Kisah Cinta Penuh Comedy

Kisah Cinta Penuh Comedy
CH:8.Kantin


__ADS_3

Lalu sesampainya di kantin aku langsung memesan makanan dan menyuruh Saya menungguh ku di meja.


Tak beberapa lama aku telah memesan makanan dan aku melihat Saya di datangi oleh 2 orang siswi.


Setelah ku perhatikan aku langsung mengenali mereka berdua.


Lalu aku berjalan ke arah meja yang di duduki saya.


Saya, saat aku memanggilnya Alisa langsung memperlihatkan wajah terkejut dan aku pun langsung duduk di sampingnya Saya dan itu menambah keterkejutannya.


Tanpa memperdulikannya aku langsung makan.


Apa yang kau lakukan duduk di sini.(Alisa) dengan penuh kemarahan.


Memangnya kenapa.(Aska)


Jangan sok akrab sialan.(Alisa)


Kaulah yang mengganggu aku dan Saya, sejak awal aku dan saya sudah ingin duduk disini.


Aku tak percaya.(Alisa)


Ya sudah.(Aska).........


Ah Saya minta sedikit tahunya.(Aska)


Saat itu saya terdiam sejenak dan lalu dia berkata.


Silakan Aska.(Saya)


Terima kasih.(Aska)


Sama sama.(Saya)


Lalu saat aku memperhatikan wajah Alisa dan Haku Mai mereka seperti sangat sangat terkejut.


Hei ada apa dengan kalian.(Aska)

__ADS_1


Hemm.(Alisa) sambil melengoskan kepalanya.


Tidak ada apa apa.(Haku Mai)


Hei Alisa kau itu adalah ketua klub dari perkumpulan kita kan.(Aska)


Bukan Haku lah ketuanya.(Alisa)


Memangnya ada apa Aska.(Haku Mai)


Itu aku ingin kau menerima Saya jadi anggota kita dan itu juga akan membuat kita langsung jadi klub resmi.(Aska)


Eh kak Saya mau ikut klub kita.(Haku Mai)


Ya kan Saya.(Aska)


Ya aku ingin ikut.(Saya)


Terlihat dar wajah terkejut Arisa saat Saya berkata dia ingin ikut dan aku rasa Arisa pantasla berwajah terkejut begitu bahkan akupun masih tidak percaya.


Kak Saya.kamu benaran mau ikut.(Alisa)


Ya aku ingin ikut.(Saya)


Baik.(Haku Mai)


Tunggu sebentar Alisa ada yang ingin ku tanyakan.(Aska)


Ada apa. (Alisa)


Apa kau mengembalikan uangku yang di bayarkan padamu waktu itu.(Aska)


Tidak.(Alisa)


Lalu Alisa pun pergi menjauh walaupun begitu ada rasa terkejut di wajahnya. (Pikirku)


Lalu aku dan Saya melanjutkan makan, setelah selesai aku dan dia langsung pergi masuk kelas tapi.

__ADS_1


Saya mau kemana. (Aska)


Saya langsung menarikku tanpa berbicara dan membawaku ke depan mesin penjual minuman ternyata dia ingin membeli minuman.


Kau ingin minum Saya. (Aska)


Iya. (Saya)


Lalu kami minum jus setelah selesai kami langsung pergi ke kelas karena bel masuk telah berbunyi.


Setelah waktu belajar selesai kami langsung menuju ruang klub dan sesampainya di sana Alisa Dan Mai sudah menunggu.


Kalian sudah datang lalu duduklah. (Alisa)


Lalu di menjelaskan bahwa sebentar lagi kita akan kedatangan tamu yang ingin permasalahannya di selesaikan atau minta tolong.


Lalu suara ketukan pintu berbunyi dan masuklah seorang wanita yang sangat cantik yaitu Alice Hime seketika aku langsung terkejut bahwasanya orang ini bukanlah berasal dari keluarag biasa.


Orang ini adalah putri satu satunya dari keluarga Hime yang telah memiliki sejarah ratusan tahun di indonesia dan masalahnya berhubungan dengan penguntit.


Setelah itu dia menjelaskan permasalahannya.


Dan menjelaskan bahwa dia telah diganggu oleh seorang penguntit sejak seminggu yang lalu.


Kenapa kau tidak lapor polisi saja. (Aska)


Jika aku bisa aku sudah melapor tapi itu tidak bisa karena si penguntit telah memegang rahasiaku. (Alice)


Rahasia apa. (Aska)


Aku tidak tahu. (Alice)


Baiklah kami akan mbantu sebisa kami. (Alisa)


Hoi bahkan kita tidak tahu seberapa bahayanya ini jangan main terima saja. (Aska)


Tenang saja aku punya banyak pengawal tingal suruh mereka semuanya akan beres.

__ADS_1


Aku hanya dapat terdiam dan menjawab baik lah.


__ADS_2