Khairunnisa

Khairunnisa
13.jalan bersama


__ADS_3

Pagi yang cerah sudah menyapa, icha dan dea


pun sudah berangkat ke kantor, icha dan dea


berpisah di lobi kantor, icha menuju lift naik


ke atas untuk menemui sekertatis han..


sesampai nya icha di atas sekertaris han sudah


berada di depan pintu ruangan nya untuk keluar


menuju parkiran..


selamat pagi pak.. sapa icha kepada han..


pagi icha.. apakah kamu sudah siap untuk


berangkat.. tanya han pada icha..


ahh.. iya Pak saya sudah siap.. lanjut icha


mereka berjalan menuju lift untuk turun ke


kebawah dan menuju ke tempat parkir mobil


yang di sana sudah ada rayhan menunggu di dalam


sesampai nya di bawah icha terkejut saat akan


memasuki mobil itu..


mengapa lambat sekali jalan kalian ucap


rayhan dari dalam mobil..


icha terjingkat kaget... apa aku harus pergi


dengan direktur utama.. batin icha


hei.. kenapa kau hanya bengong sampai kapan


aku akan menunggu mu..


oh ya maaf Pak.. saya akan duduk di depan jawab icha


kenapa kau harus duduk di depan apa kau


sopir pengganti tanya rayhan..


icha menaikan alis nya sebelah saya bukan


sopir Pak,, protes icha..


jadi kenapa kau tidak mau duduk dengan ku

__ADS_1


apa aku terlihat menyeramkan kan.. tanya reyhan sisnis...


icha tersenyum manis.. bukan menyeramkan


lebih tepat nya menyebal kan, cerewet banget


batin icha..


icha pun kembali ke belakang duduk bersama


rayhan, sementara sekertaris han duduk di


tempat kemudian dan melaju kan mobil nya


dengan kecepatan sedang,, di dalam


perjalanan hanya ada keheningan saja, icha


merasa canggung karna baru kali ini dia


satu mobil dengan dua orang yang super dingin


di kantor mereka.


icha mengomel ngomel di dalam hati..


kenapa lah para wanita di kantor memuja muja


pada dua orang orangan es ini..


direktur utama ini sangat menjengkel kan


tanpa icha sadari rayhan memperhatikan icha


dari kaca depan mobil..


ada apa dari tadi kau memperhatikan wajah ku


apa aku terlalu tampan ucap rayhan dengan datar


icha yang terkejut karna rayhan mengetahui


kelakuan icha spontan berucap.. ihh percaya


diri sekali anda pak direktur.. jawab icha


duarrr.. macam di sambar petir di siang bolong


rayhan mendengar perkataan icha..


berani sekali kau berkata seperti itu jengkel rayhan..


ya kan memang benar yang saya katakan


percaya diri sekali bapak saya menganggap

__ADS_1


bahwa bapak itu tampan ucap icha..


han menahan tawa melihat interaksi kedua


orang yang ada di belakang nya


jadi kau anggap aku tidak tampan.. tanya


rayhan yang tersulut emosi..


dengan gampang nya icha menjawab..


tidak bagi saya bapak biasa saja sambil


mengangkat kedua bahu nya dengan acuh..


kau.. geram rayhan..


apa kau tidak takut kalau kau saya pecat karna


berani membantah saya


dengan tatapan tajam icha mendekat kan


wajah nya ke wajah nya reyhan..


saya tidak takut bapak direktur yang terhormat


jawab icha penuh dengan penekanan di setiap kata nya..


seketika jantung reyhan berdetak dua kali lebih cepat..


kenapa aku mersa aneh pada diri ku saat dia


mendekati ku.. batin reyhan sambil menatap mata icha..


icha memalingkan wajah nya dengan kesal dari


wajah reyhan sambil memanyunkan bibir ny..


kau tidak takut kehilangan pekerjaan mu yang


sudah mapan ini.. tanya reyhan pada icha


tidak saya tidak takut kehilangan pekerjaan


pak, saya hanya takut kehilangan ke jujuran


dalam diri saya pak lanjut icha..


"duh icha jujur banget sih ngomong nya


kan jadi malu babang reyhan nya, pada hal


ganteng nya gak ketulungan loh babang reyhan" 😂😂😂

__ADS_1


__ADS_2