
★ Hari Kamis
Sesuai yang ku perkirakan di hari kamis kelas kami mengadakan perjalanan wisata atau lebih tepatnya sedang melakukan penelitian ke sawa.
Lalu sesuai yang ku katakan ke Alice Hime tetap berakting seperti biasanya, saat ini kami sedang di perjalan ke sawa.menggunakan bus.
Kebetulan atau tidak saat ini aku menang banyak karena duduk di apit oleh 3 wanita cantik yaitu Alice Hime, Saya Hartono, dan Bu Anna.
Bu Anna duduk di depanku karena takut aku akan berbuat yang tidak senonoh pada 2 wanita cantik yang duduk di sampingku.
Tapi gara gara ini aku tidak bisa berkomunikasi dengan Alice Hime untuk Membahas rencana untuk menangkap penguntit dengan nya.
Tapi sebuah kebetulan terjadi saat aku sedang berpikir cara menjauhkan Bu Anna tiba tiba air mineral yang di minum oleh salah satu siswa yang sedang berencana untuk berpindah tempat duduk mengenai kemejah putihnya.
Lalu di balik bayangan kemejah putihnya muncul BH hijau yang memiliki banayk motif dan pose dia duduk menambah rangsangan yang di terima olehku.
Dan seketika itu langsung membuatku terpanah tapi saat saat aku menghayatinya.
Plak suara tamparan yang menghantam mataku seketika membuat semuah menjadi gelap,
hal ini karena Saya langsung menutup mataku yang sedang menikmati pemandangan buah surga yang belum di petik itu.
Selang beberapa menit Bu Anna pergi untu mengganti pakaiannya dan itu memberiku waktu yang banyak untuk membahas rencana, dan untuk menangkap basa si penguntit.
__ADS_1
Lalu sesuai rencana yang kubuat setelah kami sampai ada sebuah SMS yang dikirim ke Alice Hime yang berisi.
Jika rahasiamu tidak mau tersebar maka turunlah ke sawa dan berpurah purahlah terjatuh dan kotori seluruh tubuhmu dengan lumpur.
Lalu setelah aku melihat isi pesan itu akupun langsung menelponnya kembali dan melihat apa ada orang yang hendphone nya berbunyi.
Ternyata tidak ada satupun hendphone siswa yang berbunyi dan itu semakin membuatku yakin bahwa pelakunya adalah salah satu siswa.
Dan aku telah menemukannya pelakunya adalah siswi kelas dua.
Jadi aku berencana untuk menemuinya sendiri dan menyuruhnya berhenti agar dia tidak masuk penjara.
Tapi apa boleh buat aku tidak memiliki waktu yang tepat tapi aku menyadari akar permasalahan ini.
Jadi aku menemui Alice Hime dan bertanya apa ada seorang pria yang menembakmu dari kelas 2-3.
Seperti yang kuduga. (Aska)
Hei apa orang itu pelakunya. (Alice)
Tidak bukan dia. (Alice)
Lalu apa kau sudah menemukannya. (Alice)
__ADS_1
Aku melihat rasa cemas di matanya jadi aku langsung tersenyum dan membalas pertanyanya.
Tenang saja ini akan segera berakhir. (Aska)
Lalu aku langsung menemui pria itu tapi di sekitarnya banyak orang jadi aku mencari tahu dulu tentangnya
dan dari situ aku mengetahui sesuatu yang sangat luar biasa.
Setelah itu aku langsung menemuinya dengan bantuan dari temanku yang ada di kelasnya.
Setelah itu aku menemuinya yang sedang bersama si penguntit alias adiknya sendiri.
Hei Kota. (Riki)
Oh riki ada apa dan siapa orang yang disampingmu. (Kota)
Temanku Aska. (Riki)
Apa kalian itu kembar. ( Aska)
Luar biasa kau mengetahui kami kembar pada hal kami ini kembar tapi tidak identik. (Kota)
Lalu aku langsung menggunakan hendphone ku untuk menelpon si penguntit dan seperti yang kuduga pelakunya memang Adiknya.
__ADS_1
Lalu adiknya pergi dan aku langsung pergi juga untuk menemuinya tapi niat itu ku urungkan karena di samping dia duduk ada tasnya yang di jaga oleh saudaranya.
Dan saat dia sedang sibuk berbicara dengan Riki aku langsung memasukan secarik kertas kedalam tasnya.