
*setelah sepekan kerja membuat icha benar
benar lelah, di hari minggu icha menyempat
kan untu pergi jalan jalan dengan dea untuk
refreshing dan cuci mata..
icha dan dea pergi ke pusat perbelanjaan di
kota itu untuk membeli keperluan bulanan
mereka..
setelah selesai berkeliling membeli
perlengkapan mereka mengunjungi
sebuah kafe dekat dengan pusat perbelanjaan
tadi yang mereka datangi..
mereka pun memesan makanan kepada
pelayan kafe..
dea berbisik pada icha..
cha apa makan di sini kita sanggup membayar nya
lalu icha berkata tenang aja de aku yang teraktir
pake uang bonus aku yang di berikan kantor
pada ku..
ohh.. baik lah aku khawatir soal nya kita
tadi baru memborong keperluan bulanan
kita imbuh dea sambil tersenyum lebar..
tanpa icha dan dea sadari dari meja ujung cafe
itu ada sorot mata yang memperhatikan
kehadiran mereka. ..
yang tak lain ialah reyhan direktur utama wijaya group
tanpa berkata apa pun dia memperhatikan
icha dan dea yang saling bercanda..
pesanan icha pun datang ..
terima kasih ucap icha..
mereka pun mulai memasukan makanan
ke dalam mulut mereka..
tiba tiba terjadi keributan di dalam cafe itu
ada 3 orang pemuda berbadan tegap
membuat kericuhan dengan pelayan cafe
karena mereka mengingin kan tempat duduk
yang sudah di pesan orang lain..
maaf tuan tempat ini sudah di pesan
dan sebentar lagi orang nya akan datang
ucap pelayan itu..
aku tidak peduli imbuh lelaki itu sambil
__ADS_1
mendorong pelayan wanita itu jatuh kelantai
icha yang memperhatikan ke tiga lelaki itu
merasa geram dia mencuci tangan nya
langsung bangkit dari kursi dan menghampiri
mereka, pengunjung cafe yang lain hanya
melihat kejadian itu dari tempat mereka dudk
tidak ada yang berani ikut campur..
mereka tahu jika ketiga lelaki itu adalah
preman terbesar di kota itu..
icha mendekati pelayan itu dan membantu
dia berdiri kakak gak apa apa kan
tanya icha pada pelayan itu..
iya nona saya tidak apa apa sahut pelayan itu
lalu icha bertanya padake tiga lelaki itu
kenapa kalian kasar sekali pada wanita
lalu ketiga lelaki itu menoleh je arah icha
jangan ikut campur wanita j****g
maki seorang pria yang ada di hadapan nya
apa kau bilang aku j****g..
dengan nafas naik turun icha meninju wajah
lelaki itu sambil mengerat kan gigi nya rapat
Buughh... ahhh..jerit lelaki itu sial kau berani
dea yang panik ingin menghampiri icha
tapi ia gemetaran ya allah lindungilah icha
iya kenapa rupanya kalau aku nemukul mu
ucap icha dengan emosi...
aku bahkan bisa merobek mulut mu jika
kau berani mengatakan nya lagi teriak icha
pada lelaki itu..
karna merasa di permalukan ketiga laki laki
itu ingin nenyerang icha dengan cepat icha
melompat menghindari serangan mereka
semua mata tertuju pada sosok icha yang
terlihat gadis biasa tetapi memiliki bela diri
yang baik..
begitu juga dengan reyhan dan sekertaris nya
yang sedari tadi berada di situ..
salah satu laki laki itu ingin menendang icha
dari belakang dengan gerakan cepat icha
bersalto dan menendang tulang rusuk
__ADS_1
belakang laki laki itu dengan kuat sampai
lelaki itu menjerit terkena tendangan icha..
aaahhhh...sialan kau berani menendang ku
ucap lelaki itu..
tapi icha tidak bergeming dia masih dalam
keadaan emosi yang tinggi..
lalu teman lelaki itu ingin menghajar icha
dengan cepat icha memegang tangan nya dan
memelintir nya
lelaki itu memekik kesakitan..
tinggalah seorang lelaki yang emosi melihat
kedua kawan nya terkapar..
dia berlari ingin menendang icha tapi tanpa
ia sadari icha lebih cepat menendang
************ nya..
auuuhhhh...teriak lelaki itu..
icha mendekati tiga pria itu dan berkata
jangan pernah berbicara buruk terhadap
wanita, karna kalian lahir dari rahim wanita
ingat itu ancam icha pada ketiga lelaki itu..
lalu icha menghampiri pemilik cafe yang
masih bengong melihat keberanian
icha, maaf tuan saya telah membuat
keributan di cafe anda ucap icha sambil membungkuk
pemilik cafe itu tersentak
aahh.. tidak apa nona, anda telah
menolong karyawan saya sejak lama
mereka suka semena mena dengan kami
tapi tidak ada yang berani dengan mereka
karba mereka adalah komplotan preman
besar di kota ini ujar pemilik cafe
tapi hari ini saya takjub dengan anda yang
sudah berani melawan mereka
sebagai tanda terima kasih saya akan
memberikan tagihan geratis kepada nona
dan teman anda..
icha terkejut eh tidak usah tua saya jadi
tidak enak..
tidak apa apa nona mohon terima lah..
baik lah saya permisi ucap icha
__ADS_1
terima kasih tuan lalu meninggal
kan tempat itu*..