King Of Badluck

King Of Badluck
Episode 12


__ADS_3

#Melewati 12 Suasana (Last)


Saat kami berbalik terlihat suasana baru dari Pintu ke 11, ada sebuah kota dan satu bangunan besar ditengah tengah. bisa dibilang Ini seperti kota yang tentram dengan seorang pemimpin di tengahnya.


Kami pun menuju kesana ...


Saat sampai ternyata disana ada mahluk hidup, seperti manusia tetapi bukan manusia , mereka mungkin setengah manusia, tapi... Di tempat itu Bahkan tak ada masalah apapun tak ada keributan, hanya ada kebahagiaan saja di kota itu, aku sangat merasa aneh dan memiliki firasat buruk soal ini.


Colde: Vivy bersikaplah seperti orang orang sekitar sampai waktu esok tiba.


Sambil berbisik kepadanya, ia pun mengangguk dengan Vinnie yang sedang tertidur di gendongan nya. kami pun pergi ke sebuah penginapan dan memesan sebuah kamar.


Colde: Apakah masih ada kamar?


Kasir: Tentu tuan mau berapa Kamar?


Colde: Satu saja. untuk kami bertiga-


Kasir itu tiba tiba kaget dan Langsung bertanya.


Kasir: Tuan disini tak diperbolehkan laki laki dan perempuan disatu kamar.


Colde:....


Kasir: Karena kenyamanan kota harus tetap dijaga.


Aku pun tak Berkata kata dan langsung memesan 2 kamar, kami pun pergi ke kamar masing masing, bahkan saat kami Mandi makan selalu dijaga ketat oleh Penjaga kamar disana.


Di kota ini aku mulai merasa yakin bahwa disini ada yang tidak beres, saat tengah malam aku pun mencoba menyelinap ke dataran tinggi kota, saat kuperhatikan ternyata, ke khawatiran ku benar kota ini memiliki peraturan yang terlalu ketat.


Terlihat dari laki-laki dan perempuan yang tak bisa tinggal bersama walapun ia merupakan pasangan, jika ingin masakan pasangannya ia harus pergi kerumah sang perempuan atau pun perempuan itu sendiri yang mengantarkan nya, bahkan anak kecil tak ada yang berkeliaran. saat aku mencoba mencari informasi, ternyata ada seorang prajurit yang berkeliling ke seluruh bagian kota, aku melihat mereka Tak menggunakan kekerasan untuk Melakukan hal yang sudah menyalahi aturan yang dibuat di kota ini.


Pria 1: Kumohon tuan aku ingin bertemu istriku dan anakku


Prajurit: Maaf kamu bisa menjenguk nya besok, malam ini kau hanya boleh di dalam rumah. silahkan..


Yah aku yang melihat itu sungguh kaget, ternyata aturannya seperti ini, yaitu "Demi Kemakmuran Dan Kenyamanan Kota aku akan Membuat peraturan agar Wanita dan Pria tak Ada yang Tinggal Satu rumah , saat malam Mereka akan tidur di rumahnya masing masing dan makan lewat kiriman, jika berhubungan hanya di Penginapan Khusus, Juga Saat malam Tak ada Yang berkeliaran walaupun Sedang bekerja." ya itu hanya kesimpulan yang ku peroleh dari apa yang terjadi saat ini.


Aku pun pergi pulang kepenginapan dan saat aku kembali disana terdengar suara, seperti wanita yang sedang di perkosa, dan saat aku melihatnya ternyata ada laki laki gemuk disana, Aku tau pasti ada yg salah dengan aturan itu, aku pun pulang membiarkan nya karena sudah mendapatkan informasi yang kurang lebih cukup.


----------------


Keesokan harinya saat pagi hari semua orang Kembali ke aktifitas mereka , saat aku melihat mereka, mereka itu seperti tertekan, seperti di ancam akan dibunuh oleh seseorang, tapi mereka mencoba menutupinya.


Aku Vivy dan Vinnie akhirnya pergi , tentang burung api itu aku menyembunyikan nya di tubuh Vinnie agar mereka berdua aman,


Kami pun pergi meninggalkan Penginapan, dan melanjutkan perjalanan ke Pusat kota untuk menemui pemimpin, saat diperjalanan aku menceritakan informasi kepada Vivy, dan Vinnie yang tak mengerti terlihat kebingungan, sungguh sangat imut. saat sampai disana kami di cegat oleh penjaga.


Penjaga:Ada urusan apa kalian datang kesini?


Colde:Hanya Ingin bertemu Pemimpin kota ini.


Penjaga:Tidak bisa pemimpin sedang ada urusan didalam.


