
#Back Story
Aku menceritakan dari awal kisah masa laluku kepada Vivy, dari awal aku dilahirkan, hingga sekarang, saat kami sambil berjalan melintasi dataran padang rumput yang luas.
Aku di lahirkan dari keluarga ber-kecukupan tapi itu tak bertahan lama Karena ayahku di pecat dari pekerjaannya, lalu ia sering bertengkar oleh ibuku Hingga ibuku dibunuh olehnya.
Ibuku orang yang baik mungkin aku bisa dianggap beruntung memilikinya, ibuku meninggal saat aku masih di sekolah dasar, mungkin 7 tahun, setelah itu banyak kejadian terjadi, aku sering di pukuli oleh ayahku karena aku sangat nakal, karena tak ingin bekerja, karena ayahku sekarang menganggur, jadi ia sering mabuk mabukan, bahkan ia pernah memecahkan botol di kepalaku, hingga kepalaku berdarah. dan setelahnya, ia bunuh diri karena ter-lilit hutang.
Setelah aku sendiri dirumah hingga umurku 12 tahun, tiba tiba seorang datang untuk mengambil rumah dimana aku tinggal , itu sebagai tebusan karena hutang ayah yang sudah banyak.
Aku akhirnya menjadi gelandangan , tidur dimana pun yang ku mau, waktu itu aku hampir mati kelaparan karena belum makan selama satu minggu, pada saat itu mataku tanpa kusadari tak seperti mata yang dimiliki oleh manusia, hingga dimana ada orang yang melemparkan makanan sisa ke kotak sampah, dengan segera aku memungutnya dan memakannya.
Aku berhenti sekolah karena tak ada yang lagi membayar uang sekolah, aku berusaha mencari uang dengan segala cara apapun, aku pernah menjadi pencuri, mengikuti sebuah gank, aku bertarung, aku bisa bertarung karena melihat gerakan gerakan gank itu. hingga aku disegani walaupun aku masih kecil dan aku sering meilihat banyak sifat sifat asli manusia dari yang baik, licik jahat, psikopat, lembut, ramah, murah hati, penakut, cengeng, mudah menyerah dan sifat lainnya, sehingga aku paham hanya dengan melihat mereka sebentar.
Setelah itu aku mencoba keluar dari pekerjaan itu dan mencari kerja yang lebih baik, awalnya memang sulit karena penampilanku seperti anak yang tak ter urus tapi setelah Aku mendapatkan pakaian dari Tempat sampah dan mencucinya di sungai, semua menjadi lebih mudah, saat itu ada kejadian pakaian yang aku cuci hampir terbawa arus sungai, tapi berhasil aku selamatkan.
aku tersenyum karena mengingat hal itu dihadapan Vivy.
__ADS_1
Vivy pun bertanya kepada ku "Tuan apakah anda dulu tak pernah tertawa?"ucapnya, lalu aku menjawab "Jika kamu merasa aku tak pernah tertawa kau salah, aku pernah, hanya saja sudah.., Aku lanjutkan." ia pun mengangguk.
Saat aku sudah memakai baju yang bisa dibilang layak, aku pun mencoba ke tempat tempat yang membuka lapangan pekerjaan. saat aku ingin mencari di jalanan, ternyata ada poster yang membuka pekerjaan mengurus bayi, lalu aku tanpa pikir panjang aku langsung menuju ketempat ,pemilik poster itu karna di poster telah di tulis alamatnya.
Tak lama kemudian aku sampai, aku pun mengetuk pintu, dan datanglah 2 orang tua yang membuka pintu.
Orang tua L: Iya ada urusan apa ya nak datang kemari?
Colde: Mohon maaf paman aku mendapat kan alamat paman dari poster ini apakah benar disini menerima pengurus bayi?
Orang tua P: Betul tapi kami mencari yang sudah memiliki pengalaman tentang bayi.
mereka pun saling menatap lalu mengatakan apakah kau yakin nak?
Colde:Tentu bibi paman.
