satu persatu dengan tangan nya sendiri ,meski pun ruang ajaib Vira berbeda dengan yang lain nya ,di sini Vira cuma bisa megerjakan secara menual ,tidak bisa dengan pikiran nya seperti ruang ajaib yang ada di buku yang Vira baca .
Meski pun Raung ajaib yang ada di tubuh nya jauh lebih rendah ketimbang dengan ruang ajaib di komik atau novel yang Vira baca ,Tapi Vira masih sangat senang untuk bisa memilikinya .
Meski bun besar buah nya jauh lebih besar dari buah yang Vira beli tapi jika tidak di perhatikan dengan sesama berbeda an nya oleh orang lain ,tidak akan tau perbedaan an nya
Setelah pus dengan perkerjaan nya ,Vira kembali duduk dengan diam di tempat duduk nya .
" Mas kamu belum jelas sin sama Lis ,itu buah kenapa mas beli banyak ?" Tanya ibu Lisa menatap mata suami nya .
" aak itu Vira yang mau beli buah , dia yang mintak sendiri ,kata dia mau beli buah semangka untuk bisa di bagikan setiap potong nya dan untuk sisa buah nya untuk dia makan sama kakak,dan ibu nya di rumah !."ucap ayah kain dengan jelas .
" Ini buka akal-akal lan mu kan mas ,supaya kamu bisa beli buah durian kesukaan mu itu" ucap ibu Lisa kurang percaya pada ucapan suami nya .
" Tidak lis ini bukan lah akal-akal lan mas ,alasan Vira mau beli buah bukan cuma karena dia suka tapi dia mau kasih hadiah buah ke tanta epi nya ,yang udah mau jagain Vira , itu yang anak kita Vira bilang ! dan ada lagi buah durian itu Vira sendiri yang mau beli ,kamu kan tau yang suka durian di keluarga kita bukan cuma aku aja ,tapi Vira juga " jelas ayah Kian dengan jujur .
Melihat dari mata suami nya ,ibu Lisa tau kalau suami nya tidak lah berbohong pada nya .
" baik lah kali ini aku percaya pada mu mas " ucap Ibu Lisa pergi ke luar kamar .
" Dek adek mau yang mana ?, akan kakak kupas buah nya untuk adek!" ucap Heri menawarkan .
" makan buah durian aja dulu kak ,Vira mau makan buah durian pakai nasi ,Vira udah lapar " Ucap Vira meng gosok perut nya yang bulat kecil.
__ADS_1
" hmm ok ayo kita buka buah durian dulu " ucap Heri mengangkat Buah durian yang paling besar .
" Dek apa buah durian nya emang sebesar ini ?, Perasaan kakak tadi tidak" tanya Heri curiga .
" Tidak ko ,emang udah sebesar itu dari tadi , emang bisa kak buah durian nya besar sendiri?" ucap Vira dengan muka polos nya .
" Iya juga sih ,tidak mungkin buah nya besar sendiri "
Sesampai nya di dapur Ibu Lisa melihat 2 anak nya duduk di lantai ,mencoba mebuka buah durian nya dengan pisu dapur nya .
" Tidak usah di buka Heri!, kamu tidak kan bisa membuka nya dengan pisau dapur ibu , Suruh aja ayah mu yang buka durian nya!" ucap Ibu Lisa mehentikan Heri.
Heri pun lari ke ruang tamu untuk memanggil ayah nya .
-
" Bu kita belah buah semangka nya dulu bu , supaya bisa di bagi kan tante Epi " ucap Vira menghampiri ibu nya .
" Baik lah ,ayo kita belah buah semangka nya dulu dan baru kita beri ke tante Epi " jawab ibu Lisa memeluk anak nya .
Sesampai nya ayah Kian di dapur ayah pun ,mebuka buah durian itu dengan parang yang jauh lebih tajam dan kuat .
Saat ayah Kian mecoba mebuka buah Durian nya.,ayah Kian merasa buah Durian yang dia pegang jauh lebih besar ketimbang buah Durian yang Dia beli ,begitu juga dengan semangka yang di belah oleh, tapi ayah Kian tidak mebicara kan nya atau pun mepertanya kan nya ,dia lebih memilih untuk megabaikan nya saja ,dan Fokus pada pekerjaan nya .
" Semangka nya sangat Merah dan biji nya cuma dikit " Ucap Ibu Lisa dengan kagum .
__ADS_1
" Ibu aku mau coba !" pinta Heri di samping ibu nya .
" Tidak boleh !, makan nasi dulu baru bisa makan semangka nya , perut mu masih kosong tidak boleh makan semangka di perut kosong " U cap Ibu Lisa melarang anak nya.
"Yah. .. pada hal aku mau nya sekarang "
" Dari pada kamu geluh lebih baik kamu kantar 3 potong buah semangka ini ke tetanggan !" suruh Ibu Lisa menarok Ke 3 potong semangka itu ke atas nampan besar ,Supaya lebih mudah untuk mebawa semua nya .
"Baik lah bu" ucap Heri dengan lesu ,megambil nampan berisi buah semangka itu .
" Dek mau ikit kakak tidak?" tanya Heri pada Vira yang masih duduk di lantai melihat ayah nya memindahkan daging durian yang sudah di pisah kan ke dalam piring .
" Vira tidak ikut kakak !, Vira mu makan durian aja ,udah lapar " jawab Vira tampa mengalihkan pandangan nya dari piring yang berisi buah durian .
Karena Vira tidak mau ikut , Heri pun pergi dari dapur dengan nampan buah nya .
-
-
-
--JANGAN LUPA Like dan komen nya !
Supaya aku nya lebih bersemangat untuk melanjutkan ceritanya :) 😄🤣
__ADS_1