Colde:....


Saat aku terdiam tiba tiba ada wanita yang dipaksa keluar karena sepertinya membuat marah pemimpin kota. ia memakai peralatan Prajurit berambut kuning. dan pemimpin kota pun keluar dan ia berbicara sesuatu seperti bab* sedang bicara. orang yang kulihat tadi malam itu ternyata dia. astaga bukankah ini Kebetulan. ternyata ini alasan dibalik aturan yang dibuat. aku pun bergumam"kenapa semua orang penggila S*x selalu saja orang gemuk berlemak jelek, ia bahkan lebih Jelek dari bab1.


P kota: Jika kau tak terima dengan aturan kota ini silahkan pergi dari Kota ini. dasar wanita Jal*ng


Wanita Rmbt kuning: Aku tak kan menerimanya kau tak pantas menjadi Pemimpin Kota.


P kota: Dasar jal*ng prajurit bunuh dia dan siksa dia-


Aku tiba tiba Kesal dan langsung melesat dan menebas kepalanya dan terpotong dengan sempurna, kepala pemimpin kota itu terjatuh dan menggelinding ke kaki Wanita rambut kuning tersebut. dan mereka semua yang melihatnya langsung terkejut dan kaget karena Tubuh dan Kepala pemimpin kota telah pisah dari tubuhnya.


Colde: .... Perhatian seluruh rakyat Kota , aku telah memenuhi impian kalian sejak lama.


Colde: Kalian sekarang sudah terbebas. Aturan yang membuat kalian terkekang sekarang sudah tidak ada lagi.


Semua Orang Yang disana terlihat kebingungan bahkan para prajurit juga tau tau emosi apa yang ingin mereka luapkan, senang, sedih, bingung, semua emosi tercampur aduk.


Colde: Dan jika kalian ingin ada yang memimpin kota kalian. Wanita ini Akan menggantikan nya.


Wanita itu langsung kaget.


Wanita: Huh ha apaaaaa!! tunggu Tuan Pahlawan.


Colde: Siapa namamu?


Wanita: Astea. (huh aku mengatakan nya tanpa sadar)

__ADS_1


Colde: Mulai sekarang Pemimpin Kota saat ini adalah Astea, kalian akan aman jika ia yang memimpin ia adalah orang yang tegas dan bijaksana walaupun sedikit ceroboh.


Colde: Tapi jangan khawatir kalian akan merasakan kebahagiaan sebenarnya sekarang.


Semua orang di kota bersorak dengan apa yang diumumkan olehku bahkan Prajurit yang menjaga Kota ikut bahagia karena semua impian mereka akhirnya terkabul dan Astea yang Disana Kebingungan karena ucapan ku.


Astea: (Orang ini bukan orang biasa, ia bukan dari Sini) Tuan bagaimana kau tau kalau aku ceroboh.


Colde: *menatap, Yah itu mudah bagiku. Sekarang beri tahukan apakah kau pernah melihat pintu kayu yang sudah tua di dekat sini.


Astea: Huh? ahh aku tau tuan Ia ada didalam tempat Pemimpin singgah. ada sebuah pintu, tapi... pintu itu tak dapat dibuka...


Colde: tunjukkan jalannya.


Astea: Baiklah tuan jika kau memaksa.


Aku Vivy dan Vinnie pun dituntun menuju pintu itu dan ternyata benar itu pintu "sama" selanjutnya.


Colde: Baiklah tugasmu sampai sini saja kau boleh pergi dan , jangan lupakan tugasmu sebagai pemimpin kota.


Kami pun membuka pintu selanjutnya dan masuk ke pintu tersebut, Astea yang disana pun terkejut karena ada yang bisa membuka pintunya, tapi kami tak mempedulikan nya dan menutup pintunya.


Saat kami melihat ke sekeliling semua terlihat hitam pekat dan tak ada satu pun Warna lain selain Hitam tetapi tempat yang kami Injak mengeluarkan cahaya, karenanya Vinnie pun tiba tiba mengatakan,


Vinnie: Mama aku ingin bersama papa.


Vivy: Jangan Vinnie-


Colde: Tak apa Vivy


Aku pun akhirnya menggendong Vinnie


Vinnie:Papa aku takut, disini sangat gelap.


Colde: Vinnie jika kamu takut coba gunakan penutup mata papa.


ia pun Menurut dan Aku melepaskan Penutup mataku yang sebelumnya tak pernah kulepas.


Colde: Apakah Nyaman ?


Vinnie: Yaa sangat nyaman , dan Sangat hangat.


Colde: Syukurlah kalau begitu.


