
kalau begitu mari kita buktikan.. ucap claudia
ia beralih menatap icha sambil berkata..
icha apa kamu bisa bernyanyi, apa suara kamu
enak untuk di dengar.. imbuh claudia..
kenapa saya harus menjawab pertanyaan Anda
nona .. timpal icha
soal nya kata reyhan kamu lebih dari saya,
dalam hal apa pun...
icha menatap reyhan yang pucat karena
ketahuan sedang berbohong pada claudia..
bagai mana ini kalau icha tidak mau atau suara
nya jelek bisa malu aku sama claudia.. batin reyhan..
icha yang paham melihat reyhan yang panik
langsung menjawab pertanyaan claudia..
iya saya bisa bernyanyi.. memang nya kenapa
anda bertanya...
kalau begitu kamu harus bernyanyi di
panggung untuk membuktikan nya.. ucap claudia
reyhan yang masih pucat menatap icha tidak
percaya,,
apa yang membuat anda ingin mendengar kan
suara saya nona tanya icha..
saya hanya mau tahu saja, apa kah kamu itu
banyak lebih nya atau kurang dari saya..
jawab claudia dengan sombong nya ..
icha yang merasa di remeh kan pun tak Terima
dengan ucapan claudia..
jangan sombong nona.. nanti anda akan
menanggung malu.. ucap icha..
baik lah kalu gitu kita mulai saja claudia
beranjak naik ke atas panggung..
baik lah teman teman mari kita sambut suara
emas seorang gadis yang spesial bagi teman kita..
sambut lah dia.. icha... silahkan naik ke atas
panggung,, claudia tersenyum sinis melihat icha..
reyhan memegang tangan icha yang hendak
bangkit menuju panggung..
cha tidak usah di perdulikan.. ucap reyhan
tenang pak.. jawab icha.. kita akan membuat
gadis sombong itu malu.. jawab icha dengan
wajah datar nya..
reyhan pun melepaskan tangan icha dan
membiarkan nya pergi..
bagaimana ini han.. kenapa jadi begini, apa icha
benar benar bisa bernyanyi.. tanya reyhan yang
sangat khawatir..
saya tidak tau tuan kita lihat saja.. jawab han
.
icha pun menaiki panggung dengan anggun nya
tidak sedikit mata lelaki di sana menatap icha
dengan kagum dengan paras cantik nya..
sesampai nya di atas claudia berkata pada icha..
__ADS_1
silahkan nona icha.. sambil tersenyum sinis
icha mengambil microphon dan langsung
memilih lagu yang akan di nyanyikan nya..
ketika musik sudah di mulai, keadaan hening
menunggu icha mengeluarkan kan suara emas nya
sedang kan di kursi ujung sana, reyhan sudah
panik tidak karuan menunggu icha
mengeluarkan suara nya..
...1...2...3......
***Dingin nya angin.. malam ini menyapa tubuh ku
namun tidak dapat..dinginkan panas nya hati ku ini...
terasa terhempas nya diri ku ini dengan sikap mu..
apakah karna aku insan kekurangan.. tega nya kau mainkan...
oh... mungkin kah diri ini dapat merubah buih.. yang memutih menjadi permadani.. seperti pinta yang kau ucap dalam janji cinta..
juga mustahil bagi ku... menggapai bintang di langit.. siapalah diri ku hanya insan biasa.. semua itu..sungguh aku .. tiada mampu....
...salah aku juga karna jatuh cinta.. insan seperti mu.. seanggun bidadari.. seharus nya aku.. cerminkan diri ku... sebelum tirai hati.. aku buka untuk mencintai mu***.. ...
semua terperangah mendengar suara icha
yang begitu merdu... semua orang bertepuk
tangan gembira mendengar suara emas icha..
terlebih lagi reyhan yang bengong melihat dan
mendengar nya.. dia tidak menyangka icha
bisa bernyanyi.. bahkan suara icha begitu merdu..
han apa aku tidak salah dengar.. tanya reyhan
saya seperti bermimpi tuan.. tidak menyangka
suara icha sangat merdu.. jawab han.
