
perkenalkan aku Gavin putra Rion anak pertama di keluarga Rion hari ini aku sedang berada di perusahan milik ayahku, aku disini untuk mengantikan ayahku sementara bisa di katakan masa percobaan ku di perusahan keluarga sendiri.
hari ini seperti biasa setelah selesai dan tidak ada yang perlu aku kerjakan di perusahan aku akan keluar dengan 3 adikku, karena memang kita sudah janji mau bertemu di cafe biasa milik adikku yang kedua yaitu Clifford ,
Clifford adik keduaku umurnya juga berbeda setahun denganku dan disinilah aku saat ini
.
" hai kak, sambil meletakan coklat rasa matcha saat ini " sapa seorang laki laki yang saat ini masih dengan pakaian baristanya, sambil meletakkan kopi di atas meja.
" hey juga cliff , kafemu makin rame aja thanks coklatnya. " tanya ku padanya, kulihat juga disini banyak pengunjung yang berdatangan apalagi sebentar lagi sore.
" yah begini lah kak seperti yang kau lihat " jawab clifford sambil menarik kursi di makanya saat ini. Gavin hanya tersenyum dia kembali menikmati coklat pemberian sang adik sembari menunggu kedatang dua orang lagi yang masih berada di kampus dan juga sekolah saat ini.
" kak tunggu sebentar di sini yah aku mau ganti pakaian dulu, " ucap cliff
" iya sana" jawabku singkat. ku ambil kembali coklat yang ada di depanku saat ini dan ku nikmati kembali,
" ahh rasa matcha ini sungguh luar biasa " gumamku, setelah puas menikmati coklat aku kembali mengambil hp dari dalam saku untuk menanyakan keberadaan adikku." namun pada saat sedang fokus dengan hp tiba tiba saja dua orang laki laki yang ingin ku telfon sudah berada di depanku saat ini sembari tersenyum.
" hai kak sapa Rivaldo dan Reihand kak maaf lama menunggu tadi antar temanku dulu baru ke sini." lanjut Rivaldo sembari duduk kembali. akhirnya mereka berdua datang
kini hanya menunggu cliff selesai dengan. pakaiannya.
"wah coklatnya kk, minta dong dikit " ucap rei dengan tangan yang sudh hampir memegang cangkirnya, namun tiba tiba
" puk , jangan coba coba kau minum, pesan sendiri sana " ucapku memukul tangannya, enak saja mau ambil milikku.
" ayolah kak sedikit aja yah " rayunya lagi memohon padaku kulihat wajahnya , hias jangan harap kuberikan padamu itulah yang ada di pikiranku saat ini.
"tidak Reihand. minta sana pada cliff. " ucapku dengan sarkas .
" cih dasar pelit " ucap Reihand sedikit cemberut. berbeda dengan Aldo, anak itu hanya cengengesan di tempat duduknya.
" hahah sudahlah kak, itu tinggal pesan sama kak Raka doang kan " ucap Aldo menimpali
( kita pake nama pendek aja yah panjang kalo nama mereka di sebut ).
"nah benar tuh, enak aja minum punyaku" ucapku lagi dengan wajah yang di buat buat.
" heh sudah sudah, nanti ku suruh Raka buat kan untukmu juga " ucap cliff. Saat ini kulihat dia sudah Menganti pakaiannya, dan kemudian berjalan menuju ke depan tempat pelanggan biasa memesan.
" Raka tolong ya buat matcha satu dan yang 0ORI satu yah buat adik adikku di sana" ucap cliff pada Raka
" oke siip " balas Raka dengan senyumannya.
setelah memesan kulihat Raka kembali ke meja kami saat ini.
" sudah ku pesankan tuh " ucap cliff pada Rei.
"terima kasih kak ." ucap Rei dan Aldo bersamaan. " hemm " hanya berdehem cliff
setelah itu kami kembali menceritakan tentang kegiatan hari ini.
karena asyik berita tiba tiba saja Raka data membawakan minuman pesanan cliff tadi
" ini minumannya cliff " ucapnya sembari meletakan cangkir berisikan coklat di atas meja.
" thanks bro " ucap cliff.
kemudian Raka pergi meninggalkan meja kami, setelah kami berempat kembali melanjutkan pembicaraan kami tadi.
" oh iya kak kata mami nanti ada cewek yak tinggal di rumah " ucap Aldo bertanya padaku
ah soal itu aku pun sudah tau memang katanya om putra akan menitipkan anaknya pada keluargaku.
