King Of Badluck

King Of Badluck
Episode 52


__ADS_3

#Kesibukan seorang Dewa.


Saat dimana muncul sebuah tower di dunia yang di tempati Colde, hal ini membuat dunia gempar dan tentu saja para pahlawan mengekspor tower tersebut.


Karena mereka yang mempunyai tanggung jawab jadi Colde tak perlu lagi melakukannya, Colde pun kembali ke Kerajaan bersama yang lain, dan tentu saja ia memberikan para prajurit misi lewat penutup mata yang sudah di lengkapi notifikasi, jadi mirip seperti Handphone namun lewat penutup mata.


Tugas mereka adalah untuk mengeksplorasi tower itu, Colde memberitahukan untuk hadiah yang didapatkan bisa di ambil dan menjadi miliknya sendiri, agar mereka lebih bersemangat untuk eksplorasi, dan hanya memberitahukan informasi kepada Colde.


Saat sudah selesai Colde di Video Call oleh Gemini, Gemini langsung memberitahukan bahwa Event akan semakin lebih menyeramkan karena kemunculan Artefak yang di buat oleh para dewa, aku pun cukup terkejut karena artefak ini mirip Status nya Hero yang merupakan Status Cheat.


Artefak ini juga dapat membunuh Hero tersebut, artefak ini terbagi menjadi beberapa status dari yang terendah,.


Artefak tingkat C jenis penyembuhan


Artefak tingkat B jenis Booster atau penambah Stat


Artefak tingkat A jenis senjata unik


Artefak tingkat S jenis penambah Skill


Artefak tingkat Ss jenis Roh


Artefak tingkat SsS jenis pemilik Ego (sifat)


Artefak bisa dalam wujud apapun dan artefak memliki konrtak untuk dijalankan, dan inilah yang membuat Artefak begitu spesial, itulah yang diberitakan oleh gemini kepada Colde.


Colde dan gemini seperti seorang saudara jadi mereka berbicara santai tanpa ada kecanggungan,


jika dilihat tubuh Gemini seperti anak kecil Mereka ada dua si putih adalah Mini dan si hitam adalah Mina dan tentu saja mereka dapat mengendalikan Elemen cahaya dan kegelapan yang merupakan elemen yang sangat langka bahkan hampir tidak ada yang memiliki nya kecuali mereka, tinggi mereka mungkin hanya 145 cm jika disamakan dengan rata rata manusia.


Dilain sisi Vivy Sendy dan Nada membicarakan tentang Colde yang tak pernah bercerita selama ini dan memberatkan dirinya sendiri.


Vivy: Anak itu masih tidak mau bercerita masalahnya kepada kita...


Sendy: Anda benar Nyonya Vivy padahal dahulu ia pernah di peringatan oleh kita.


Nada: Mungkin ia masih tidak mempercayai kita...


Dari jauh Veda berlari dan dengan cepat Veda membantah yang dikatakan Nada tadi.


Veda: Fumu fumu, itu salah besar, karna sejak dulu aku bersama dengan master jadi aku tau.


Nada: Lantas kenapa ia tak mau mengatakan nya.


Veda: Master dari dulu selalu membantu kalian tanpa sadar, ia sering tak tidur hanya demi kenyamanan kalian, bahkan ia sampai membereskan kamar kalian.

__ADS_1


Sendy: Ehh tunggu jadi selama ini bukan pelayan?


Veda: Fumu fumu, bukan ia menyuruh pelayan untuk melakukan tugas lain, jadi semua kamar yang dia anggap sebagai keluarga ia yang membersihkan nya.


Veda: Juga saat kalian bertiga pergi Master selalu bersama kalian walaupun kalian berpisah ia membuat bayangan dan mengikuti kalian,


Veda: Master juga tak menyuruh orang lain untuk menjaga kalian, ia merepotkan dirinya hanya untuk kalian.


Veda: Waktu itu aku masih berada didalam tubuh dirinya jadi aku mengetahui segalanya.


Vivy: Ohhh jadi selama ini, aku tak pernah dalam masalah ini alasannya.


Sendy: Yaa anda benar nyonya.


Nada: Yaa kamu benar Vivy


Nada: Lantas kenapa ia tetap tak mengatakan masalah yang ia hadapi kepada kami?