semua orang bersorak gembira menyambut
icha turun.. tetapi tidak dengan claudia
dia tidak menyangka icha bisa menandingi nya
aldi menyambut icha dan berkata..
nona icha anda sangat luar biasa.. ucap aldi
ahh.. tuan biasa saja,. jangan berlebihan..
jawab icha sambil tersenyum pada aldi
entah kenapa reyhan sedikit marah ketika
aldi menyapa icha.. dan icha pun membalas
nya dengan manis..
claudia menhampiri icha dan berkata ...
aku tidak menyangka kalau seorang karyawan
biasa ternyata dapat bernyanyi dengan baik..
berapa banyak gaji yang kamu habis kan untuk
melatih vokal mu... tanya claudia remeh..
icha yang sudah sampai di meja reyhan pun
tidak jadi duduk karena perkataan claudia tadi
icha membalikan badan nya membelakangi
reyhan dan menatap claudia tajam... sambil berkata..
maaf nona saya tidak perlu menghabis kan gaji
saya hanya untuk melatih vokal saya..
saya mewarisi suara emas dari ibunda saya..
bahkan bakat dari lahir itu sudah di pastikan
bakat yang nomor 1, jadi kalau anda
menghabiskan kan uang hanya untuk ikut
latihan vokal.. saran saya lebih baik jangan
di lanjutkan.. karna percuma saja di paksa kan
__ADS_1
pun tetap suara anda membuat telinga orang
yang mendengar nya sakit.. jawab icha ketus..
uhukk.. uhhukkk... han tersedak air yang di
minum nya mendengar ejekan icha kepada
claudia..
reyhan berdiri dan berkata.. ayo icha kita
pulang, mari kita pamit dengan aldi dahulu..
icha hanya mengangguk dan mengikuti reyhan
dan meninggal kan claudia yang masih kesal..
reyhan dan han berpamitan dengan aldi
begitu juga icha..
Terima kasih ya reyhan sudah mau datang..
Terima kasih juga ya nona icha yang mau
menyumbang kan suara emas nya untuk acara
saya, saya harap di lain waktu kita bisa
berjumpa lagi.. ucap aldi
baik lah tuan aldi saya permisi pulang dahulu
sambut icha.. dengan senyuman manis nya..
reyhan yang dari gerah mendengar percakapan
mereka melangkah kan kaki duluan meninggal
kan icha dengan han yang masih berbincang
baik lah kami permisi.. assalamualaikum tuan
pamit icha pada aldi..
waalaikumsala sambut aldi..
reyhan sudah menunggu di dalam mobil
dengan wajah jutek nya... aap kau masih mau
tetap di dalam sana.. hah.. tanya reyhan pada
icha..
icha yang bingung berkata kenapa anda
berkata seperti itu pak... jawab icha
ya karena kamu dan han membuat ku menunggu lama..
astaghfirullah... hanya karena itu anda marah
pak.. ucap icha
jadi kamu pikir karena apa? imbuh reyhan lagi
kamu kalau saya bicara kenapa selalu
membantah.. tetapi jika dengan orang lain
kamu selalu patuh.. kesal reyhan pada icha
ya karena orang lain tidak menyebal kan seperti
bapak.. jawab icha dengan kesal..
jadi kamu bilang saya menyebalkan begitu.. bentak reyhan..
iya emang nya kenapa.. tantang icha pada
reyhan sambil melotot ke arah reyhan..
dasar gadis aneh.. gunam reyhan
bodo amat.. timpal icha sambil memalingkan
wajah nya ke arah kaca jendela..
sesampai nya icha di kamar hotel nya dia
membersihkan kan diri nya lalu tidur..
sementara reyhan tidak bisa tidur memikir kan
icha yang menjadi pusat perhatian di dalam
gedung tadi... kenapa icha selalu manis pada
orang lain mengapa pada ku selalu saja jutek..
reyhan bertanya pada diri nya sendiri..
__ADS_1