
#Reuni
Eps sebelumnya.
Setelah Kraken yang dikalahkan oleh Pahlawan Ziro, akhirnya kami dapat melihat sebuah Pulau yang tak lain adalah Kerajaan Empiree.
Saat kami sampai dan turun matahari pun ikut terbenam, Kami pun pergi ke Kota kerajaan itu, terlihat banyak bangunan yang sangat mirip-, bukan malah memang seperti di duplikat dari satu bangunan.
Kami pun mencari sebuah penginapan dan menyewanya selama semalam.
Seperti biasa kami memesan 1 kamar karena Resepsionis sudah tau bahwa kami sudah menikah dari Cincin dan Anak yg di gendong Oleh Vivy.
Aku baru ingat ternyata aku belum melihat hadiah dari sang Shadow, agar mereka tak mengetahui banyak tentangku, aku menyuruh mereka berdua tidur terlebih dahulu, karena aku mengatakan itu mereka berdua menuruti apa yang ku minta, setelah beberapa saat setelah aku menerima hadiah dari Shadow aku akhirnya melihat nontifikasi dari System.
Sang Legenda Shadow Telah memberimu hadiah apakah anda akan menerimanya?*
Colde: Ya.
Selamat*
Anda telah Mendapatkan Kekuatan yang tak dimiliki Dewa*
Colde: [Status]
Status
Nama: Colde
Ras: Manusia / Naga
Title:King Of Badluck, King Of Dreams
Lvl: 708
Hp:20k/20k(Max) Mp: 12k/12k(Max)
Skill:Penerjemah, Penimpanan Dimensi, Pelahap, Ketahanan terhadap Dingin, Wings, Sayatan Angin, Api, Es, Akselerasi, Regenerasi, Ketahanan terhadap Racun, Shield EsApi, Aura Naga, Tubuh Api, Mata Ilusi Time Reverse, time stop, Grafitasi, Shadow Teleport, Shadow Clone.
Informasi:
Anda telah mencapai hal yang belum pernah diraih manusia saat ini.
Anda telah melampaui batasan manusia, dan anda mendapatkan Limit tambahan pada Hp dan Mp sekitar 25k.
Jika Anda menjadi Ras Naga Asli, anda akan Mendapatkan Plus Lainnya. Dengan Cara @#)#+$8!@!.
Colde: Wouah ini sebuah kemajuan, Skill yang tak dimiliki dewa... Sungguh Menarik, Colde: Ternyata mereka (Shadow) memang tak terkait dari aturan itu sendiri sedari awal memang mereka bukan manusia seperti ku.
Colde: Tapi seperti nya aku belum bisa membaca selanjutnya karena Lvl status yang kurang.
__ADS_1
Colde: yahh itu tak masalah, baiklah waktunya tidur, agar aku besok bisa berkunjung ke tempat mantan teman sekelasku besok.
----------------
Keesokan harinya.
Aku keluar bersama Vivy dan Vinnie untuk berkeliling untuk melihat lihat apa yang ada di kota.
Di kota Kerajaan Empiree ternyata penduduk nya sangat lah padat dan juga ramai, bahkan kami kesempitan saat berjalan, kerena terhimpit himpit sehingga kami terdorong ke berbagai arah, hingga akhirnya keluar dan hebatnya kami beruntung karena berkat terdorong tadi kami sampai ditempat tujuanku yang dimana adalah Sekolah Pahlawan. Mungkin bisa dibilang beruntung.
Aku pun pergi masuk bersama Vivy dan Vinnie tapi aku memberikan sebuah penghilang hawa keberadaan kepada mereka.
Kami pun pergi ke dalam, saat masuk ke dalam ternyata banyak murid yang berlatih disana, dan terlihat Loise sang Swordmaster dan Leon sang Mc dunia, iuga ada qiqi disana ketua kelas di kelasku dlu.
Mereka mengajar dengan sangat hebat seperti seorang guru pro sungguhan yang mengajarkan murid muridnya, dan ya mereka masih terlihat muda walaupun usianya sudah tak muda lagi, mungkin karna System dari Dewi.
Leon: Genggaman pedang mu masih terlalu Lemah , perhatikan pergelangan kakimu, jangan melihat ke bawah saat melawan musuhmu. -
Loise: Perhatikanlah Ayunanmu. -
Qiqi: Jangan terlalu banyak memikirkan sesuatu saat merapalkan mantra mu karna itu bisa mempengaruhi sihirmu. -
Suara tepuk tangan pun terdengar dari jauh oleh ketiga orang itu dan serempak melihat kearah yang sama, aku pun keluar dari Balik pepohonan.
Leon:Siapa kau kenapa kau bisa masuk ke dalam Sekolah, bagaimana mungkin, Kekuatan pertahanan ini tak akan bisa ditembus oleh pahlawan mana pun.(bagaimana bisa orang sekuatku tak bisa merasakan hawa keberadaannya)
Mereka semua terkejut dengan suara yang begitu familiar di telinga Mereka, seketika mereka langsung menanyakan banyak sekali pertanyaan.
Loise:Apa mungkin Kamu Luc
Colde:Wah senangnya Bisa diingat oleh mantan kekasih.
Leon: Bagaimana mungkin bukankah kamu sudah mati Sepuluh tahun lalu.
Qiqi: Cold... apakah kamu benar benar Cold.
Colde: Ohh ternyata ketua kelas Qiqi, sepertinya semua menganggap ku telah tiada.
Leon: Tidak mungkin, dewa yang mengatakannya, kau tak mungkin Cold.
