Khairunnisa

Khairunnisa
41.Takut kehilangan ll


__ADS_3

Sesampai nya reyhan dan polisi di depan bank,polisi pun langsung mengepung area sekitar bank,perampok yang mengetahui kedatangan polisi pun murka, dan menembakan pistol ke arah atas sebanyak dua kali.


DOORR..DOORR..


jangan ada yang mendekat atau mereka semua akan mati....teriak perampok dari dalam gedung.


Seketika polisi pun mundur, tidak berani mendekat.


Sedari tadi icha memperhatikan gelagat perampok pun, berniat memasang ancang ancang hendak melawan, dengan sangat hati hati icha menerjang lengan laki laki itu saat dia lengah, icha menerjang lengan nya hingga senjata kelaki itu terlepas dari tangan nya, dengan sigap icha berguling dan menodong kan senjata kepada pria itu, sontak perbuatan icha membuat kaget seluruh orang yang ada di dalam bank.


jangan bergerak atau ku pecah kan kepala teman mu....teriak icha pada kawanan perampok.


sontak mereka terkejut saat bos mereka jadi sandera seorang wanita.


cepat lemparkan senjata kalian ke sini..teriak icha lagi.


mereka pun mengikuti perintah icha karena takut akan keselamatan bos mereka.


maaf tuan, bisa anda membantu saya mengumpul kan semua senjata itu...ucap icha pada seorang pria paruh baya.


Baik nona saya akan mengumpulkan nya....imbuh pria paruh baya itu


Sekarang cepat buka pintu itu...bentak icha pada kawanan perampok.


setelah pintu di buka rey beserta polisi pun segera masuk, betapa terkejut nya rey dan juga han melihat aksi icha.


pak keluar kan dahulu orang orang yang ada du sini..ucap icha pada polisi


cha, kamu hati hati...ucap reyhan yang khawatir terhadap icha.


sesungguh nya bisa saja reyhan menghajar para perampok itu namun reyhan takut tindakan nya membahaya kan icha.


Saat icha melihat ke arah icha, kesempatan bagi pria itu menyerang icha, dia hendak mengambil senjata dari tangan icha, senjata itu pun terpelanting ke lantai, dengan sigap icha menendang perut pria itu, hingga pria itu terhuyung ke belakang,polisi pun segera mengambil senjata itu dan mengaman kan nya, ke tujuh anak buah perampok itu sudah di aman kan polisi,tinggal lah bos perampok yang masih berusaha melawan.


Setelah icha menerjang perut lelaki itu,reyhan menghampiri lelaki itu, dan memberi beberapa kali pukulan di wajah nya, sehingga dia mengeluarkan darah dari hidung nya.


Namun saat reyhan berbalik badan meninggalkan nya,kelaki itu mengeluarkan pisau kecil dan melempar kan ke arah bokong reyhan, icha yang melihat nya sontak berteriak.


Pak reyhan,awaaass...teriak icha sambil mendorong tubuh reyhan ke samping,sehingga icha lah yang terkena pisau itu di bagian perut.


jleeebb..


ahhkk...pekik icha


ichaaa...teriak reyhan sambil berlari menampung tubuh icha agar tidak jatuh kelantai.

__ADS_1


pria itu di tembak oleh polisi di bagian tangan,agar tidak bisa lagi berbuat nekat.


astaga,nona itu tertusuk pisau....teriak wanita yang tadi menjadi sandera bersama icha di dalam.


ya tuhan selamat kan nona itu, dia mempertaruhkan nyawa nya demi kami....lanjut pria yang menjadi sandera juga


hiks...hiks..tolong selamat kan aunty baik itu...tangis anak kecil yg berada di sana.


kembali pada icha.. cha,bangun cha,buka mata kamu...ucap reyhan sambil menepuk pipi icha.


Pa..pak..rey..han...ucap icha sambil terbata bata dan menutup mata nya.


han cepat sediakan mobil....teriak reyhan pada sekretaris nya, mereka pun langsung membawa icha ke rumah sakit.


sesampai nya di rumah sakit reyhan menggendong icha, dan menaikan nya di bankar, icha segera di bawa ke ruang operasi,rey dan juga han nenunggu di luar dengan hati yang gelisah.


ya allah selamat kan lah icha, aku takut kehilangan icha, mohon dengarkan lah doa ku...lirih reyhan dalam hati nya, tanpa ia sadari air mata nya pun menetes.


han yang melihat kondisi reyhan pun sangat prihatin.


sementara di kota lain seorang ibu merasakan firasat yang tidak baik, ia teringat tentang putri nya.


astaqfirullah, kenapa dada ku sesak sekali, ada apa ini ya allah...ucap bunda icha sambil memegangi dada nya


Bunda tidak tau, tapi seperti nya ada sesuatu yang buruk, menimpa icha....lanjut bunda sambil menangis


Abang juga merasakan nya bunda....sambung zayan abang nya icha


Kakak juga...imbuh maura kakak icha


Kakak, coba hubungi handphone icha....perintah bunda.


dreet..dreett..


handphone icha berbunyi,han yang menyimpan nya melihat ada panggilan dari bunda nya icha,dia langsung mengangkat panggilan itu.


