Kisah Hidup Adriana

Kisah Hidup Adriana
berjanjilah untuk tetap mengingatk


__ADS_3

setelah tadi sempat berbicara dengan Dika tentang kepindahannya ke kota x Adriana dipanggil oleh salah satu teman yang merupakan ketua kelasnya


Adriana " pangil Dion ketua kelas 7 MIPA¹ sambil berjalan menuju ke tempat Adriana dan Dika sedang duduk saat ini


ada apa Dion " tanya Adriana dengan malas


kamu di pangil oleh wali kelas ibu Heni di ruangannya katanya ada hal yang harus dibicarakan " jawab Dion


Adrian hanya mengangguk tanda mengiyakan amanat yang di sampaikan oleh Dion


ia sudah tau pasti alasan wali kelas memanggilnya.


dengan langkah gontai Adriana berjalan meninggalkan Dika dikelas menuju ke ruangan ibu Heni guru wali kelasnya tanpa memedulikan sahabatnya itu.


sesampainya di depan ruangan ibu Heni kemudian Adriana mengetuk pintu


tok....tok...tok..


assalamu"alaikum ibu '' sapa Adriana kepada ibu Heni yang sedang merapikan ruangannya


wa"alaikumssalam sini duduk ana "sambut ibu Heni.


baik ibu "jawab ana sambil mengambil salah satu kursi untuk duduk.


jadi begini ana alasan ibu memanggilmu hari ini, kamu sudah pasti mengetahuinya kan ?


tanya ibu Heni


iya ibu pasti mengenai pindah sekolah kan ibu "jawab Adriana dengan wajah lesu


berhubung kamu sudah mengetahuinya Adriana ibu tidak perlu mengatakannya karena memang orang tuamu sudah mengurus soal pindah sekolahmu dari beberapa hari yang lalu dan seharusnya hari ini kamu sudah tidak ke sekolah karena ayahmu sudah mengatakan kalo besok kamu akan pindah " jawab adrian


Adriana sedikit terkejut mendengar jawaban dari ibu Heni


jadi orang tuanya sudah mengurusnya beberapa hari yang lalu tetapi kenapa baru kemarin ayah dan ibu mengatakannya


pikir adrian yang sedari tadi sudah tidak mendengar apa yang di sampaikan oleh ibu Heni


'' ana ana Adriana pangil ibu Heni beberapa kali dan menyentuh bahu Adriana


Adriana terkejut karena ada yang memegang bahunya


'' eh ibu mohon maaf ibu saya tidak mendengarkan ibu " ucap Adriana meminta maaf sambil menunduk kenapa juga di saat begini ia harus melamun.


'' tidak apa apa, mungkin kamu sedang sedih mengenai hal ini untuk itu, Sana kembalilah dulu ke kelas mu ibu mengizinkanmu untuk hari ini di sekolah " ucap ibu Heni sembari tersenyum kepada Hana, ia mengerti betul dengan murid yang berada di depannya ini.


ia pasti sedih karena harus meninggalkan teman temannya.


" baik, terima kasih ibu " ucap Adriana ada sedikit perasaan bahagia karena sekolah mengizinkannya untuk hari ini sehari di sekolah tanpa harus kembali ke rumah saat itu juga.


kalau begitu saya permisi dulu Bu " pamit Adriana sambil menunduk kepada wali kelas setelah itu meninggalkan ruangan ibu Heni menuju ke kelasnya.


sesampainya di depan kelas ia bertemu Dika sahabatnya yang akan keluar menuju ke kantin bersama dengan Dion Lisa dan Nina.


eh ana mau ikut ke kantin ? tawar Dika tidak seperti biasanya yang ia lakukan yaitu menarik Adriana secara paksa agar anak itu menemaninya di kantin sekolah.


" iya dik aku ikut " jawab Adriana lagian ia akan menikmati beberapa jam yang paling berharga bersama sahabat dan beberapa temannya di sekolah sebelum pindah dari tempat yang ia tinggali sekarang.


...----------------...


sesampainya di kantin sekolah Adriana,Dika,Dion,Lisa,dan juga Nina menuju bagian pojok kantin tetapi sebelum menuju meja, mereka terlebih dahulu memesan bakso di kantin sekolahnya.


" nah yuk duduk di sini sambil nunggu mang Ujang nganterin baksonya" ajak Nina yang sudah terlebih dahulu duduk.


" hey ana, Dika kalian berdua marahan kah ? tnya Nina yang sedari tadi memperhatikan kedua temanya itu.

__ADS_1


"ngak ada nina hanya masalah kecil saja " jawab Dika dengan wajah yang sedikit muram


" masalah ? apa kalian bertengkar soalnya dari tadi aku memperhatikan kalian berdua diam saja di kelas, udh gitu tadi kamu ana dipanggil Sama buk Heni buat apa coba ?. tanya Nina menyelidiki tentu saja Dion dan juga Lisa sama- Sama ingin bertanya hal tersebut.


dengan malas Adriana menjelaskan semuanya kepada mereka bertiga agar mereka tidak menganggap Adriana dan Dika bertengkar


"jadi kamu akan pindah" tanya Dion dengan kaget setelah mendengar penjelasan Adriana


" iya, Dion ini kemauan orang tuaku " jawab


" oh besok kamu tidak akan sekolah di sini lagi yah hah pantas saja si Dika mukanya murung dari tadi ternyata kamu akan pindah ? sahut Lisa dengan wajah sedihnya


tentu saja ia sedih dengan kepergian Adriana


Adriana adalah sosok yang sangat baik di kelas walaupun ia suka ribut di kelas dan sifatnya yang sedikit bar bar.


saat sedang asik bercerita tentang Adriana tiba2 mang Ujang datang membawa bakso pesanan mereka.