" iya, kata mami sih begitu," jawabku singkat.
" em bagus tuh biar di rumah juga ada yang temani mami " ucap Aldo
" hais bilang saja ku malas kan temani mami belanja " ucap cliff memotong pembicaraan kami.
" cih sok tau " ucap Aldo.
aku hanya tertawa mendengar mereka berdua , memang benar yang di katakan cliff sudah pasti Aldo akan bebas setelah ini.
" sudah, kita liat aja nanti kalo tu cewek udah datang," menghentikan mereka.
" oke " jawab Aldo padaku , setelah itu kami pun membahas hal lain.
__ADS_1
...----------------...
tak terasa beberapa jam sudah aku dan adik adikku lewati di sini, suasana kafe juga saat
ini tengah ramai. ku lirik ketiga adikku mereka masih asyik bercerita.
" Rey,cliff, Aldo, panggilnya memotong pembicaraan mereka,
" ayok kita pulang, cliff kamu masih Disni atau mau pulang bareng kita " ? tanyanya lagi.
" aku ikut kalian saja, kafe juga ada yang urus," ucap cliff pada ku, " oh iya kak tunggu aku yah biar kita pulang sama sama " ucapnya lagi padaku.
" okey kita tunggu di depan ," jawab ku padanya,
" iya kak" ucap cliff setelah itu aku dan kedua adikku keluar dari kafe sebelum itu aku bayar dulu pesanan yang dibawah cliff pada kami.
walaupun ini kafe miliknya aku tetap membayar memang baginya tidak usah tapi tidak untukku.
setelah itu kami keluar dari kafe menuju ke kendaran kami masing masing.
aku juga sudah berada di kendaraan ku.
namun sebelum itu aku harus mengabari
mami terlebih dahulu apalagi hari ini kami berempat sama Sama pulang bareng.
kuambil hp dari dalam sakuku dan mencari ikon hijau serta kontak bertuliskan " mami "
selang berapa menit aku menelfon mami mengakar teleponnya
" hello mi " ucapku di sebrang telfon
hallo... terdengar juga suara dari seberang telfon sana, itulah ibuku.
" jadi aku dan adik adik akan pulang makan malam nanti di rumah mi " ucapku padanya, lagian kita jarang pulang bareng bareng seperti ini, terdengar balasan dari sebrang sana dan aku membalasnya.
" iya mi " ucapku setelah itu mami juga mengatakan akan memperkenalkan kami dengan seseorang, sepertinya aku tau siapa orangnya .
setelah aku menelfon dengan mami, aku kembali memasukan hp ke dalam sakuku.
kulihat juga cliff sudah ke luar menuju ke kendaraanya.
dan kemudian kami berempat sama sama pergi dari kafe miliknya itu.
...----------------...
setelah perjalan dari kafe menuju bengkel aku dan adik adikku akhirnya sampai ke rumah, kami turun dari kendaraan masing masing. sempat kuliah seorang wanita yang sedang menatap kami, mungkin dia orang yang mami bilang.
setelah itu kami pun masuk ke dalam rumah di lihat juga ayah sedang berdiri dengan om putra tentu saja aku mengenal om putra, dia teman papa dan mama dulu. dan apa mungkin gadis itu anaknya kalo yah bagus deh .
tiba tiba mami datang menghampiri kami, katanya tinggal menunggu kami saja untuk makan malam, kayanya sih seperti itu.
kami berempat mengikuti mami menuju meja makan begitupun Dengan om putra dan papa.
kini aku dan adik adikku sudah duduk manis di meja makan, sebelum kami makan pun tadi terlebih dahulu kami membersihkan tangan apalagi saat ini kita bertiga belum madi, si Aldo juga masih pake baju sekolah.
namun kali ini iya tak dimarahi oleh mami
malahan mami saat ini dengan sangat bersemangat memperkenalkan kami pada gadis itu.
oleh karena itulah aku berinisiatif memperkenalkan diri dan juga adik adikku tentu saja biar cepat, kulihat juga dia su sangat lapar sepertinya jadi lebih baik perkenalan dengan cepat.