Vivy: Tuan Mata anda!!?


Colde: Tak perlu setegang itu. pegang tanganku. kau juga takut kan akan kegelapan.


Vivy: *malu malu,


Akhirnya Vivy pun memegang tangan ku. dan kami berjalan pelan pelan dan berbincang bincang


Vivy: (yang terjadi pada mata tuan itu adalah Sebuah kesakitan kesengsaraan kekejaman Penghianatan, Kebohongan semua ada dimata itu.)


Vivy: (Aku saja merinding melihatnya, bagaimana ia bisa hidup dengan Rasa sakit seperti itu.. berapa banyak rasa sakit yang ia rasakan selama ini-)


Colde: Tak usah berfikir terlalu jauh, Alasan Aku menutup mataku adalah agar orang tak kasian padaku.


Colde: Saat kamu pertama meilihatku itu kan yang kau pikirkan apa dibalik mata seseorang yang ditutupi oleh Penutup mata.


Colde: Itu Adalah hal biasa, Dewa menyebutku King Of Badluck bukan tanpa alasan.


Colde: Karna memang aku sejak Lahir akan selalu mendapatkan kesialan.


Vivy yang mendengar itu tak dapat membendung air matanya karena rasa kasian terhadap orang yang didepannya. aku sengaja menggunakan Penutup mata ke Vinnie agar ia tak mendengar apa yang sedang kami bicarakan.


Vivy: Tuan kenapa anda selalu tegar walau banyak Sekali Rintangan yang kau hadapi. kenapa kau tak menyerah saja.


Colde: Jika aku mengalami hal yang sama seperti anda mungkin aku sudah Akan bunuh diri. *sambil menangis tersendu sendu


Colde: Sebuah keputusan bodoh mati cuma karna Kesialan.


Vivy: huh, Kenapa tuan bukankah manusia juga akan bunuh diri jika tertekan.


Colde:Ya semua Orang akan seperti itu jika cara pandang mereka sempit tentang hidup.


Colde: Kau ingin tau kenapa aku ingin terus hidup?


Vivy pun mengangguk


Colde: Dengarkan, seseorang hidup Untuk Sebuah Ego. apakah kau paham?

__ADS_1


Vivy pun Menggelengkan kepalanya.


Colde: Jika Seorang hidup karena egonya bukan karena rasa sakitnya ia akan terus maju tanpa memikirkan apa yang didepannya.


Colde: Ego merupakan satu kata yang bisa mewakili banyak arti salah satunya Egois, jika kamu egois kamu akan Melakukan apapun demi Sesuatu yang km percaya tanpa Memikirkan orang lain.


Colde: Aku hidup karna itu, aku egois. jika saat aku mati maka berakhir disitu juga tanpa adanya cerita. tapi jika aku terus melangkah aku memiliki cerita. dan jalan cerita itu aku buat sendiri, tak perlu memikirkan rasa sakit apa yang telah menusukmu atau menggoresmu, yang terpenting adalah cerita Keren apa yang bisa kau buat dari Kehidupan mu itu.


Saat itu Vivy pun merasa ia tercerahkan dan Tekagum dengan cara pikir Colde.


Sesaat setelah aku mengatakan itu Seluruh Kegelapan Leyap dan telihat bayangan tetapi berbentuk seperti manusia, dan ia berbicara.


Shadow: Wah wah sangat menyentuh, pantas, kau memang pantas keluar dari sini.


Colde: (Huh,berbicara lewat telepati?) apa ini pintu yang terakhir.


Shadow: Iya setelah ini kalian akan pergi ke Dunia inti. Setelah mendengar ceritamu aku jadi yakin dengan perkataan si golem tua itu.


Colde: Hah apakah engkau memiliki hubungan dengan Raja golem?


Shadow: Yah Ia sahabat Karibku. karna kalian lolos ujian. aku akan memberikan kalian lewat dengan satu syarat. salah satu dari kalian harus melewati dimensi ujianku terlebih dahulu.


Colde: Baiklah Biar aku saja.


Vivy: Tidak tuan biarkan aku saja.


Vivy: Tuan biarkan aku-


Colde: Tugasmu adalah menjaga Vinnie, biarkan Aku yang menjadi pelindung kalian berdua.


Shadow: Ohh sungguh menyentuh. baiklah ujiannya adalah kau akan mincicipi rasa sakit , Penyesalan, kesensaraan, Ambang kematian, Patah hati dan penghianatan. Shadow: Masuklah, jika kau sudah siap.


Akhirnya aku masuk ke sebuah portal yang disiapkan oleh Shadow itu dan saat itu aku berada di dalam tubuh seorang anak kecil. semua ingatan anak kecil itu masuk dalam otakku.


