
Seperti biasa pagi hari icha dan dea berangkat kekantor, dari kos kosan icha sudah mendapat kan firasat yang tidak enak, tapi entah apa itu dia tidak tau..
Dea, kenapa perasaan ku tidak tenang ya.. tanya icha pada dea
Kenapa cha apa kamu kurang sehat... jawab dea
Entah lah, aku juga tidak tau, mudah mudahan tidak ada apa apa.. lanjut icha
Sesampainya di kantor icha bertemu riko,
Hai, kok tumben sedikit terlambat... ucap riko pada dea dan icha
Iya ni bang, icha tadi agak sedikit lelet... jawab dea
iiss.. apaan sih de mana ada ya... sahut icha
cha, icha kamu di panggil manager nova... teriak temen satu kantor icha
Ada apa cha..... tanya dea yang bingung
Entah lah de aku pun tidak tahu.... imbuh icha
Icha pun melangkah menuju lift untuk ke ruangan manager nova, di depan lift icha bertemu dengan reyhan dan sekertaris han, tetapi icha tidak menyadari keberadaan mereka, karena memang ada beberapa karyawan lain.
Kenapa icha murung... batin reyhan yang memperhatikan icha dari tadi, tapi yang di perhatikan tidak merasa sama sekali
lift pun terbuka dan icha segera keluar menuju ruangan nova..
permisi buk, ibu memanggil saya.. sapa icha
ah,iya icha silahkan masuk... perintah manager nova
Begini icha, nanti kamu pergi ke gudang, tolong kamu cek stok barang di gudang, karena kepala gudang hari ini tidak masuk, saya minta kamu menggantikan nya, apa kamu bersedia icha... ucap manager nova
oh, baik lah ibu, saya permisi sekarang... imbuh icha sambil pergi menuju gudang
Di tengah jalan menuju gudang, kanya melihat icha, dia yang penasaran icha mau kemana pun, berniat mengikuti nya
mau kemana dia.... batin kanya
melihat icha masuk ke gudang, niat buruk kanya pun timbul, tanpa ragu icha masuk kedalam gudang, dan benar saja tidak ada satu orang pun, hanya icha sendiri
oh, rupa nya dia mau masuk ke gudang, baik lah akan aku kunci dia dari luar, mumpung tidak ada orang... gumam kanya
setelah mengunci icha kanya segera berlari meninggalkan gudang
__ADS_1
huuuhh... selesai juga tugas ku... gumam icha
loh, kenapa tidak bisa di buka ini pintu nya, icha masih menarik narik gagang pintu, berusaha untuk membuka nya.
tolong. tolong.. buka kan pintu nya saya terkunci... teriak icha
lama icha berteriak namun tidak ada satu pun yang mendengar nya, hampir satu jam icha terkurung dan dia pun merasa kelelahan dan lemas.
sementara dea di dalam kantor mulai gelisah karena tidak melihat sahabat nya kembali, handphone icha pun tertinggal di dalam tas nya
lebih baik aku ke ruangan manager nova saja.. batin dea
sesampai nya dia di ruangan manager nova, dea langsung bertanya pada manager nova
maaf bu, apa icha ada di ruangan ibu... tanya dea
icha sudah keluar dari tadi, karena saya menyuruh nya untuk mengecek gudang, apa dia belum juga kembali..... sahut manager nova
belum bu, bahkan sudah lebih dari satu jam... imbuh dea dengan cemas
tanpa mereka sadari di depan pintu reyhan dan juga sekertaris han mendengar percakapan mereka
Ada dea, kenapa kamu terlihat begitu panik.. tanya han pada nya
begini pak, saya sedang mencari icha sudah satu jam lebih tidak kembali, kata manager nova tadi icha ke gudang untuk memeriksa barang, tapi kok lama sekali, saya hanya khawatir saja.. jawab dea
mereka beranjak menuju gudang di ikuti dea dan juga manager nova..
sesampai nya mereka di depan gudang mereka melihat pintu terkunci dari luar.
kenapa kunci ini tergantung di luar.. tanya reyhan
apa mungkin icha sudah keluar dan dia lupa mencabut kunci nya.. jawab nova
Dea mendekati kaca di gudang dan mengintip ke dalam, ia pun terkejut melihat icha tergeletak di lantai
Ya Allah icha... teriak dea
pak buka icha pingsan di dalam, mungkin ada yang sengaja mengunci nya...
Dengan cepat reyhan membuka pintu, dan terkejut nya mereka melihat icha tergeletak lemas di lantai
cha, icha bangun cha... ucap reyhan sambil menepuk nepuk pipi icha
han cepat sediakan mobil, kita bawa icha kerumah sakit... teriak reyhan
__ADS_1
mereka pun berlari keluar menuju mobil, di sepanjang koridor kantor karyawan bingung, melihat icha di gendong reyhan dengan berlari, di susul dea yang menagis sambil berlari.
Dea kamu ikut ke rumah sakit.. ucap reyhan
baik Pak... imbuh dea
Di dalam mobil dea duduk di belakang sambil memangku kepala icha, sementara rey duduk di depan bersama han
cha bangun dong, hiks, hiks... ucap dea sambil menangis
reyhan yang melihat icha begitu lemah dan pucat pun, merasa sakit di dada nya, cha tolong bangun, jangan buat aku khawatir.... batin reyhan
mereka pun sampai di depan rumah sakit, dan di sambut dokter dan beberapa perawat, icha di naikan bankar dan di dorong masuk ke ruang periksa.
kalian tunggu di luar kami akan melakukan pemeriksaan... ujar dokter bagus
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
setelah beberapa lama di periksa akhirnya dokter keluar dari ruang UGD, dengan cepat reyhan bangkit menghampiri dokter bagus
Bagaimana keadaan nya gus... tanya reyhan yang mulai panik
Dia baik baik saja, hanya dia kelelahan karena kekurangan oksigen.. ujar dokter bagus
apa sudah bisa di jenguk dok, tanya dea..
silahkan, sebentar lagi dia pasti sadar kok... lanjut dokter bagus
Dea pun masuk dan duduk di samping bankar icha.
cha kenapa kamu seperti ini, hiks, hiks..... gumam dea sambil menangis
reyhan yang melihat nya, ada rasa kecewa karena lagi lagi dia tidak bisa melindungi icha
han coba cari tau apa sebenar nya yang terjadi... perintah reyhan
baik tuan... ucap han
reyhan masuk ke ruangan icha, han segera pergi kembali ke kantor.
Dea, kamu tidak usah kembali ke kantor, kamu temani saja icha di sini sampai dia membaik,nanti barang barang kamu dan icha akan di bawa ke sini... perintah reyhan
baik Pak... jawab dea singkat
reyhan pun kembali ke kantor dan dia mulai menyelidiki peristiwa di gudang, betapa terkejut nya reyhan melihat sisi TV bahwa ada yang sengaja mengunci icha dari luar, terlihat beberapa kali icha menggedor gedor pintu untuk meminta tolong.
__ADS_1
Nah kira kira apa yang akan di lakukan reyhan setelah mengetahui siapa pelaku nya๐คจ๐คจ๐คจ