
**setelah selesai dengan peetanyaan ustadz icha
mendapat hadiah dari sang ustadz karena bisa
menjawab semua pertanyaan ustadz tadi,
ia pun mengeluarkan beberapa lembar uang
kertas sebagai hadiah untuk icha, icha pun
mengucap kan terima kasih kepada sang
ustadz dan mencium punggung tangan ustad
serta mengucap kan salam lalu kembali ke
tempat dusuk nya tadi, suara tepuk tangan
pun bergumuruh riuh memenuhi tempat acara
berlangsung menyambut icha turun dari
mimbar.
itu lah icha gadis yang dari kecil selalu
memberikan kejutan di dalam keluarga nya
semenjak icha masuk sekolah dia sering
mengikuti event event atau perlombaan
lain nya, yang mana tatkala diri nya menang dia
akan mendapat kan hadiah dari panitia
penyelenggara berupa uang atau pun tabungan
beasiswa**.
***hari berganti hari bulan berganti bulan dan
tahun berganti tahun, icha kecil sekarang
sudah tumbuh remaja dan duduk di bangku
SMA
icha menjadi idola di sekolah nya karna
kepintaran dan kecantikan nya, gadis yang
sudah beranjak remaja itu tumbuh dengan
sifat yang baik nan santu, itu terbukti dari
penampilan icha yang sekarang..
icha gadis kecil yang dulu selalu menggerai
rambut nya yang curly sekarang sudah
menutup kepala nya dengan berhijab
icha tralala...teriak bilqis dari depan ruang kelas
icha yang kaget langsung mencari sumber
suara teman sebangku nya itu
lalu ia menghampiri bilqis dengan senyuman
yang merekah di bibir nya..
__ADS_1
assalamualaikum bilqis sapa icha..
waalaikum salam icha tralalala..
apaan sih kamu qis'''
kamu ngapai coba teriak teriak dari jauh
manggil aku, jantungan tau denger teriakan
kamu yang cempreng itu ucap icha sambil
memanyun kan bibir nya...
haha..haha.. maaf maaf aku kan gak sengaja
habis kangen sama kamu, ucap bilqis sambil
memeluk icha dari samping..
oh geli tau, awas aku mau masuk kata icha
sambil melepaskan pelukan bilqis..
pelit amat sih cha peluk dikit aja gak boleh
bilqis juga ikut masuk mengekori icha dari
belakang,,
apaan sih qis geli tau kira teman yang lain
nanti kamu suka lagi sama akuh, ihh....icha
begirdik ngeri ngebayang kan kalau sempat
ada yang mengira seperti itu...
hahaha..ada ada aja kamu cha timpal bilqis
Dari depan kelas terdengar suara keras tawa
beberapa siswi perempuan yang hendak masuk
ke dalam kelas, dia adalah karin dan teman
teman nya...
karin anak yang manja berasal dari keluarga
berada, sosok anak yang sombong dan keras
kepala yang suka sekali menjahili teman teman
nya,, dia selalu menggunakan nama orang tua
nya untuk melancar kan aksi nya membully
teman teman sekelas ny, gak sedikit teman di
kelas nya yang takut dengan karin karna dia
anak dari pengusaha yang kaya di tempat
icha tinggal,,,
tapi lain hal nya dengan icha yang sama
sekali tidak pernah takut dengan nya sehingga
membuat karin sangat membenci icha...
icha sekarang kelas 2 SMA dia termasuk
__ADS_1
dari 10 siswi terbaik di sekolah nya dia
mengambil jurusan IPA, berkat ke pintaran
icha dia dapat masuk ke sekolah itu tanpa
membayar apa pun administrasi dari
sekolah, karna dia mendapat beasiswa penuh
selama 3 tahun..
hai anak pedagang pasar ucap karin
memanggil icha...
icha tidak menjawab dan melihat kearah suara
yang memanggil nya, samapai dua kali karin
memanggil nya tapi icha tidak juga menyahut
itu membuat karin berapi api dan murka
lalu ia melemparkan sebuah pulpen ke depan
icha mengenai kepala icha..
auuhh..icha meringis sakit lalu mengusap
kepala nya, sambil menoleh ke arah karin
dengan tatapan tajam dari mata nya..
dengan bangga nya karin tertawa terbahak
hahaha...menertawai icha..
lalu icha berkata apa maksud dari perbuatan
mu ini karin, dengan gampang nya karin
menjawab rasain salah siapa kau tidak
menjawab saat aku panggil..
apa kamu tidak bisa lebih sopan kalau mau
berbicara pada seseorang, ucapan icha
membuat karin kesal dan marah..
lalu karin berteriak siapa kau berani sekali
menasehati ku hah..
bentak karin, kau hanya anak orang miskin
yang dapat biaya sekilah gerati dari pihak
sekolah...
lalu icha menjawab trus kenapa kalau aku
dapat masuk dengan biaya geratis, masalah
mu di mana? icha pun tak kalah kuat nya
menaikan nada bicara nya..
dengan geram karin mengatakan apa begini
cara ibu mu mengajari mu bicara orang miskin..
__ADS_1
karin berteriak menjelek jelekan ibu nya icha
hal itu memancing emosi icha***..