Colde: Oh maaf kalian belum memperkemalkan diriku, mohon maaf sebelumnya, Aku King of Badluck And Dreams, Colde de Badluck.
Colde: Aku disini Hanya Ingin melihat wajah lama dan tentu saja Melihat perkembangan para Pahlawan.
Leon: Kau, bukankah Kau juga seorang pahlawan!!
Colde: Ohh aku? aku sudah mati 10 tahun yang lalu sebagai pahlawan.
Colde: Sekarang aku adalah Manusia biasa seperti orang orang disini yang kalian anggap sebagai NPC, jadi buat apa aku mematuhi aturannya.
__ADS_1
Colde: Tentu saja jika ku membunuh kalian disini, pasti akan jadi merepotkan, jadi aku akan memberikan kalian sebuah hadiah kecil.
Leon: Kau sangat sombong, anak anak pergi lah dari tempat ini-
Colde: [Time Stop], Oh anak anak itu akan di jaga oleh Rubahku.
Leon: Anak anak!!!. tubuhku tak bisa bergerak apa ini.
Leon pun mengeluarkan auranya dan Loise juga mengeluarkan auranya untuk lepas dari waktu yang terhenti itu, Qiqi menggunakan Sihirnya untuk terlepas, dari ilusi waktuku, aku pun memberikan mereka tepuk tangan karena mereka bisa mengatasi waktu yang terhenti.
Colde: Ohh Ternyata Kalian Bisa terlepas dari Sihir itu. menarik.
Loise tiba tiba berpindah tempat ia berada ke arah belakang, lalu ia menyerang di tengah tengah aku bicara, saat itu karena ingin mencoba skillku, aku mencoba kekuatan yang kuperoleh yaitu time reverse. Saat aku menggunakan skiil itu, di saat itu juga semua kembali seperti sebelum nya, yang tadi nya Loise menyerang tiba tiba ia kembali ke tempat sebelum ia menyerang, seketika ia pun tiba tiba terkejut kenapa ia bisa kembali ketempat awal, sedangkan Mp yang ia tetap berkurang.
Loise: Hati hati teman teman ia bisa membalikkan waktu dan membuat kita kelelahan walaupun ia tak bergerak sama sekali
Mereka terkejut lagi karena apa yang diberitahu kan oleh Loise, mereka bertiga seperti telah percaya satu sama lain, oleh karenanya mereka langsung paham dengan apa yang terjadi dengan cepat.
Oleh karena itu mereka membuat Strategi untuk menyerang, yaitu:
Qiqi merapalkan mantra tambahan untuk memperkuat Loise dan Leon, saat mereka melesat dengan cepat seperti kekuatan Cheat game, Leon harus menggunakan skill Sheild nya, Saat ia menghampiri ku Aku membuka penutup mata ku sambil memperlihatkan kepada Loise dan Leon.
Seketika mereka berhenti bergerak.
Qiqi pun berteriak kepada mereka " Leon Loise!!! kalian kenapa kenapa berhenti menyerang" ucapnya, alasan mereka berhenti bergerak adalah karena mata ku yang berwarna dan bersinar yang membuat mereka terkena efek Ilusi dari mataku, saat aku melihat ilusi apa yang mereka alami, dan ternyata mereka sedang mengalami mimpi buruk yang mereka takuti. Leon melihat banyak orang terdekatnya terbunuh di depan matanya sendiri sedangkan ia hanya melihat saja, bahkan kekasihnya dibunuh tanpa ampun oleh seseorang yang ada di ilusi itu.
Loise trtusuk oleh pedang yang ku lemparkan, Loise terlihat kesakitan karena melihat pedang yang di kendalikan olehnya Menyerangnya, dan pedang itu memiliki ego yang membuat Loise tak bisa berfikir jernih dan membuat banyak celah, sehingga pedang pedang yang menyerangnya menusuk ke tubuh loise.
Saat aku menghentikan ilusinya, mereka tersadar dan mengeluarkan banyak darah, mereka sangat kesakitan seperti tertusuk oleh pedang, mereka juga seperti ter-engah engah.
Leon: Huffftt hufffft huffft, apa itu tadi terlihat sangat nyata bahkan rasa sakit yang tadi masih terasa. *memegang dadanya.
Loise: Huufftt huffft huffft. Apa apaan itu aku bahkan rak bisa berfikir jernih saat bertarung tadi, pedangnya Bisa berbicara sendiri, dan rasa sakit tertusuk pedang. rasanya seperti mau mati...
Colde: Terima kasih untuk kalian sudah bisa merasakan rasa itu.
Colde: Rasa nya diambang kematian bagaimana?
Colde: Wah wah lihat wajah kalian sangat terlihat frustasi, apa ini yang dinamakan Pahlawan. Raja iblis saja mungkin tertawa melihat ini.
Colde: Baiklah aku akan pergi, lebih baik kalian lebih bekerja lagi jangan malah bersenang senang dengan pasangan kalian. Colde: Sungguh orang orang sekarang tak mau berusaha kalau ia sudah kuat.
Colde: Mereka tak tau di langit masih ada langit. Kalau begitu sampai jumpa Pahlawan Dewi Pisces dan Dewa Leo.
Saat aku meninggalkan tempat itu, mereka masih saja ter-engah engah karena mimpi yang dialami nya.
Colde: Vivy lepaskan mereka. mari kita pergi.
Kami pun pergi meninggalkan mereka, dengan segera, Qiqi yang jauh dari para Pahlawan langsung menghampiri mereka berdua.
__ADS_1