Kisah Hidup Adriana

Kisah Hidup Adriana
4 pengawal sang mami


__ADS_3

tak terasa sudah hampir satu jam ana berada di dapur tentu saja di temani mami Adrian dan bik sumi juga, sedari tadi kami bertiga sibuk di dapur membuatkan berbagai macam makanan untuk malam nanti.


awalnya kami membuat makanan beberapa macam saja tetapi di karena ke 4 pengawal alias anaknya mami Adrian juga akan makan malam nanti di rumah kami memasak banyak.


...----------------...


flashback


saat sedang memasak terdengar bunyi suara telefon dari hp mami Adrian


"hello nak" sapa mami Adrian


"oh iya jadi kalian berempat akan pulang makan malam di rumah " tanya mami


" baguslah sekaligus mama akan mengenalkan kalian pada saudara baru kalian di sini" ujar mami Adrian


"oke hati hati " ujar mami Adrian sambil mematikan sambungan teleponnya di hpnya


setelah itu secara tiba tiba mami Adrian memangil bik sumi


" bik sumi tolong tambahin lagi yah sayur sayur dan juga beberapa daging juga " ucap mami Adrian


tentu saja membuat ana bingung di rumah hanya beberapa orang kenapa harus masak banyak sekali.

__ADS_1


mami melihat raut wajah bingung Adriana tiba tiba mami Adrian berkata " ke empat pengawal ku itu akan datang dan juga porsi makan mereka cukup banyak jadi kita harus masak banyak" .


tentu saja hal itu membuat ana sedikit kaget "wah wah ternyata orang kaya ada yang doyan makan juga, kirain cuman makan sesendok saja" tutur ana dalam hati selama ini dia lihat di tv orang kaya makannya sedikit saja itulah yang ana pikirkan selama ini.


hah sudahlah " batin ana tidak mau memikirkan soal porsi makanan orang kaya, ana lebih memilih melanjutkan pekerjaannya, dia juga sedikit bersyukur karena peristiwa memasak inilah ana dan mami sudah sedikit dekat walaupun ana sedikit parno dekat sama mami satu ini.


flash on


setelah semua masakan siap bik Sumi meletakan semuanya di meja makan


ana dan mami Adrian. mereka berdua pergi ke kamar masing masing untuk membersikan badan .


tentunya sangat gerah sekali berada di dapur hampir satu jam memasak begitu banyak makanan.


ana memperhatikan permainan saat ini yang di mainkan ayahnya walaupun tidak mengerti setidak iya menonton dengan baik, ( sama saja tetap tak tahu 🙄 )


saat ana sedang memperhatikan ayahnya tiba tiba suara 3 kendaran dan 1 buah motor terparkir di depan rumah, ana sudah menebak itu pasti 4 pengawal Mami Adrian tentu saja anak temannya papa.


terlihat dari tiga mobil turun 3 lelaki yang bisa di bilang ganteng plus mapan kalau di kampungku mereka sudah jadi incaran para gadis2 namun terlebih ganteng lagi yang baru saja turun dari motornya itu, menurut ana dia yang paling ganteng ( hhh kok jadi seleksi yang ganteng sih ) suara salam ketiga lelaki itu memudarkan perhatian ana yang sedang menilai kegantengan mereka


" wa"alaikum salam " jawab ayahnya dengan sedikit candaan " tau salam juga kalian biasanya tidak tuh "


" jangan bikin malu pa ada tamu tuh " kata salah satu anak laki lakinya.

__ADS_1


" loh anak anak mami udh datang toh " ujar mami Adrian sambil menuruni tangga. bagus deh kalian datang tepat waktu mama sama ana tadi sudah masak " sambungnya lagi


...----------------...


saat ini ana dan rombongan mami Adrian sedang berada di ruang makan. di depan meja makan sudah tersedia banyak makanan " ayam kecap, goreng , sedikit sate, sup telur dan lainnya.


" oh iya anak anak sebelum makan kenalin dulu sama ana dia akan tinggal di sini dan mama harap perlakukan dia dengan baik sama kaya mami sayang ke kalian" kata mami sambil mengambil makanan untuk suaminya


" assiiap boskuu " jawab dengan serempak nya kaya orang latihan paskibra aja.


" oh iya aku Gavin putra Rion, kalo yang itu namanya Clifford putra Rion kalo yang itu reihand putra Rion dan yang itu paling bungsu namanya Rivaldo putra Rion" ujarnya mewakili kempat saudaranya


" iya kak kenalin aku Adriana " jawabku singkat tak perlu embel embel hah terlalu panjang dan aku sudah lapar.


" wah namamu sama kayak mami " ujar Rivaldo anak paling bungsu


"hampir mirip ini Adriana mami Adrian " jawab mami sambil menyendok makanan untuk ke empat anaknya


" lanjutkan makan kalian, jangan banyak bicara, dan wawancara dengan ana cepat makan kita sudah di meja makan ." sambungnya lagi


...----------------...


bingung alur ceritanya mau di kemanain lagi hah kacau kacau

__ADS_1


👍👍 semangat 👍👍


__ADS_2