Kisah Cinta Penuh Comedy

Kisah Cinta Penuh Comedy
CH:9.Pemeran Sampingan dan Penguntit 1


__ADS_3

★ Hari Selasa


Selama seminggu ini Setelah Alisa menerima pekerjaan yang di berikan Alice Hime aku pun langsung mengawasinya dari jauh hingga aku menyadari siapa penguntitnya dan lalu saat ini aku bersiap Untuk menemuinya.


Aku langsung mencari kesempatan untuk menemuinya pada saat dia sendirian.


Tapi orang orang sialan ini tak pernah meninggalkannya jadi aku langsung melempar sebuah kertas ke arahnya pada saat semua orang tidak melihat.


Glebuk bunyi kertas yang kena kepala Alice Hime.


Aduh... Siapa yang melempar kertas ini.


Lalu dia langsung membukanya dan melihat kebelakang dan lalu dia langsung mengangguk dan menunggu bel masuk dan keluar kelas di saat jam pelajaran berlangsung.


Selang berapa menit aku pun ikut keluar dan menui Alice Hime yang sedang menunggu di klub PENA ABIS (Penggalangan Dana dan Bimbingan Siswa).


Maaf menunggu lama Alice.(Aska)


Aska apa benar kau sudah mengetahuinya. (Alice)


Terlihat di wajahnya yang di penuhi oleh rasa cemas, takut dan gelisa itu membuat ku sedikit merasa iba.


Kau tak perlu takut seperti itu jika kau mengikuti arahanku maka ini akan selesai dengan cepat. (Alice)


Seketika mendengar itu Alice Hime yang di penuhi rasa takut menjadi terdiam dan tersenyum.

__ADS_1


Benarkah kau bisa menangkap pelakunya. (Alice)


Iya aku bisa. (Aska)


Lalu apa yang harus aku lakukan. (Alice)


Dengarkan apa yang ku katakan ini dan jangan pernah mengatakannya pada siapapun dan bersikaplah seperti biasanya di kelas.


Apa kau tau siapa pelakunya. (Alice)


Dia orang yang kau kenal sebab itu bersikaplah seperti biasanya. (Aska)


Setelah itu aku meninggalkannnya dan berjalan ke kelas dan aku bertemu dengan Haku Mai dan langsung menyapanya.


Eh kak Aska apa yang kau lakukan disini. (Haku Mai)


Tidak ada aku hanya sedang permisi ke wc dan kebetulan melihatmu dan bukannya kau harusnya sedang olahraga. (Aska)


Iya tapi aku lupa membawahnya. (Haku Mai)


Begitu ya bukan hanya lupa membawa baju olahraga tapi kakimu juga terkilir ya. (Aska)


Dari mana kakak tau kakiku terkilir. (Haku Mai)


Biar ku periksa kaki mu. Ujarku sambil menyentuh kakinya.

__ADS_1


Anu kau tak usah memperdulikanku. (Haku Mai)


Tidak apa apa ini hanya sebentar. (Aska)


Aku pun memegang pergelangan kakinya dan mengurutnya sedikit lalu selesai.


Haku cobah berdiri. (Aska)


Iya rasa sakitnya telah hilang kak kau hebat. (Haku Mai)


Dengan mata yang berkaca kaca dia melompat lompat fwusss suara angin seketika roknya melayang


dan memperlihatkan stoking nya dan celana dalamnya yang berwarna hitam seksi yang membuatku sedikit merasa terangsang sedikit.


Kak Aska kua mesum sialan. (Haku Mai)


Sudah kau butuh pakaian olahraga kan . ujarku untuk mengalikan pembicaraan.


Iya. (Haku Mai)


Kalau begitu kau bisa pinjam pakaian olahragaku. (Aska)


Setelah itu aku meminjamkan pakaian olahragaku padanya dan melihat nya yang memakai pakaian olahragaku membuatku sedikit deg deg kan karena dia sangat cantik.


Setelah itu aku masuk kelas seperti tidak terjadi apa pun dan duduk di kursiku kecuali Saya setelah itu dia jadi sering memperhatikanku.

__ADS_1


__ADS_2