
bruk.... dengan kesal Adriana melemparkan tas ke tempat duduknya.
pagi ini seharusnya menjadi pagi yang cerah bagi Adriana karena dia akan bertemu dengan teman temanya di sekolah setelah beberapa hari libur di rumah.
tetapi malah di hancurkan dengan perkataan sang papa pagi tadi
flashback
setelah selesai dengan aktifitas mandi karena hari ini Adriana sekolah setelah beberapa hari libur sekolah.
kemudian ia turun ke bawah menuju meja makan untuk sarapan.
dimeja makan sudah ada sang mama kedua adiknya dan juga papanya dan
tiba tiba papanya berbicara
" Adriana besok siap siap untuk keberangkatan mu ke kota x ucap sang papa tanpa melihat ke arah Adriana
seketika mata Adriana melebar
hah apa besok pak ? tidak bisa kah di undur dulu ''tanya Adriana dengan suara yang cukup besar
Adriana benar benar tidak habis pikir dengan pemikiran orang tuanya untuk segera memindahkannya ke kota x
baru saja kemarin orang tuanya mengatakan niat mereka tetapi hari ini orang tuanya mengatakan bahwa besok ia akan pergi meninggalkan desa tempat tinggalnya
' tidak perlu di undur lebih cepat lebih baik agar kamu tidak selalu bergaul dengan temanmu itu dan seharunya hari ini kamu tidak usah ke sekolah jawab sang papa dengan santainya
__ADS_1
Adriana menghembuskan nafasnya dengan kasar
" terserah papa saja dan juga hari ini ana akan tetap ke sekolah sahut ana dengan malas sambil berjalan melewati sang mama
ia tidak jadi sarapan moodnya sudah lebih dulu hancur dengan perkataan sang papa
meminta bantuan sang mama pun sama saja
flash on
ana ana hey Adriana Syaputra "pangil Dika dengan kesal sudah sedari tadi Dika memangil Adriana tetapi anak itu tetap saja melamun di tempat duduknya.
eh eh kau bilang apa tadi ? tanya Adriana dengan bingung. sedari tdi ia tidak mengetahui panggilan sahabatnya Dika karena memikirkan sesuatu yang membuat kepalanya hampir pecah.
hey kamu ini kenapa hah bukanya senang ketemu dengan sahabatmu yang ganteng ini malah bengong kek orang kesurupan saja ? ucap Dika sambil duduk di kursi depan, berhadapan dengan Adriana
Dika seakan tidak puas dengan jawaban dari sahabatnya itu " ayolah Adriana aku tau siapa kamu,sahut Dika dengan mata yang memutar
dia tau sahabatnya itu sekarang sedang berbohong. mana mungkin tidak memikirkan apapun Dika sangat peka dengan keadaan sahabatnya walaupun dia seorang lelaki tapi dia tau wanita seperti apa yang sedang berhadapan dengannya ini.
heheheh kau selalu peka terhadapku Dik " sahut Adriana dengan muka sok cerianya
heh tentu saja aku peka jadi cepat katakan apa yang sedang kau pikirkan ? tanya Dika.
Adriana mengambil nafas sedalam dalamnya kemudian menghembuskan lagi
jadi begini dik aku hanya ingin mengucapkan perpisahan denganmu " jawab Adriana sesekali melihat wajah sahabatnya itu.
__ADS_1
seketika wajah Dika terkejut " perpisahan ayolah kau sedang bercanda denganku " tanya Dika memastikan
' tidak Dika orang tuaku memintaku untuk pindah sekolah ke kota x kemarin, kupikir aku akan pergi beberapa hari lagi sehingga aku bisa jalan jalan denganmu dulu sebelum pergi tetapi tadi pagi papa mengatakan besok aku harus berangkat ke sana ? jawab Adriana dengan lesu.
sejujurnya ia tidak sanggup harus berpisah dengan sahabatnya Dika.
Dika terdiam ia menghembuskan nafasnya dengan kasar " huft sungguh, perpisahan yang mendadak, besok jam brpa kamu pergi ana ? tanya Dika. tidak mungkin kan alasan memindahkan Adriana ke kota x bukan karena Adriana bersahabat dengan seorang lelaki kan " batin Dika bermonolog
sungguh dia tidak habis pikir bisa bisanya orang tua dari sahabatnya seperti itu
tidak mereka meminta persetujuan Adriana dulu kenapa harus seperti itu.
entahlah jam berapa aku langsung saja pergi tadi tanpa menanyakan jamnya " jawab Adriana
setelah itu Adriana dan Dika sama sama diam mereka berdua sibuk dengan pemikiran mereka masing masing sampai........
kriiiiing..... bunyi suara bel mengagetkan dua orang manusia berbeda jenis kelamin yang sedang sibuk dengan pikiran mereka bahkan tanpa mempedulikan tatapan dari teman teman di kelas yang sedari tdi memperhatikan mereka dengan bingung karena tidak seperti biasa dua manusia itu duduk diam seperti patung sedang memikirkan sesuatu di otak mereka itu. yang biasanya dua manusia itu menjadi dua orang yang sungguh ribut di kelas menjadi pendiam dalam waktu yang bersamaan.
...----------------...
assalamu"alaikum
salam manis dari aku yang paling cantik 😌 untuk kalian semua hehehe ( bercanda guys )
jadi gini di cerita ini aku bingung mau bikin cover dari cerita ini bagaimna
tetapi secepatnya akan dibuat covernya biar ceritaku sedikit lebih menarik
__ADS_1
hari ini aku terbit dua bab karena pikiranku sedang jernih tanpa beban 😌 ( hahah tanpa beban ) 🤣🤣