Sepertinya anak ini sama seperti ku dulu ibunya mati karna ayahnya membunuhnya, tapi ayahnya ini membunuh karna ia tau kalau Istrinya selingkuh dengan orang lain. dan setelah Kematian ibu nya ia menjadi sedikit gila dan mulai sering Menyiksa anaknya, sekarang yang aku rasakan saat ini adalah, ia memukulku dengan botol hingga pecah, bahkan kepalaku mengeluarkan darah, aku kesakitan tetapi raut wajahku tetap biasa saja. hingga dimana saat kakiku tak bisa untuk menapak karena sakit hingga Kakiku memar, mungkin patah.


Setelah itu waktu seperti Bergerak cepat, hingga tiba tiba tubuh anak ini menjadi besar. dan ingatan nya masuk lagi kedalam otakku, di ingatan ini, aku dan anak ini merasa menyesal karena membunuh ayahnya sendiri. karna rasa balas dendam yang sudah tertumpuk, dan dari saat itu anak ini mulai sensara karena tak memiliki pemasukan, karena didunia ini semuanya membutuhkan uang.


Setelah beberapa saat setelah kesensaraan datang , datang lagi satu masalah ia tertabrak oleh truk karena melamun akan nasibnya, rasa tertabrak truk seperti kamu meninggalkan jasadmu dan perlahan kehilangan kesadaran.


Setelah terbangun dari ambang kematian ternyata di sampingnya terlihat seorang wanita, dari yang ku-ingat wanita ini adalah pacarnya.


Saat itu juga ia memberikan kata kata yang menusuk hati yaitu memutuskan hubungan mereka berdua, karena Ia sudah tak menyukainya lagi, hati nya dan hatiku terasa sangat panas , sakit dan hampa, inikah Patah hati??.


Setelah dilihat ternyata pacarnya datang, yang paling aku kagetkan, pacarnya itu merupakan Sahabat kecilnya.


Hingga akhirnya anak ini merasa terkhianati dan aku pun ikut mengeluarkan emosi sedih, kesal, marah, semua nya bercampur aduk. lalu anak malang itu berkata " Kenapa hidup ini selalu tak adil" dan aku mengatakan kepadnya dalam pikiriannya."Bukankah adil, Semua orang merasa Hidup ini tak adil?" dan ia pun kaget karena suara itu muncul dari pikirannya. "Hiduplah dan buat ceritamu sendiri agar kau tau akhir dari cerita yang kau buat." ucapku.


ia yang tadinya pikirannya kosong, kembali seperti sedia kala, Ia menjadi lebih optimis karena suara yang muncul dari pikirannya. dan berterima kasih.


Setelah kejadian kejadian itu tiba tiba jiwaku seperti ditarik ke atas, ternyata tesnya telah selesai , saat aku sampai disana, terlihat mata Vivy yang membengkak karena terlalu lama menangis, Vannie yang Sedang tertidur, juga shadow yang menyambutku.


Shadow: Selamat selamat Kamu Memang terbaik, mental mu bukanlah hal yang bisa dicapai manusia biasa aku sangat mengapresiasi mu. aku akan memberikan hadiah spesial langsung dariku saat kau keluar dari sini lihat lah. dan kalian boleh pergi dari sini.


Colde: Yah terima kasih atas ceritanya itu tadi menarik.


Shadow: Hahahah Kau memang berbeda.aku sangat menyukainya.


Colde: Senior aku duluan terima kasih.


Shadow: Yaa selamat tinggal, ini hadiah dariku, kalau begitu samapi jumpa.


Colde: Terimakasih atas kebaikanmu, Vivy ayo pergi.


Vivy pun mengangguk dan mengikutiku, dan kami akhirnya membuka pintu terakhir dan terlihatlah cahaya matahari yang menari dunia. Vivy sangat terkagum dengan keindahan Bumi.


Vivy: Tuan Ini yang anda maksud dunia anda?


Colde: Iya, begitulah, mari


Vivy: Tuan Sebenarnya ada yang ingin ku ungkapkan.


Colde: Ungkapkan saja.


Vivy: Aku ingin lebih tau tentang tuan jadi bisakah anda menceritakan kisah awal tuan dari anda kecil hingga sekarang?


Colde: Ini akan menjadi cerita panjang, kau tau


Vivy: Aku akan mendengarkan setiap kata.


Vivy: Aku senang bertemu dengan tuan. *mencium Pipi Colde.

__ADS_1


Salam buat Pembaca Setia ^.^


__ADS_2