
Saat aku mengetahui mereka berada di Tempat yang sama denganku itu sungguh sungguh membuatku sangat terkejut sampai sangat marah.
Ya ini bukan karena Mereka semua tapi hanya karena Alisa Hartono Yang sangat menyebalkan ada di depanku dan akhirnya aku memiliki kesempatan untuk membalas dendam atas penghinaan yang telah dia berikan kepadaku.
Kak Aska kau ada di sini. (Haku)ππΆπ
Kebetulan sekali ya Haku, Saya, Alice dan Reina bisa bertemu dengan kalian berempat di sini.(Aska)
Dan Lalu untuk wanita yang Sangat Subur di sana (Gendut) Senang berjumpa denganmu Gendut Lisa (Alisa).(Aska)
Ya benar sekali Alisa Hartono yang selama ini selalu menghinaku menjadi Gendut dan pada awalnya aku sama sekali tidak mengenalinya tapi aku menyadarinya pada saat aku melihatnya di stadion ini karena dia selalu melarikan diri dari bertatap muka langsung denganku.
Siapa yang kau katakan Gendut sialan ini Hanya karena telah memasuki musim penghujan saja jadi berat badanku sedikit bertambah.(Alisa)
Eh apa tadi bukannya Gendut tetaplah Gendut kan Alisa.(Aska)
Pada saat aku berkata seperti itu biasanya dia akan membalas ejekanku tapi dia hanya bisa diam dan pada saat aku melihat wajahnya yang hampir menangis aku pun langsung berhenti mengganggunya.
Lalu saat aku memalingkan wajahku dari Alisa karena rasa bersalah aku melihat orang yang berdiri di panggung itu dan melihat orang yang sangat ku kenali.
Saking terkejutnya aku sampai berteriak.
Apa yang di lakukanya di sana. dengan suara yang keras karena terkejut aku di lihat oleh para penonton dan Dilihat oleh Saya, Haku ,Alice ,Reina dan Alisa yang tersenyum seperti penjahat yang membuatku sedikit merinding.
Saat Alisa membuka mulutnya bagaikan neraka yang langsung ingin menerkam padaku.
Kak Aska.(Alisa)
Saat dia mengucapkan kata pertamanya aku langsung merinding ketakutan.
Kak Aska aku sebenarnya sangat penasaran dari tadi.(Alisa)πππ
Dengan tersenyum bagaikan iblis aku hanya bisa mengatakan Ya padanya.
Apa yang kau lakukan di kelas premium ini dan kau juga mana mungkin sanggup membeli tiket yang semahal ini.(Alisa)
Dengan senyuman yang lebar aku langsung menjawab.
Tentu saja aku memang tidak membelinya tapi aku di beri orang.(Aska)πππ
__ADS_1
Pwahhaahaa Seketika dia langsung tertawa yang membuatku sedikit takut.
Kao bilang di beri, siapa yang mau memberi tiket seharga 10 juta seperti itu dasar maling.(Alisa)
Siapa yang kau bilang maling aku sungguh. di beri Aria wanita yang berada di atas panggung itu.(Aska)
Seketika ke Lima Gadis itu langsung dia dan keheningan itu membuatku sedikit merasa tidak nyaman sampai Haku berbicara.
Anu Kak Aska orang itu yang kau katakan tadi apa dia Miku Aria.(Haku)
Ya dia temanku memangnya aku terlihat seperti seorang pembohong di mata kalian.(Aska)
Kak Aska kami tidak percaya padamu sebenarnya karena dia itu..
Tiba tiba Alisa langsung menutup mulut Haku.
Sudah hentikan itu Haku biar aku saja yang mengatakan kepada si pembual ini alasan aku tak percaya padanya.(Alisa)
Setelah panjang lebar Alisa menjelaskan pada ku bahwa Miku Aria adalah seorang idol yang telah memenangkan banyak penghargaan dan di sebut sebagai legenda dan memiliki penggemar lebih dari seratus juta di dunia.
Ah itu sebabnya mereka tidak percaya padaku soalnya mana mungkin ada yang bakal percaya orang biasa sepertiku bisa berteman dengan artis terkenal sepertinya.(Pikirku)
Aku mengerti kenapa kalian tak percaya tapi aku memang tidak mencuri tiket ini.(Aska)
Kalau kau tak mencurinya lalu apa di pinjamkan.(Alisa)
Ya... aku tidak mencurinya bagaimanapun aku memang di beri oleh si Aria. ( Aska)
Kalau begitu buktinya.(Alisa)
Aku tak me melikinya tapi andaikan dia memberikan nomor ponselnya padaku maka hal ini pasti akan mudah di jelaskan Baiklah nanti akan ku minta nomornya dan kalian bisa tunggu selesai konser ini lalu aku akan membuktikan bahwa dia memang memberikan tiket ini padaku.(Aska)
Tak usah menunggu konser selesai kita bisa membuktikannya sekarang juga.(Alisa)πππ
Cara nya bagaimana.(Aska)
Haku bisa kau telpon kan kak Aria.(Alisa)
Apa hubungan Haku dengan Aria sampai Haku memiliki nomor Aria.(Aska)
__ADS_1
Aria itu Kakak perempuan Haku.(Alisa)
Eh...(Aska)
Apa kau takut kebohongan mu akan di ketahui orang orang.(Alisa)
Tidak juga.(Aska)πππ
Alisa ini sudah menyambung ke kak Aria.(Haku)
Baiklah mari kita bongkar kebusukan orang ini, dan Haku langsung besarkan spiker ponselnya.(Alisa)
Lalu sesaat suara ponselnya di besarkan.
Ah Aska kau datang ya.(Aria)πππ
Ya aku datang tapi gara gara dirimu aku hampir di kira pencuri tiket loh .(Aska)
Siapa yang mengatakan itu aku akan menghajarnya untukmu.(Aria)π¬π¬π’π¬
Ah itu tak perlu karena masalahnya sudah selesai ah ya ku matikan ponselnya ya.(Aska)
*di ruang riasan Aria
Ah tung...Tut...Tut... dasar sialan dia langsung mematikan ponselnya padahal aku ingin bertanya bagaimana di bisa berkenalan dengan adikku.(Aria)
β Kembali ke Aska
Heh apa kau percaya sekarang pada si pencuri ini tukang fitnah.(Aska)
Saat melihat wajahnya yang terkejut membuatku sangat bahagia untuk semakin menjahilinya.
Lalu Alisa dan Haku langsung minta maaf padaku.
Tapi untuk Saya dan Alice yang mempercayaiku Aku sangat berterima kasih di dalam hatiku.
Lalu aku langsung melihat konser Aria yang sangat memukau dan seketika aku langsung menghormatinya tapi tidak sampai jadi fansnya hanya sebatas suka saja.
Dan setelah konser selesai aku langsung pergi keluar dan mencari jalan pulang kembali ke penginapan.
__ADS_1