Kisah Cinta Penuh Comedy

Kisah Cinta Penuh Comedy
CH:3. Pemeran Sampingan dan Guru Gorila Cantik2


__ADS_3

 


Pagi itu setelah wajahku sembuh aku berencana untuk ke sekolah tapi tak kusangka bu Anna sudah bersiap dengan mobilnya dan menunggu dengan tersenyum hal ini sangat membuatku terkejut,


 


karena selama ini bu Anna selalu bertampang seperti seekor singa yang bersiap menerkam mangsanya dan mencabik cabiknya lalu membuangnya ke para babi!


Tapi pagi ini bu Anna bagaikan malaikat yang terlepas dari belenggunya dan bersiab siap berperang melawan iblis dan menggantungnya di tiang gantungan dan menyeretnya di jalan untuk di perlihatkan ke seluruh dunia.


Tapi insting ku berteriak untuk menghindari mobil itu dan bu Anna


Tapi dia tak kalah sigapnya dia langsung menarik tanganku dan melemparnya di kursi depan dan dengan cepat dia memasangkan sabuk pengaman bagaikan seorang Propesional gulat,


Pergelangan tanganku yang dicengkramnya langsung membiru dan sabuk pengaman yang di pakaikannya bagaikan rantai anjing cukup pantas untuk di sebut gorilla yang ber jalan jalan di kota,


Setelah itu dia langsung menaiki mobil nya dengan tersenyum bagaikan malaikat yang terjatu ke dasar neraka!

__ADS_1


Dia langsung menekan pedal gasnya dan menyebabkan mobilnya berguncang kedepan dan kebelakang bagaikan kuda yang mengamuk karna di tunggangi!


Jika aku tidak di pakaikan tali pengaman ini pastilah kepalaku akan hancur bagaikan bubuk abon.


Tiba tiba mobil itu di percepat bagaikan kuda yang kesurupan yang tidak tahu letaknya,


pada saat aku menyadarinya ampernya sudah mencapai 180 km/jam. Dan saat itu aku menyadari pastilah aku akan mati karena ada mobil mobil yang berlawanan dengan kami!


Saat itu aku sudah pasra bahwa aku akan mati, karena orang ini bukannya memperlambat dia malah mempercepatnya!


Akupun langsung berdo'a pada tuhan jika aku masuk surga tolong berikan wanita yang normal saja!


orang ini langsung membanting setirnya dan membuat mobil ini bagaikan burung!


Pada saat saat putus asah itu kringatku mengalir bagaikan air terjun!


Tapi di balik ke putus asaham itu aku menemukan cahaya baru di balik pakaian guruku ada dua buah gunung yang berglombang dan memantul mantul yang sangat lembut! Bagaikan marsmellow!

__ADS_1


Pada saat itu aku menyadari bahwa gunung besar itu adalah keadilan.


Sesampainya di sekolah aku bahkan sudah tidak bisa berdiri dengan benar dan aku bahkan telah mengeluarkan seluruh isi perutku dan saat aku mau pergi ke UKS!


Aku melihat senyum guruku yang sangat puas seperti penjahat tapi aku langsung menatapnya,


dan memberikan senyuman yang penuh ejekan dan aku langsung memberikan sebuah issyarat menggunakan tanganku yang kukepalkan dan kuletakan di dadaku!


Dia langsung menatap dadanya dan langsung masuk mobilnya dengan menitihkan air mata karena kancing kemejanya lepas dan memperlihatkan bra yang penuh dengan motif bunga!


Pada saat itu aku langsung mengankat tanganku ke angkasa dan mengucapkan.


 


I am the winner


 

__ADS_1


Lalu aku langsung ke UKS dengan terbirit birit dan sesampainya aku di UKS aku terkejut aku akan mati jika kehilangan lebih banyak air di dalam tubuhku!


Dan suster itu langsung memaksaku meminum setengah galon air dan saat itu aku menyadari bahwa aku sebenarnya kalah juga.


__ADS_2