Kisah Hidup Adriana

Kisah Hidup Adriana
sekolah baru


__ADS_3

...----------------...


Adrian sekarang sedang berada di kamar, setelah tadi sarapan ,Gadis itu di perintahkan oleh ayahnya agar secepatnya menyusulnya untuk ke sekolah hari ini guna menunjukan dirinya dan juga mengambil baju di sekolahnya karena memang baju yang akan iya pakai nanti berbeda dengan sekolah lamanya.


kini Adrin telah selesai merapikan dirinya,iya tak perlu mandi karena memang iya sudah bersih tadi, di dapur pun tadi tak kerja apa apa jadi badannya tidak berkeringat, hanya saja iya membersikan wajah serta Menganti pakaiannya


celana jeans dan juga kaos putih dan tidak lupa switer putih yang di gunakan hari ini, aku sengaja memilih setelan ini, karena sesuai dengan gaya ku


karena merasa sedikit kurang ku lirik kembali ke kaca di depan mejanya terlihat sudah pas dan juga di badanya tentu saja, karena merasa kurang ku ambil sepatu sneaker putih di lemari khusus tempat tempat sepatu, setelah aku pakai sepatu ku lirik kembali ke kaca dan ku teliti penampilanku hari ini.


" sempurna"gumam ku dengan percaya diri


kemudian aku pun keluar dari kamar ku karena di rasa penampilanku sudah cukup rapih, di anak tanggah adrian dapat melihat ke arah bawah sana sudah terlihat ayah dan juga om Rion sedang menunggunya, memang hari ini kita akan pergi dengan om Rion bahkan om Rion rela tidak bekerja hanya untuk menemani aku dan papa. di samping om Rion ada Rivaldo putra bungsu di keluarga ini dia sedang asik menonton acara tivi dan sekali kali melirik ke arah hpnya,


Rivaldo sendiri sebenarnya masih sekolah, namun karena hari ini iya meminta agar ayahnya mengizinkan untuk tidak sekolah ,katanya sehari ini saja dengan alasan kondisi badanya kurang sehat.


aku berjalan mendekati ruang tamu setelah itu aku memanggil ayahku


" papa, sudah " ucapku singkat, kemudian ayahku kembali melihatku.


" oh iya sudah ayok pergi " ucap om Rion.


"Aldo bilng pada mami kami pergi dulu " sambungnya.


mami saat ini sedang berada di taman belakang jadi om Rion maupun aku hanya menyampaikan pesan melewati Aldo.


" iya pah, hati hati ". ucap Aldo sambil melihat ke arahku


" iya kak " jawabku singkat,


aku memanggilnya Kakak karena kata mami tadi begitu aku harus memanggil mereka ber empat begitu, dan mereka tidak keberatan dengan itu.


...----------------...


kini aku sudah berada di dalam mobil aku duduk di belakang sedangkan ayah dan om Rion di depan, mereka bercerita seputar keluarga serta kerjaan dan lain lainnya.


aku tidak terlalu peduli karena memang aku sendiri tidak mengerti apa yang bapak bapak itu bicara kan.


saat ini aku hanya berfokus keluar jendela saja ku lihat semua yang kita lewati berdiri ratusan gedung gedung tinggi banyak rumah serta angkutan umum dan juga banyak sekali restoran, berbeda di tempatnya waktu itu, yang hanya terlihat beberapa saja, dan rumah makan kecil kecilan saja. namanya juga beda tempat beda juga lah kemajuan.


tanpa terasa beberapa menit kemudian mobil yang saat ini di bawah oleh om Rion memasuki sebuah gerbang besar yang bertulisan.


sekolah " SMA NUANSA 1 KOTA X "


kini mobil om rion telah memasuki area parkir, di sini ana melihat banyak sekali mobil dan juga motor siswa, bisa iya simpulkan sekolah ini hanya milik orang orang kaya.


karena terlihat mobil dan juga motor yang mereka gunakan saja sudah mewah.


setelah itu om Rion memarkirkan mobilnya, aku pun keluar dari mobil di ikuti dengan ayahku dan juga om Rion .


banyak siswa melihat ke arahku karen mungkin baru melihatku, atau mereka bertanya tanya siapa aku mungkin aja seperti itu. aku sedikit gugup di lihat seperti itu, tiba tiba Papa mengandeng tanganku menarik untuk masuk, aku mengikuti ayah dan om Rion ke dalam, di sana. juga sudah ada seorabh seorang guru yang memang sedang menunggu om Rion dan juga ayah


" selamat datang pak Rion, pak putra " ucap guru tersebut


aku bingung guru itu mengenal ayahku


"bagaimana kabarmu Bram " tnya om Rion


" seperti kalian lihat aku baik, jadi put mana


anak yang ingin kamu masukan ke sini "tanya Bram selaku guru di sekolah ini.


ayah menarik ku ke depan berkenalan dengan dengan guru tersebut


" ini ana ini gurumu di sini perkenalkan dirimu "ucap papaku


" salam kenal pak saya Adriana bisa di panggil ana pak " jawabku memperkenalkan diri


" saya pak Bram kepala sekolah di sini, ayok putra, Rion kita ke Ruangan ku.


aku mengikuti ke empat bapak bapak itu menuju ke ruang kepala sekolah tentu nya kepala sekolahnya ya pak Bram itu.