Veda: Kata master selama itu masih bisa diatasi dirinya sendiri dia tak kan meminta bantuan dari siapapun, walaupun itu merupakan orang yang kupercaya.


Vivy: Nampaknya ia masih memiliki trauma berat yaa...


Vivy sambil merengut dan merasa sedih mengingat kejadian dulu, hingga membuat dirinya lesu, namun Sendy menanyakan sesuatu agar mengalihkan pemikiran Vivy yang sedang berfikiran negatif,


Vivy: Kalian sudah dengar cerita Colde kan? namun cerita yang ia hilangkan adalah disaat ia dikhianati oleh mantan kekasihnya Loise,


Nada: Maksudmu Loise si Swordmaster itu?


Vivy: Yaa dia adalah orang yang cukup dekat dengan Colde waktu itu, dan tentu saja itu membekas kedalam dirinya.


Semua orang merenung karena ucapan Vivy tadi lalu datanglah seorang pelayan yang datang dengan ter-engah engah,


Pelayan: Nyonya!! gawat!


Vivy: ...


Sendy: Tenang tenang...


Nada: Tarik nafas... buang....


Pelayan: Huuuppph... Huufffftt


Pelayan: Mohon maaf atas kelancangan saya, nama saya Zi


Zi: Saya ingin melaporkan bahwa Nona Kimmie dan Neisha terkena racun mematikan yang disebabkan oleh panah yang tergores di bahu mereka,

__ADS_1


Zi: Yang membawa mereka adalah Pangeran Fang.


Seketika semua orang yang ada disana terkejut dan tanpa fikir panjang mereka langsung bergegas menuju lokasi dimana mereka dirawat, beberapa saat kemudian mereka sampai, saat sampai disana, Colde telah datang dan sedang mengobati Kimmie dan Neisha, dan disampingnya ada pelayan yang merupakan dokter hebat.


Sista: Tapi yang mulia racun ini tidak dapat disembuhkan, aku telah mencaritahu semuanya dan belum pernah ada penawarnya.


Colde: Bisakah kau diam!! jangan mengganggu, jika hanya bisa berbicara lebih baik keluar dari sini.


Suara lantang Colde terdengar seisi ruangan dan istri istrinya mendengar hal tersebut pelayan yang tadi bicara itu tiba tiba ketakutan dan mencoba menjauh.


Vivy: Serius seperti biasa.


Nada: Apakah anda tak khawatir Vivy?


Vivy: Lagi pula dia paham semua jenis racun karna ia telah mencoba semua jenis racun bahkan hingga yang sampai racun yang merenggut nyawa.


Sendy: Woah bukankah itu cukup mengerikan.


Vivy Sendy dan Nada melihat kearah Colde yang sedang berusaha keras mencoba menyembuhkan anak anaknya, hingga bercucuran keringat,


Colde: Sepertinya memang harus menggunakan penyedotan paksa lewat metode menusuk lewat kuku Colde, kukunya memanjang dan menusuk mereka berdua, tentu saja mereka merasa kesakitan karena hal tersebut,


Kimmie Neisha: Ayah... apakah kami akan mati...


Colde tersenyum dan mengatakan hal yang positif kepada anak anak itu.


Colde: Kimmie Neisha... coba tutup mata kalian dan coba kalian bayangkan impian apa yang palinggg kalian inginkan, maka impian kalian akan terwujud.


Mereka pun menuruti perintah Colde dan menutup mata mereka dan mencoba membayangkan impian mereka masing masing, Colde pun memulai menyedot racun itu melalui kukunya, mulailah tangan nya berubah menjadi kehijauan dan urat urat tangannya menonjol.


Colde: ... Akhirnya.


Nada: Colde!!!


Sendy: Colde!!!


Dari jauh Sendy dan Nada berlari menuju ka arah Colde lalu memeluk dirinya dengan keras hingga Colde sulit bernafas,


Colde: ...


Colde akhirnya hanya bisa menyerah dan membalas pelukan mereka dengan mengelus elus kepala Sendy dan Nada dengan tangan yang masih di penuhi racun itu.


Colde: Bisakah kalian lepaskan sekarang, aku disini sedang membawa kiamat berjalan kalian tau?


Mereka pun secara refleks melepaskan Colde dan meminta maaf karena terlalu emosional...

__ADS_1


__ADS_2