King Of Badluck

King Of Badluck
Episode 41


__ADS_3

#Momment


saat aku ingin masuk istana... tiba tiba semua pelayan yang ada di istana pun berbaris, seperti telah diatur dengan rencana yang matang, lalu aku diminta untuk mengikuti karpet merah yang ada disana, aku terus dituntun oleh mereka ke Aula singgahsana hingga ke tempat duduk.


Tiba tiba keluar suara yang kencang seperti dentuman, orang orang yang ada disana menggunakan semacam suara untuk mengeluarkan suara, satu persatu orang yang kukenal pun mulai menunjukkan diri.


Colde: Ada apa dengan keributan ini?


Vivy: huhuhu, kamu tak ingat sayangku?


Colde: Tidak? memangnya ada apa?


Sendy: Selamat ulang tahun suamiku!


Nada: Selamat u-ulang tahun ss-sayang!


Colde: Huh? tapi kan...


Vivy: Stttt!!, malam ini adalah malam spesial jadi kami harus merawat secara full time(sepanjang waktu)


Colde: ...


Vivy: Sayang!! kenapa kamu menangis...


Sendy dan Nada pun saling menatap dan menanyakan hal yang sama didalam hati mereka " Huh ada apa?, bagaimana Nyonya Vivy tau dengan apa yang ada di dalam penutup matanya "


Colde: ..... Kalian membuatku mengingatnya. sudah lama tak merasakannya, dulu hanya ada aku dan ibuku, merayakan ulang tahunku yang ke 5 itu merupakan awal dan akhir dari perayaan ulang tahunku.


Vivy: Ohh sayang, sudah cukup, kamu tak perlu menyimpannya sendiri lagi, kami sekarang ada untukmu. kamu membuatku meneteskan air mataku lagi.

__ADS_1


Sendy: Iya anda tak perlu memendam nya sendiri lagi, kami akan selalu berada disisimu.


Nada: Kami akan selalu berada di pihakmu. ee ss-sayangku.


Colde: Terima kasih semuanya, mungkin memang takdir aku dipertemukan oleh kalian, dan hidup bersama kalian.


Momment haru pun terjadi ketiga istri Colde pun mengeluarkan air mata hingga terbawa suasana hingga Vivy pun baru ingat akan hadiah yang dimilikinya.


Vivy: Ohh iya sayangku aku memiliki sesuatu untukmu


Sendy: Aku juga


Nada: Aku juga memilikinya


Colde: Kalian..


Vivy: Kamu tak boleh menolaknya, mungkin ini tak terlalu berharaga tapi semoga kamu menyukainya.


Nada: Semoga ini bisa membuatmu menyukainya.


Vivy memberikan sebuah cincin yang bermotif seekor rubah yang imut, Sendy memberikan sebuah kalung dengan sebuah cristal salju yang menggantung di kalungnya, dan Nada memberikan sebuah gelang dengan sisik yang menyelimuti gelang tersebut.


Colde: Terima kasih kalian semua.


Vivy: Ahh tak perlu berterima kasih, lagi pula-


Sendy: itu anda selalu menolongku-


Nada: tak apa anda selalu baik terhadapku-

__ADS_1


Mereka semua tiba tiba terkejut dengan apa yang terjadi lalu Sendy dan Nada pun mulai memerahkan wajahnya, dan Vivy pun tersenyum dengan berseri seri.


yang terjadi adalah Colde mencium istri istrinya sebelum mereka menyelesaikan perkataan mereka.


Vivy: Ohh ada yang sudah berani memulai sekarang. ada apa ini huhuhu


Colde: Aku tersadar bahwa aku kurang memperhatikan istri istriku jadi mulai hari ini aku akan lebih memperhatikannya.


Sendy dan Nada tak bisa berkata kata karena wajahnya makin memerah karena ucapan Colde yang terang terangan itu.


Aku dan Vivy pun tertawa karena melihat mereka yang tersipu malu, lalu Vivy mengatakan,


Vivy: Sayangku, mulai sekarang jaga mereka baik baik, mereka itu baru pertama kali menemukan cinta mereka jadi wajar jika mereka malu malu seperti itu.


Colde: Bukankah kamu juga iya?


Vivy: Ohh aku kan pengecualian


Colde: berarti bukankah kamu yang tak wajar


Vivy: Ihhh sayangg!! Ras rubah itu sangat setia dengan pasangannya juga jika sudah satu tak akan mencari yang lain.


Colde: Ohh begitu kah? tapi bukankah rubah itu picik ia sangat mudah menggoda karena tubuhnya yang-


Vivy: Sayanggg!!, hmmph aku tak mau lagi bicara denganmu *Menggembungkan pipinya


Colde: Iya iya maaf, aku tadi hanya menggodamu.


Vivy: Hhmmpph! *menggembungkan pipinya

__ADS_1


Sendy dan Nada yang Malu tadi, seketika merubah ekspresinya menjadi tertawa karena perdebatan Colde dan Vivy yang masih berlanjut


hingga malam.


__ADS_2