...----------------...
setelah tadi makan malam aku langsung bergegas ke kamar di ikuti dengan adik adiku tentu saja kami inggin cepat cepat bersih bersih. kamarku berada di lantai dua berdekatan dengan Gadis itu siapa namanya tadi " Adriana " pikirku jika kalian tanya aku tau darimana, yang jelasnya kamar itu sudah disediakan dari lama oleh mamiku.
sesampainya pun di kamar ku langsung membersikan badanku, pasalnya aku sudah tak nyaman apalagi makan dalam keadaan seperti tadi, tapi mau bagaimana lagi sudah terlanjur, setelah bersih Ku tak lupa sholat magrib selanjutnya isya.
setelah selesai makan tadi kami bertiga memang langsung naik ke kamar untuk istrahat dan mungkin tak keluar lagi karena sudah capek dengan kegiatan hari ini.
begitupun dengan aku sudah pasti saat ini inggin istirahat.
...----------------...
beberapa jam sudah terlewati, malam juga telah berganti menjadi fajar pertanda sebentar lagi akan pagi, begitupun Dengan diriku saat mendengar suara azan tadi langsung saja aku bangun untuk melaksanakan kewajibanku. setelah selesai aku kembali tidur karena memang aku saat ini masih mengantuk, semalam sebelum istrahat iya menyelesaikan pekerjaannya dahulu.
kini aku terbangun dari tidurku kira kira dua jam aku tertidur tadi setelah sholat subuh, ku lirik jam di hp ku kini waktu telah menunjukan pagi hari, berhubung hari ini iya bekerja jadi harus pagi walaupun bisa sja iya datang sesuka hati, tetapi tidak untuk saat ini karena iya sedang dalam masa percobaan.
dengan malas aku kembali bangun dari kasur dan bersiap siap menuju kamar mandi, setelah dari kamar mandi aku langsung mengenakan pakaian kerjaku setelah mengeringkan badanku tentunya. tak lupa aku juga aku merapikan tempat tidur itu memang kewajiban kami semua , mami memang mengajarkan kami privasi jadi apapun brang barang kami di kamar hanya kami sendiri yang mengurusnya.
beberapa menit kemudian aku telah rapi dengan stelan pakaianku, kemudian aku juga merapikan rambut namun tiba tiba
__ADS_1
" tok tok tok " terdengar suara ketokan pintu kamarku setelah itu di ikuti dengan salam darinya,
aku bergegas ke arah pintu setelah itu ku balas salamnya dia juga mengatakan bahwa mami menyuruh kami untuk turun sarapan.
aku mengatakan bahwa nanti akan menyusul selain itu kerena melihat wajahnya mungkin ada lagi yang inggin dia katakan dan benar saja seperti dugaanku dia meminta tolong padaku.
lagian mami juga sih menyuruhnya tentu saja dia tak tau kamar yang lain masih untuk yang di ketok kamarku.
setelah iya menyampaikan pesan dari mami aku pun kembali kamarku dan kemudian keluar lagi menuju ke kamar mereka bertiga walaupun jauh tapi mau gimana lagi, setelah memangil mereka bertiga aku dan yang lainya pun menyusul ke bawah kulihat juga Rivaldo ternyata belum ke sekolah katanya sih tak enak badan padahal kemarin masih santai tuh.
kemudian kami pun bergegas ke ke ruang makan di sana juga sudah ada mami dan juga lainya, aku mengambil sarapanku dan sarapan dengan tenang sekali kali aku juga mendengar percakapan papa dan om putra mengenai Adriana.
setelah selesai makan aku lngsung berangkat ke kantor di ikuti dengan cliff dan juga Rey
Rey hari ini akan ke bengkel karena tak ad kelas hari ini katanya.
...----------------...
tak terasa saat ini aku sedang berada di kantor waktu berjalan dengan cepat jika tadi aku masih sarapan di rumah kali ini tidak aku sedang duduk di kursi milik ayah menangani kerjaan yang terbilang cukup banyak.
proses pengiriman materi untuk pembangunan proyek pun saat ini sedang aku periksa agar tidak adanya kecurangan dan juga korupsi di perusahan papaku.
selang beberapa jam aku menangani pekerjaanku beberapa dokumen telah selesai aku periksa, hanya saja beberapa dokumen yang belum aku periksa kuambil dokumen ku dan kemudian
" Dion tolong kesini sebentar " ucapku pada Dion.
Dion adalah sekretarisku di kantor sekaligus sahabatku
" ada apa pak " tanyanya padaku
" aku mau tanya setelah ini ada tidak jadwalku di kantor " tanyaku balik padanya
" sebentar" ucap dion, dilihatnya kembali jadwal hari ini untuk bosnya, " untuk hari ini kosong mungkin besok banyak pak "jawabnya padaku.
