Keturunan Terakhir Naga Emas

Keturunan Terakhir Naga Emas
Kesaktian karin


__ADS_3

Setelah akad nikah ketiga putranya. Hana dan laknara langsung membawa ketiga putranya beserta menantunya kesebuah goa, tempat Hana bertemu dengan naga biru yang ternyata sudah menungu didalam goa itu bersama resi leluhur hana.


Mandikan mereka dengan air terjun itu Hana. perintah sang resi sambil membaca mantra pemindahan tenaga dalam.


Baik kek"jawab Hana yang langsung mengering anak dan menantunya kesamping danau.


Bismillahirrahmanirrahim. Allahu Akbar!" ucap Hana yang langsung menyiramkan air ketubuh masing masing anaknya.


Dengan mengatupkan tangan anak dan menantu Hana memejamkan mata sambil mengucap takbir dan tahmid serta salawat. hingga tiba tiba dari tubuh mereka memancar cahaya putih yang sangat terang menyilaukan mata, membuat Hana tanpa sadar langsung beringsut menjauh dari anak dan menantu nya.


Dinding goa yang awalnya diam langsung bergetar hebat seiring bertambah nya cahaya yang keluar dari tubuh anak dan menantu nya.


Kitab ilusi, masuk lah ke tubuh mereka!" teriak sang resi yang langsung mengeluarkan tiga kitab berbentuk seperti cahaya dan langsung memasuki tubuh anak anak hana.


Jaring seribu racun, masuk lah ketubuh mereka!" teriak naga biru dengan suara melengking dahsyat.


Dari mata naga biru keluar seberkas cahaya berbentuk jaring kecil dan langsung menembus tubuh ketiga menantu Hana dari arah kepala.


"Akhirnya semua selesai juga Nara"bisik hana menatap kearah anak dan menantunya.


"Kamu, benar Hana. kini sudah saatnya kesaktian kita berpindah pada mereka. jawab laknara dengan mata berkaca-kaca.


Ternyata kita sudah sangat tua ya Nara, begitu cepat waktu berlalu" ujar Hana yang ikut menangis.


Kemarilah kalian semua" panggil sang resi pada Hana serta yang lain nya.


Dengarlah oleh kalian. Saat ini ditengah kota telah muncul seorang laki laki muda berwajah sangat tampan, dia pemilik ajian seribu pesona mata batin. berhati hatilah sesungguhnya dia merupakan saudara kembar putrimu Karin, lakanara!" tidak ada yang bisa lepas dari pesona ketampanan nya selain karin..hanya Karin yang bisa membunuhnya. aku harap kalian bisa menghindar jika bertemu dengannya!"pesan sang resi pada Hana dan anak anak nya.

__ADS_1


Siapa nama orang itu kek?" tanya Hana menatap kearah sang resi.


"Permana Pati. dia bekerja sebagai seorang pengacara yang saat ini sedang naik pamornya, ingat jauhi dia aku pamit!"ucap sang resi yang langsung menghilang begitu saja.


Anak anak ku mari kita pulang, malam nanti akan diadakan resepsi pernikahan kalian!"ajak Hana pada anak anaknya.


"Mama, jadi ini rahasia yang selama ini mama simpan?" tanya Anton pada Hana.


Iya, sekarang kalian sudah tau kan,kalian juga bisa pergi kemana pun kalian mau seperti mama" jawab Hana sambil tersenyum.


Hore....sekarang kita menjadi manusia sakti!" teriak Arsya yang langsung memeluk tubuh istrinya.


Mari kita kembali kerumah kasian yang lain sibuk menyiapkan pesta pernikahan kalian. ajak laknara yang langsung menggandeng lengan Hana.


Tiba di gedung resepsi terlihat Karin serta saudaranya yang lain sudah rapi dengan pakaian adat.


"Bunda, kenapa lama sekali untung tamunya belum datang?"tanya Karin pada laknara.


Ada didepan sedang berbincang dengan pengacara hebat itu bunda" jawab Karin yang ingin beranjak pergi dari depan lakanara.


Tunggu na, pengacara siapa yang kamu maksudkan?" tanya laknara yang terlihat kaget.


Permana Pati, bunda. emang kenapa?"


"Karin, bisa kah kamu memasang tirai gaib untuk menghindari pertumpahan darah di tempat ini!" pinta laknara dengan harap harap cemas.


Maksudnya bagai mana bunda, karin tidak paham.

__ADS_1


Bunda tidak bisa menjelaskan sekarang kamu lakukan saja apa yang bunda pinta.


Baiklah bunda" ujar Karin yang langsung merentangkan tangan nya tirai gaib sisik naga teriak Karin dengan lantang membuat seluruh saudaranya yang berada di situ menatap heran pada Karin.


Cahaya apa itu, ada apa Dengan Karin?" bisik Satya pada jingga yang berdiri didepan pelaminan.


Aku tidak tau kakang, coba tanyakan pada bunda saja?" jawab jingga yang ikut kebingungan.


Pasak naga dewa.. kembali Karin berteriak lantang. dari arah jari jari tangan Karin keluar ribuan paku kecil berbentuk jarum yang langsung menancap kesetiap ruangan dengan sendirinya.


"Karin, apa yang kamu lakukan?" tanya Sukma yang langsung mendekati Karin.


Belum sempat Karin menjawab pertanyaan Sukma terdengar jeritan dari arah teras gedung. membuat semua orang langsung berlarian menuju teras gedung yang di sulap menjadi tempat resepsi pernikahan.


Apa yang terjadi mas?"tanya Karin pada suaminya.


Mas tidak tau Karin, tiba tiba Permana Pati serta anak buahnya langsung berteriak begitu saja seperti orang Kesakitan" jawab Dirga yang terus menatap kearah Permana yang sibuk menangkis serangan dari jarum jarum yang ditebar Karin.


Lakanara dan Hana saling tatap dengan penuh tanya melihat bagaimana Permana yang pakaian nya sudah koyak di sana sini disertai luka luka kecil yang mengeluarkan darah segar.


"Hana" ternyata apa yang dikatakan leluhur mu benar adanya, dia sangat tampan bahkan bentuk tubuhnya juga sangat bagus tapi yang paling penting dia bisa di taklukan


oleh Karin!" bisik lakanara ditelinga Hana.


"Iya. dia kalah tuah dengan putri mu!" jawab Hana. sambil tertawa.


Permana yang terus diserang jarum milik Karin langsung menghilang begitu saja dari depan gedung tempat resepsi bersama anak buahnya yang terlihat terluka sangat parah.

__ADS_1


"Bunda, apa tidak sebaiknya resepsi ini di gelar sederhana saja, kami takut akan ada kejadian seperti tadi?"tanya Satya yang terlihat panik.


Iya lakukan lah kita gelar secara sederhana saja. jangan lupa rahasiakan ini dari musuh musuh kalian agar tidak ada lagi serangan tiba tiba" perintah laknara yang langsung meninggalkan tempat itu diikuti Hana dan suaminya.


__ADS_2