__ADS_1


di ruangan kepala sekolah ayah sedang berbicara dengan pak Bram selaku kepala sekolah di sini, dapat di lihat ayahku yang sedang melengkapi data data yang memang belum lengkap. om Rion juga terlihat sedang berbicara dengan om Bram, aku tidak mengerti apa yang mereka bicarakan biasalah bapak bapak.


Disni aku hanya duduk dan melihat lihat ruangan kepala sekolah,luas sekali ada sofa ada piala dan banyak buku, dan juga mungkin dokumen dokumen sekolah. di selah selah itu tiba tiba saja ada ketokan pintu dari luar


"tok tok tok " bunyi suara pintu sekolah,


" assalamu"alaikum pak "ucap seorang guru perempuan yang dapat ku simpulkan itu adalah guru BK tampangnya saja sudah kelihatan.


" wa"alaikumssalam, masuk. jawab bapak kepala sekolah.


" ini pak pakaian siswa yang tadi bapa minta" ucap ibu tersebut


" baik, ana perkenalkan beliau adalah buk Mila guru BK di sini kalau nanti kamu sedang butuh bantuan di sekolah ini beliau yang akan membimbing mu " mendengar itu aku berdiri dan menyapa ibu Mila "


halo buk saya Adriana murid pindahan bu ucapku dengan mengulurkan tangan untuk Salim ke beliau


buk Mila menjabat tanganku di liriknya juga ke arah ayah dan juga om Rion sambil tersenyum.


setelah aku Salim ke ibu Mila, kemudian beliau memberikan aku satu set baju sekolah.dan berkata


"untuk besok kamu pakai yang ini nanti besok setelah selesai kamu bisa langsung ketemu dengan ibu untuk mengambil yang lainnya."


dan kemudian aku mengambil pakaian baru sekolah NUANSA KOTA X.


seragamnya yang di gunakan juga berbeda dengan sekolah ku dulu yang hanya putih abu abu biasa tapi kali ini rok yang bawahannya garis garis pink dan ungu dan baju putih serta dasi pink serta ada juga baju SMA biasa yang dikhususkan hanya untuk hari Senin saja saat upacara bendera.


" baik ibu " jawabku dengan sopan.


"kalau begitu pak kepala sekolah saya permisi dulu "ucap ibu Mila kepada pak kepala sekolah, " sampai bertemu besok Adriana " sambungnya lagi dan kali ini ibu Mila menatapku.


" iya ibu, terima kasih " jawab ku sembari mengucapkan terima kasih. dilihatnya buk Mila telah keluar dari ruangannya pak kepala sekolah.


...----------------...


kini Adriana telah berada di mobil iya sedang menunggu om Rion dan juga papanya, mereka masih berbicara di depan sana.


"lama sekali mereka "gumam ana, dikarenakan dia telah menunggu sedari tadi, papanya dan om Rion tidak di rumah tidak di luar mereka ngak selesai dengan percakapan mereka. dan kali ini dia kembali harus menunggu mereka berbicara dengan pak Bram, pak Bram bukan saja kepala sekolah di SMA nuansa tetapi dia juga salah satu teman dari om Rion dan papa, ana sendiri tidak tahu kalo papanya seterkenal itu di sini, banyak sekali yang menunggunya di sini.


setelah di buka hpnya ana lngsung mencari di kontak tertulis " mamaku" kemudian di tekan ikon hijau di layar hp nya , beberapa kali tersambung,,


hingga terdengar suara dari seberang sana


" halo kak assalamu"alaikum" ucap suara yang tentunya itu adalah adiknya


" halo dek, wa"alaikumssalam " jawab ana gimana keadaan kalian, ibu mana.? .. sambungnya bertanya.


" kami di sini baik baik aja kak, ibu lagi ke tetangga bantuin teh mika katanya mau bikin kue jawab Echa di sebrang sana,


kalau kk gimana keadaanya di sana, dan kapan ayah pulang ? tnya Echa


" kk baik disini, dan juga disini orang-orangnya sangat baik, selain itu di tempat tinggalkan saat ini bisa terbilang nyaman, tapi lebih nyaman di situ, ada kamu dan mama. untuk papa mungkin besok balik ke situ, karena urusan sekolahnya kakak udah selesai di urus jadi besok tinggal masuk aja. jawab ku


oh iya eh kirim salam ya buat mama bilang sama mama nanti malam kakak Telfon lagi. soalnya bentar lagi kk mau balik ke rumah. kataku kepada Echa.


"oh iya kak , nnti Echa sampaikan. hati hati kak" jawab Echa


" iya sudah dulu yah kakak mau balik Sama papa dan om Rion, assalamu"alaikum sehat sehat kalian " ucapku


" iya kak wa"alaikumssalam " jawab Echa.


ana mematikan telfon kembali di lihatnya papa dan om Rion sepertinya telah selesai berbincang dan akan menuju ke mobil.