Assalamualaikum, nak kamu baik baik saja kan,tanya bunda icha di sebrang sana


waalaikumsalam,maaf buk icha lagi di rumah sakit, saya atasan nya yang memegang handphone icha....jelas han pada bunda icha


Apa..kenapa bisa anak saya di rumah sakit...teriak sang bunda


nona icha terkena tusukan di perut nya, sehingga dia harus di operasi, nona icha mengalami kecelakaan buk...tutur han pada bunda icha


ya allah icha...tangis bunda icha

__ADS_1


Ayah,Kakak,Abang..kita harus ke kota tempat icha bekerja..hiks..hiks..icha sedang di operasi..ucap bunda sambil menangis.


Tanpa pikir panjang mereka pun berangkat saat itu juga.


kembali pada reyhan di rumah sakit.. sudah tiga jam berlalu akhir nya pintu ruang operasi pun terbuka.


bagus,gimana keadaan icha...tanya reyhan pada dokter bagus.


Syukurlah luka nya tidak terlalu dalam,semua nya baik baik saja, sebentar lagi icha di pindah kan di ruang rawat,namun butuh beberapa jam untuk icha siuman, karena kondisi fisik nya lemah,jadi dia butuh istirahat...jawab dokter bagus.


Alhamdulillah,han hubungi dea untuk menemani icha...ucap reyhan


baik tuan...jawab han, dia pun segera menelpon dea dan menceritakan tragedi yang menimpa icha.


setelah icha di pindahkan ke ruang rawat, reyhan pun duduk di samping bankar icha.


cha,bangun jangan buat aku khawatir,maafkan aku karena tidak bisa melindungi mu, karena aku kau jadi seperti ini, kenapa kau lakukan ini icha, bangun lah cha, aku tidak sanggup kehilangan dirimu.....lirih reyhan sambil menggenggam tangan icha dan meneteskan air mata nya.


Tak berapa lama dea pun datang,sambil berlari dan menangis.


Icha..hiks..hiks...ucap dea sambil berlari ke arah bankar icha


kenapa jadi begini pak,hiks..hiks...pada hal icha sedang sakit, tadi saja dia tidak nafsu makan,dan sekarang dia terbaring di sini....isak dea yang menangisi sahabat nya.


maaf kan saya dea, karena saya icha jadi begini..imbuh reyhan sambil menunduk


Bapak harus bertanggung jawab,hiks..hiks...kenapa bapak sampai mengorbankan icha,kalau terjadi apa apa sama icha saya sangat membenci bapak,apa salah icha pak, setiap kali bersama bapak dia selalu dalam bahaya....teriak dea pada atasan nya, dea sangat kesal karena sahabat nya selalu dalam bahaya jika bersama atasan nya.


Seketika reyhan terdiam mematung mendengar ucapan dea, dia merasa kalau karena diri nya icha selalu dalam bahaya.


Kamu benar dea saya yang salah....gumam reyhan, dan beranjak pergi dari ruangan itu.


Han, kita pulang, nanti kita kembali bersama mama dan papa....ucap reyhan.


baik tuan...lanjut han


sesampai nya di rumah reyhan duduk di ruang keluarga bersama han dan juga bersama kedua orang tua mereka,han menceritakan kejadian yang menimpa icha, sementara rey hanya diam termenung.


bagaimana cerita nya han....tanya mama andien


Tadi icha ke bank ma,untuk mengantar berkas namun tiba tiba, ada sekelompok perampok menyandera mereka, dan saat polisi sudah menangkap mereka,salah satu rekan nya melempar pisau ke arah rey, icha melihat itu dia langsung mendorong rey ke samping sehingga pisau mengenai icha ma....jawab han


astaqfirullah,malang sekali icha, selalu saja dalam bahaya, nanti kita menjenguk icha, mama hubungi papa dulu....ucap mama andien


keliatan nya ada yang lagi sedih nih...takutvdi tinggal kan icha 😭😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2