Lalu mereka mempercayainya dan akhinya aku mengurus bayi mereka , aku bisa sedikit sedikit mengurus bayi, merawatnya menggantikan popoknya bermain bersamanya dan menjaga rumah. hari hari berlalu hingga tiba saatnya aku bisa bersekolah. awalnya aku ingin bersekolah dengan uang yang kudapat tapi orang tua anak itu malah membantuku membayarkan uang sekolah, yah mereka sudah menganggap ku seperti anak mereka sendiri, bahkan aku diajak untuk tinggal bersama mereka untuk sementara hingga aku lulus SMA, mungkin karena iba melihatku yang sudah tak memiliki siapapun lagi.
__ADS_1
Akhirnya aku bersekolah, mempunyai teman sahabat, mengikuti ekstrakurikuler sekolah, seperti kebanyakan orang, hingga akhirnya aku lulus SMP dan melanjutkan ke sekolah menengah atas, dan pada saat Aku sudah pindah ke rumah sewa dan aku meninggalkan mereka, karena anak mereka juga sudah besar jadi tugasku sudah selesai.
Tak lama setelah aku Sekolah Di SMA, terdengar berita tentang kecelakaan seorang keluarga dengan sebuah truk, dan menyebabkan kematian, dan ternyata yang meninggal orang yang Sudah ku anggap seperti keluarga ku sendiri yang telah meninggal.
Yah aku merasakan sesak dihatiku karna orang yang dulu dekat denganku ternyata telah tiada, dan saat itu aku tersadar ternyata aku seperti mempunyai kutukan yang selalu mengejar ku, aku selalu sial,
saat SMA aku sekolah seperti biasa. bahkan aku memiliki kekasih, bisa dibilang sama seperti SMPku dulu tak terjadi apapun hingga saat itu tiba, kami sekelas dipanggil oleh seorang Dewi Pisces dan kami diberikan tugas untuk melindungi dunia yang kita lewati ini.
Vivy: Jadi anda bukan Asli dari dunia ini?
Colde: Yah seperti itulah.
Setelah itu aku dibuang oleh dewi itu karena mungkin aku tak berguna dimatanya, karena aku tak berguna, semua orang yang ada disana tak melakukan apapun bahkan membela ku, tatapan yang sering kulihat waktu dulu terlihat di mata mereka yaitu mata seorang egois yang ingin melindungi diri mereka sendiri, dari sahabtku temanku bahkan kekasihku mereka menjauhiku karna tak ingin dibuang bersamaku, Aku bersikap biasa saja seakan memang hal hal seperti ini sudah biasa terjadi, karna memang sejak dahulu aku sering melihat tatapan seperti itu.
Setelahnya, aku bertahan hidup dari membunuh Minotour, membunuh litch dan golem, bertemu putri menikah dengannya. walaupun aku tau pasti akan terjadi penghianatan dari pihak mereka, yah walau pun dulu aku memiliki pembaca hati manusia tetap saja , sifat manusia bisa dibilang seperti beast, jadi aku tak tahu.
Terakhir aku akhirnya mati di tangan para malaikat karena sudah ketahuan oleh Dewi Pisces, ia mengirimkan para Malaikat lalu membunuhku, aku pun terjatuh ke laut dalam, dan tiba tiba tersadar di sebuah tempat yang kau sebut rumah itu. Aku diselamatkan oleh dewi baik hati yang tempramen tapi ia baik namanya Gemini walaupun mungkin ia sekarang sedang marah marah sepertinya hhhh.
__ADS_1
Aku melewati satu per-satu pintu sebelum aku bertemu denganmu, aku berjuang dari awal lagi karena semua yang ku miliki telah diambil oleh dewi itu, dri awal nya aku membunuh kawanan goblin. lalu beruntung selamat dari kematian karna yeti memukulku lalu ia mati dengan sendirinya. mendapatkan sayap dari membunuh kuda, membunuh griffin, lalu bertemu denganmu saat pertama melihatmu sepertinya kita telah ditakdirkan, dan itulah kisahku hingga bertemu denganmu.
Vivy meluapkan emosinya saat aku menceritakan cerita hidupku dari marah karena di khianati sedih karena kematian ,senang karena pertemuan dan Kesal karena Dewi jahat.