
*setelah selesai makan siang icha ke mushola
untuk melaksanakan shalat dzuhur..
selesai shalat icha melihat jam masih ada
waktu lima belas menit lagi, ia bergegas
mengambil handphone nya dan menghubungi
orang tua nya untuk memberi kabar bahagia
setelah panggilang tersambung icha
mengucapkan salam
assalamualaikum bunda..
waalaikumsalam sayang sahut orang di
sebrang sana..
bunda icha ada kabar bahagia untuk bunda dan
ayah....
apa itu sayang jawab bunda sarika.
icha mendapat penghargaan dari direktur
utama icha bunda karna dia puas sama
hasil kerja icha..
alhamdulilah sayang oh ya kamu sehat nak
tanya bunda kepada icha..
iya bunda icha sehat, bunda dan ayah juga
sehat kan timpal icha lagi..
iya ayah dan bunda sehat sayang..
bunda icha mendapat double gaji bulan ini
dari perusahaan lanjut nya pada ibunda nya..
wahh anak bunda hebat jangan lupa
sebagian di sedekah kan ya sayang
jangan pernah lupa berbagi.. nasihat
bunda pada icha..
iya bunda icha gak akan pernah lupa untuk
berbagi,, oh iy bunda icha tutup dulu ya bun
icha mau lanjut kerja jam istirahat sudah
selesai..
__ADS_1
iya sayang..
titip salam buat ayah ya bun assalamualaikum
bunda..emuaaah..
waalaikum salam sayang..
sambungan pun terputus.
icha sudah berada di tempat duduk nya
dan ingin memulai aktivitas nya
tiba tiba kanya datang dan berteriak pada
icha hingga semua orang yang berada
di sana terkejut..
waw..hebat ya kau icha.. cepat sekali
kau mencari muka dengan direktur utama
ucap kanya yang menatap icha tajam..
dengan santai icha berkata apa seburuk
itu aku di dalam pikiran mu membuat kanya
tercengang..
kenapa kau tidak bisa berpikir positif sekali
pada kanya..
kanya yang geram lalu berkata tidak usah
berlagak polos deh icha bilang saja kau ingin
mencari perhatian pada tuan reyhan kan
imbuh kanya sambil tersenyum sinis..
ucapan nya membuat icha terpancing
maaf kanya saya bukan dirimu yang rela
bekerja di sini hanya untuk mendapat kan
perhatian tuan reyhan..
perkataan icha bagai suatu tamparan keras
bagi kanya..
tanpa mengatakan satu patah kata kanya pergi
meninggal kan icha dengan rasa geram..
lalu icha menarik nafas nya berat..
huuufhh..kenapa sih dia selalu berpikiran buruk
__ADS_1
kepada ku gumam icha
sabar ya cha kanya memang seperti itu
dia tidak akan senang melihat orang lain
berada di atas nya ujar shinta karyawan satu
devisi dengan icha..
ahhh.iya shin aku paham kok..
hari semakin sore semua karyawan telah keluar
dari gedung kantor..
icha berjalan menuju halte menunggu bis
yang biasa ia tumpangi..
tiba tiba seseorang menghentikan mobil nya
di depan icha berdiri..
lalu orang yang ada di dalam mobil membuka
kaca mobil nya dan memanggil icha..
icha ayo bareng saya aja pulang nya
icha pun melihat kearah dalam mobil dan
melihat sosok seorang laki laki yang tak
lain adalah riko karyawan senior icha
yang sudah lama menaruh hati pada nya..
icha dengan cepat menjawab tidak mas
saya menunggu bis saja.
ayo lah icha lanjut riko hitung hitung
ini tumpangan gratis untuk prestasi kamu..
lalu icha menjawab apa tidak merepotkan
mas riko nanti nya..
ah tidak icha lalu riko pun membuka kan
pintu mobil dan tanpa basa basi lagi
icha menerima tawaran riko dengan pikiran
biar cepat sampai karena memang icha sudah
lelah apa lagi menghadapi kanya..
riko pun melajukan mobil nya mengantar kan
icha ke kos kosan ny*..
__ADS_1