"ini neng baksonya" ucap mang Ujang sambil meletakan bakso di atas meja


" terima kasih mang " ucap Adriana


sama sa lma neng jawab mang Ujang


...----------------...


kriing.... kring..... bunyi suara bel yang cukup panjang pertanda bahwa sekolah hari ini akan berakhir siswa siswi sudah berhamburan untuk pulang kerumahnya masing masing.


dikelas MIPA ¹ terlihat Adriana sedang bersiap untuk pulang diikuti Lisa Nina Dion dan juga Dika.


Dika lelaki itu sedari tadi hanya diam saja tidak ada semangat untuk menjalani harinya seperti biasa tiba tiba


" hey Dika aku pulang bareng kamu yah" ? ucap Dion pada dika


" heheheh iya iya aku tau kau akan bersama dengannya untuk hari ini kan " tnya dion sambil menatap Adriana


" hemm seperti itulah " jawab Dika dengan santai.


mereka berjalan menuju tempat parkiran roda dua


" Lisa Nina panggil Dion dengan suara lantang


sambil berlari kecil menemui mereka


" ada apa Dion " tanya Nina pada Dion


Dion sengaja memangil Nina dan Lisa agar mereka bisa meninggalkan Adriana dengan Dika bersama.


sembari berbisik Dion mengatakan pada Lisa dan Nina " tinggalkan Adrian dan Dika bersama. yuk kita pergi" ucap Dion


mereka pun paham dengan ucapan Dion


" emm Adriana, aku Lisa dan juga Dion duluan yah kami ada urusan sedikit di rumahku " ucap Nina pada Adriana sambil menatap Dika


Adriana hanya mengangguk tanpa menjawab ucapan Nina


" Dika ayok pulang" pangil Adriana pada Dika


Dika hanya diam saja kemudian ia menanggapi


panggilan Adriana


" Adriana bisakah kamu pergi bersama ku sebentar " ucap Dika pada Adriana


tapi motorku bagaimna ? tanya Adriana pada Adrian

__ADS_1


" eemm aku akan meminta bantuan sepupu ku untuk membawanya ke rumahku nanti setelah kita pulang kita mampir sebentar untuk mengambilnya jawab Dika


Adriana hanya mengangguk


" iya udah kalo gitu , kita mau kemana " tanyanya pada Dika


Hem terserah kamu ? jawab Dika


" bagaimna kalau kita main ke tempat biasa" ucap Adriana memberi usulan


'' tetapi temani aku membeli Snack dulu yah " sambung Adriana lagi


wokey Bosque hari ini apapun permintaan ratu ana akan aku penuhi " ucap Dika dengan menancapkan gas pada motornya


1 jam kemudian Adriana dan Dika sudah Sampai di tempat yang mereka tujuh tentu sja sebelumnya mereka mencari warung untuk membeli beberapa Snack.


hah akhirnya sampai " gumam Adriana


ayok kita duduk di tempat biasa " lanjut Adriana


Dika jangan lupa Snack nya " teriak Adriana sambil berlari menuju ke tempat biasa mereka bermain yaitu gubuk kecil sederhana yang ada di samping kebun teh milik kelurga dika


Dika tiba dengan menenteng Katong berisi Snack milik Adriana dan duduk pada gubuk kecil di tempat itu.


ah nyamannya tempat ini gumam Dika


sedangkan Adriana wanita itu saat ini sangat sibuk untuk membuka Snack yang di beli Dika tadi ( Dika kan peka mana mungkin membiarkan si ana buat beli kan malu donk jadi cowok hahah ).


lama mereka bergelut dengan pikiran mereka dika mencoba membuka suaranya pada Adriana


" ana berapa lama kamu di sana nanti" ? tanya Andika pada Adriana


Adriana hanya Dian kemudian ia menjawab


" entahlah tapi aku mungkin di sana untuk sekolah tetapi hari lebaran dan libur aku bisa kembali kesini" jawab Adriana


emmm Anna berjanjilah padaku kamu tidak akan melupakanku kan ", ucapnya pada Adriana lelaki itu sedari tadi memikirkan hal ini bagaimna kalo misalnya Adriana ke kota menemukan teman yang banyak hingga ia melupakannya.


" heheh tidak akan, aku berjanji aku akan mengingat satu laki laki yang menjadi sahabatku disini di hatiku ", ucap Adriana.


" hahaha nah satu lagi ingin aku kasih tau ke kamu ana " ucap Dika pada Adriana


' apa itu ? tanya Adriana dengan raut muka yang sedikit serius


" sebenarnya sudah lama aku ingin mengungkapkan tetapi aku takut kamu tidak menerimanya " ucap Dika dengan serius


Dika memegang kedua tangan Adriana sambil menghembuskan nafasnya


ana sebenarnya aku menyukaimu melebihi dari seorang sahabat" ucap Dika.


...----------------...


assalamu"alaikum Hay kalian semua


salam manis dari aku


hari ini aku up sedikit lebih banyak dari dua bab kemarin


ternyata susah juga menentukan alur jika kita membuat cerita yah.


sekrng aku tau bagaiman rasanya jadi seorang penulis di novel novel yang ku baca .


tapi tak apa semua akan mudah kalo kita mau berusaha 🤣🤣


oke untuk itu happy reading guys

__ADS_1


__ADS_2