Kisah Cinta Penuh Comedy

Kisah Cinta Penuh Comedy
CH:25.Pura Pura Hilang Ingatan Itu Sangat Berbahaya


__ADS_3

Setelah bel berbunyi aku dan Saya pergi ke kantin bersama sama dan ketika kami di perjalanan kami melihat Haku Mai dan Alisa.


Karena Alisa selalu menyalak padaku seperti se ekor anjing jadi aku mengajak Saya untuk mencari jalan lain menuju kantin.


Tapi sebelum aku dan Saya sempat menghindar Haku Mai langsung memanggil namaku dan membuat aku dan Saya langsung berhenti di tempat


Kak Aska bagaimana keadaan mu, maaf aku tidak sempat untuk menjengukmu.(Haku Mai)😞😞😞


Siapa kau ya.(Aska)😃😃😃


Eh...Kak apa yang terjadi padamu.(Haku Mai)😧😧😧


Pada saat aku melihat wajahnya yang terlihat sangat cemas membuatku merasa sangat bersalah.


Etoo....bagai mana cara mengatakannya ya, sebenarnya aku kehilangan sedikit ingatan ku.(Aska)


Dalam sekejap wajah Haku Mai langsung terlihat sangat terkejut tapi di belakangnya terdapat seorang iblis yang sedang tersenyum kecil sambil menutupi wajahnya dengan tangannya, walaupun raut kebahagian di wajahnya sangat terlihat jelas.


Ya tampa ku beritahu kalian pasti tau siapa iblis yang tersenyum itu jawapanya adalah Alisa.


Plak....

__ADS_1


Jangan sedih seperti itu Mai.(Alisa)😄😄😄


Saat aku menatap wajah Alisa yang tersenyum aku langsung menyadari bahwa aku telah termasuk kedalam masalah yang mematikan.


Haku yang cemas dalam sekejap langsung tersenyum ketika Alisa berbisik kepadanya lalu Haku dan Alisa pun langsung pergi sambil berkata sampai jumpa lagi di ruangan Eskul.


Aku pun langsung merinding ketakutan ketika mendengarnya tapi aku langsung pergi dengan saya ke kantin tampa menyadari bahwa aku akan menyesal karena tidak memikirkan apa yang di rencanakan Alisa.


Saat di kantin sekali lagi aku bertemu dengan Alice dan rombongannya yang sedang mencari tempat duduk, ketika dia melihatku dengan Saya dia langsung membawa seluruh temannya untuk duduk di meja yang kami tempati.


Ketika teman teman Alice duduk di depan aku dan Saya itu sangat mengganggu tapi yang paling mengganggu adalah Alice yang duduk di sampingku.


Yang paling mengagumkan adalah Saya dia sama sekali tidak terganggu sama sekali dengan mereka sedikitpun.


Hei Alice Kenapa kau duduk di sampingnya.(Wulan Dari)😐😐😐


Karena tidak ada tempat lain.(Alice)


Apa maksudmu tidak ada tempat, jika kau lihat di sampingku masih muat untuk satu orang lagi dan tampa kau beri tahu aku wajamu yang merah itu adalah bukti kau menyukai orang ini kan.(Wulan Dari)


Dalam sekejab aku langsung terkejut mendengar perkataannya.

__ADS_1


aa..aku sama sekali tidak menyukainya.(Alice)😚😚😚


Lalu wajahmu yang memerah itu.(Wulan Dari)


ini hanya karena aku terlalu banyak menambahkan cabai kemakananku hingga menjadi pedas.(Alice)😚😚😚


Wahai para pembaca apa kalian tahu seberapa marah aku saat ini kalian pasti tidak tau.


Kemarahan ku ini bahkan mampu membuat Es krim mencair dan membuatku mendidih hingga aku tidak menyadari apa yang kukatakan.


Hei apa kalian bisa diam dan melanjutkan makan saja.(Aska)😬😬😬


Ah maaf.(Wulan dan Alice)😞😞😞


Alice Hime dan rombongannya langsung pergi setelah selesai makan.


Tampa terasa bel waktu pulang telah berbunyi aku dan Saya langsung berjalan menuju keruangan Eskul, klub kami dan


Seperti yang ku rencanakan aku ingin memberikan surat permintaan pada Eskul Pengalangan Dana dan BimbinganSiswa untuk membatu membershikan sungai.


Tapi sesaat aku membuka pintu tiba tiba Alice dan Haku langsung mau memukul kepalaku memakai tongkat pemukul bisbol untung nya aku memiliki reflek yang hebat jadi aku bisa menghindar dari pukulan mereka berdua.

__ADS_1


Sesaat aku menghindar yang tak pernah ku perkirakan bahwa Alisa melepar tongkatnya padaku hingga menghantam tubuhku dan membuat diriku yang 100% mampu menghindar malah langsung mendatangi pemukul yang di gunakan Haku dan menghantam Kepala ku hingga pingsan.


Saat aku sadar aku sudah di UKS dengan Kepala yang benjol.


__ADS_2