" oh iya sudah jikalau tidak ada saya akan pulang, jika nanti ada yang mencari katakan untuk bertemu besok saja " ucapku padanya
" baik pak " jawabnya lagi stelah itu iya kembali ke tempat duduknya saat ini
sedangkan aku telah membereskan mejaku aku juga telah mengambil beberapa dokumen yang memang harus diperiksa nanti di rumah.
sekaligus ad yang harus iya bahas dengan ayahnya.
" baik Dion saya balik dulu" assalamu"alaikum" ucapku sekalian berpamitan.
" wa"alaikumssalam pak " jawab Dion
aku melangka keluar dari gedung perusahan saat aku berjalan menuju lobi perusahan dan langsung menuju kendaran ku berada dan kemudian bergegas untuk pulang.
...----------------...
sesampainya di rumah aku langsung bergegas ke kamarku untuk membersikan badan.
"kruuuk kruuk kruu" bunyi suara perut Gavin saat ini
" hais ni perut tidak bisa kah menunggu aku baru selesai mandi juga " gumamnya
biasanya aku akan langsung makan di resto dan langsung bekerja tapi tidak tahu hari ini, rasanya badanku capek sekali, sekedar ke resto pun aku malas.
kini aku telah selesai mandi dan mengerikan badan aku langsung sana Menganti pakaianku dengan pakaian santai lalu kemudian bergegas untuk turun semoga saja bik Sumi masak itu yang iya harapkan karena memang biasanya mereka makan siang di luar semua.
karena di rasa sudah rapi aku pun bergegas untuk turu. makan siang tak lupa juga tadi sholat Zuhur juga terlebih dahulu apalagi aku sudah melewati waktunya hampir 2 jam tadi.
kemudian ku keluar dari kamarku betapa kagetnya aku melihat ternyata Adriana juga ada di kamarnya.
kulihat dia melihatnya lemas jadi aku sampiri dia dan aku bertanya dia kenapa katanya sih lemas, kutanya balik lagi. sudah Makan jawabnya belum. sekarang aku tau kenapa iya lemas jadi kua ajak dia saja sekalian ke meja makan mumpung aku juga lapar,
sesampainya di meja makan ternyata sudah ada makanan mungkin karena mami tau kali ada dia di rumah pikirku seperti itu.
setelah itu aku bergegas mencari keberadaan bik Sumi entah mengapa aku ingin minum jus mangga saat ini.
" nah ketemu " gumanku selajutnya kumintai tolong aja bik Sumi buatkan jus untukku ngak lupa juga ni aku tawarin Adriana tapi dia ngak mau ya sudah untukku saja.
setelah itu aku pun kembali ke ruang makan di sana kulihat dia sudh duduk manis di kursinya dan kemudian mengambil makanan, dia menwarkan juga untuk tapi karena ku liat keadaanya yang lemas jadi ku tolak saja biar aku ambil sendiri punyaku,
terus kami makan dengan suasana cukup sunyi sampai bik Sumi datang membawakan aku jus mangga tak lupa aku juga ucapin makasih untuknya, nah karena ku merasa suasana sunyi banget jadi aku pun berinisiatif untuk bertanya tentang sekolahnya, dia bercerita selain itu dia juga bercerita bahwa iya takut di bully nantinya di sekolah barunya itu, aku pun menjawabnya akan menjaga dia dan juga akan memerintahkan Aldo untuk menjaganya di sekolah nanti.
beberapa menit kemudian kami telah selesai mkn dan kayanya ku lihat dia akan kembali kamarnya jadi aku memintanya untuk menemaniku nonton tivi sekaligus aku juga inggin dekat dengan nya , Disni lah kami berdua nonton, karena aku sedang asyik dengan tontonan ku saat ini aku sampai tak sadar bahwa Adriana telah tidur di sofa saat ini, untung sja ini ruang keluarga bukan ruang tamu pikirku.
setelah ku lirik terlihat tidurnya saat ini sangat nyenyak mungkin karena capek atau lainya, maka dari itu aku menari bagian bawah kursi Sofa agar bisa berbentuk seperti tempat tidur , kuangkat kakinya pelan pelan agar iya tidak terbangun, setelah itu aku pun tidur di bawah karpet aja karena memang nyaman juga jadi kami berdua Sama Sama tertidur dengan kondisi tv yang masih dalam keadaan menyalah.
...--------------...
__ADS_1
oke sampe sini dulu ceritanya nanti ku lanjut lagi guys kali ini POV panjang yah gays banget.
" salam manis" author