Khairunnisa

Khairunnisa
10.libur yang santai


__ADS_3

*setelah sepekan kerja membuat icha benar


benar lelah, di hari minggu icha menyempat


kan untu pergi jalan jalan dengan dea untuk


refreshing dan cuci mata..


icha dan dea pergi ke pusat perbelanjaan di


kota itu untuk membeli keperluan bulanan


mereka..


setelah selesai berkeliling membeli


perlengkapan mereka mengunjungi


sebuah kafe dekat dengan pusat perbelanjaan


tadi yang mereka datangi..


mereka pun memesan makanan kepada


pelayan kafe..


dea berbisik pada icha..


cha apa makan di sini kita sanggup membayar nya


lalu icha berkata tenang aja de aku yang teraktir


pake uang bonus aku yang di berikan kantor


pada ku..


ohh.. baik lah aku khawatir soal nya kita


tadi baru memborong keperluan bulanan


kita imbuh dea sambil tersenyum lebar..


tanpa icha dan dea sadari dari meja ujung cafe


itu ada sorot mata yang memperhatikan


kehadiran mereka. ..


yang tak lain ialah reyhan direktur utama wijaya group


tanpa berkata apa pun dia memperhatikan


icha dan dea yang saling bercanda..


pesanan icha pun datang ..


terima kasih ucap icha..


mereka pun mulai memasukan makanan


ke dalam mulut mereka..


tiba tiba terjadi keributan di dalam cafe itu


ada 3 orang pemuda berbadan tegap


membuat kericuhan dengan pelayan cafe


karena mereka mengingin kan tempat duduk


yang sudah di pesan orang lain..


maaf tuan tempat ini sudah di pesan


dan sebentar lagi orang nya akan datang


ucap pelayan itu..


aku tidak peduli imbuh lelaki itu sambil

__ADS_1


mendorong pelayan wanita itu jatuh kelantai


icha yang memperhatikan ke tiga lelaki itu


merasa geram dia mencuci tangan nya


langsung bangkit dari kursi dan menghampiri


mereka, pengunjung cafe yang lain hanya


melihat kejadian itu dari tempat mereka dudk


tidak ada yang berani ikut campur..


mereka tahu jika ketiga lelaki itu adalah


preman terbesar di kota itu..


icha mendekati pelayan itu dan membantu


dia berdiri kakak gak apa apa kan


tanya icha pada pelayan itu..


iya nona saya tidak apa apa sahut pelayan itu


lalu icha bertanya padake tiga lelaki itu


kenapa kalian kasar sekali pada wanita


lalu ketiga lelaki itu menoleh je arah icha


jangan ikut campur wanita j****g


maki seorang pria yang ada di hadapan nya


apa kau bilang aku j****g..


dengan nafas naik turun icha meninju wajah


lelaki itu sambil mengerat kan gigi nya rapat


Buughh... ahhh..jerit lelaki itu sial kau berani


dea yang panik ingin menghampiri icha


tapi ia gemetaran ya allah lindungilah icha


iya kenapa rupanya kalau aku nemukul mu


ucap icha dengan emosi...


aku bahkan bisa merobek mulut mu jika


kau berani mengatakan nya lagi teriak icha


pada lelaki itu..


karna merasa di permalukan ketiga laki laki


itu ingin nenyerang icha dengan cepat icha


melompat menghindari serangan mereka


semua mata tertuju pada sosok icha yang


terlihat gadis biasa tetapi memiliki bela diri


yang baik..


begitu juga dengan reyhan dan sekertaris nya


yang sedari tadi berada di situ..


salah satu laki laki itu ingin menendang icha


dari belakang dengan gerakan cepat icha


bersalto dan menendang tulang rusuk

__ADS_1


belakang laki laki itu dengan kuat sampai


lelaki itu menjerit terkena tendangan icha..


aaahhhh...sialan kau berani menendang ku


ucap lelaki itu..


tapi icha tidak bergeming dia masih dalam


keadaan emosi yang tinggi..


lalu teman lelaki itu ingin menghajar icha


dengan cepat icha memegang tangan nya dan


memelintir nya


lelaki itu memekik kesakitan..


tinggalah seorang lelaki yang emosi melihat


kedua kawan nya terkapar..


dia berlari ingin menendang icha tapi tanpa


ia sadari icha lebih cepat menendang


************ nya..


auuuhhhh...teriak lelaki itu..


icha mendekati tiga pria itu dan berkata


jangan pernah berbicara buruk terhadap


wanita, karna kalian lahir dari rahim wanita


ingat itu ancam icha pada ketiga lelaki itu..


lalu icha menghampiri pemilik cafe yang


masih bengong melihat keberanian


icha, maaf tuan saya telah membuat


keributan di cafe anda ucap icha sambil membungkuk


pemilik cafe itu tersentak


aahh.. tidak apa nona, anda telah


menolong karyawan saya sejak lama


mereka suka semena mena dengan kami


tapi tidak ada yang berani dengan mereka


karba mereka adalah komplotan preman


besar di kota ini ujar pemilik cafe


tapi hari ini saya takjub dengan anda yang


sudah berani melawan mereka


sebagai tanda terima kasih saya akan


memberikan tagihan geratis kepada nona


dan teman anda..


icha terkejut eh tidak usah tua saya jadi


tidak enak..


tidak apa apa nona mohon terima lah..


baik lah saya permisi ucap icha

__ADS_1


terima kasih tuan lalu meninggal


kan tempat itu*..


__ADS_2