"oke Bram aku nanti nitip anakku di sekolah yah " ucap papaku


saat ini mereka sudah di samping mobil om Rion sehingga ana dapat mendengar apa yang merek bicarakan pak Bram juga mengantarnya.


" iya.. kamu tenang saja, lagian Rion juga pasti menjaganya apalagi dia anak perempuan mu. jawab pak Bram


"sayang yah kamu datang tidak dengan istrimu, pasti istriku kangen dengan nya." lanjut pak Bram


" sudah pasti, pasti hanya saja si Rion dan Adrian saja yang tak tau aku sudah menikah dengan sahabatnya " jawab papaku diiringi dengan suara tawa pak Bram hahaha

__ADS_1


" habisnya mereka sibuk kan, Rion juga waktu itu sibuk kan sama dua jagoan mereka " ucap Bram


kulihat juga om Rion saat ini wajahnya sudah sedikit memerah menahan tawa.


" ahh sudahlah jangan di ingat itu masa lalu " ujar om Rion dengan sedikit tersenyum mengingat perjuangan mendapatkan Gavin dan mamanya.


"oke kalo begitu kita pergi dulu nanti kapan kpn lah ku bawah istri dan anak Perempuanku yang satunya lagi. " ucap papaku, diiringi dengan langkah kaki om Rion.


papaku juga sudah masuk ke dalam mobil sedangkan pak Bram iya tersenyum ke arahku aku bisa melihat itu walaupun kaca depan saja yang di turun kan. saat ini mobil juga sudah keluar dari area parkir dan siap untuk keluar dari area sekolah


" kita pergi dulu Bram " pamit om Rion


"assalamu"alaikum " lanjut om Rion dan ayahku serempak


" siip hati hati kalian , wa"alaikum salam.


dan akhirnya mobil pergi meninggalkan sekolah nuansa kota x, di mobil juga kulihat om Rion sedang fokus menyetir dan papa dia sedang memainkan hp nya mungkin untuk mengabari mama di sana kalo besok papa sudah balik mungkin.


...----------------...


tak terasa kini mobil om Rion telah memasuki lokasi rumah nya , dan kami telah sampai di rumah saat ini, aku dengan cepat turun dari mobil dan bergegas untuk masuk ke rumah. jujur saja sedari tadi badanku itu sudah berkeringat walaupun ada ac di mobil namun itu tidak membuatnya nyaman. apalagi di tambah dengan rasa bosan di dalam mobil karena kemacetan tadi sungguh kota besar.


" sungguh melelahkan" gumam adriana setelah turun dari mobil dan menuju ke pintu rumah om Rion. "


assalamu"alaikum " ucap ana memberi salam


wa"alaikumssalam " jawab salah satu pelayan di rumah. kulihat pelayan itu, om Rion dan papa pun sudah keluar dari mobil dan akan masuk.


" eh Siti dimana istriku " tanya om Rion


" oh nyonya Adrian sedang keluar tuan, " jawab pelayan itu.


" ohh iya sudah ayok masuk " ajak om Rion


aku langsung saja melangka masuk dan menuju kamarku tidak lupa juga berpamitan dengan om Rion dan papa.


" pak, om Rion ana lngsung ke kamar yah " kataku berpamitan


" iya nak, jangan lupa sholat Zuhur" kata ayah mengingatkan


" dan jangan lupa juga makan siang, turun saja ke dapur, om dan papamu akan makan di luar saja, sekalian mau jalan jalan, ucap om Rion kepadaku " kamu tidak mau ikut , klo mau ikut om akan menunggu. " tawarnya lagi


dikarenakan aku capek jadi aku memilih untuk di rumah saja.


" tidak, terima kasih om, ana di rumah saja ? jawabku


kemudian om Rion dan papa hanya mengangguk saja tanda mengiyakan, sedangkan aku kembali melanjutkan langkah kakiku menuju kamar, badanku sungguh pegal karena terlalu lama duduk di mobil.


sesampainya di kamar Adriana tanpa basa basi langsung membuka switer dan juga sepatunya iya juga dengan cepat menuju kamar mandi dan melakukan ritual mandi, tidak lupa juga ana mengambil wudhu untuk sholat Zuhur.


setelah selesai berganti pakaian, ana melanjutkan kewajibannya untuk sholat Zuhur, setelah beberapa menit kemudian Adriana telah selesai dengan sholatnya iya juga tidak lupa merapikan kembali pakaian yang tadi iya gunakan.


...----------------...


oke tinggal tunggu bab selanjutnya yah


dan sampai disini yah


mohon maaf jikalau bahasa yang aku gunakan kurang di mengerti


karena baru pertama juga aku membuat karya ini jadi agak sedikit sulit untukku


tapi aku akan belajar lebih giat lagi.


terkait dengan nama sekolah serta nama karakter di sini jikalau adanya kesamaan mohon dimaafkan karena sejujurnya itu hanya nama yang memang aku buat sendiri .


dan ketidak kesengajaan jikalau ada kesamaan mohon dimaafkan.


TERIMA KASIH


SALAM MANIS DARI KU " AUTHOR

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2