
Siska
Sebelum Humaira namanya adalah Siska. Siska sangat cantik, memiliki wajah yang imut, manis, berkulit putih, dan tidak terlalu tinggi. Siska mempunyai karakter yang periang, cerewet, suka ngelawak, ke ibuan, dan pandai menempatkan diri kepada yang tua ataupun yang muda, sopan, dan pintar. Tapi, Siska akan menunjukan sifat aslinya hanya kepada orang terdekat, jika baru kenal kepada seseorang Siska akan menjadi wanita yang pendiam.
Saat itu umurnya 21 tahun, saat itu Siska baru saja putus dengan mantan pacarnya yang bernama Jhonny. Jhonny adalah seorang pengusaha diluar pulau jawa. Umur Jhonny pun tidak muda lagi, saat itu umur Jhonny sudah 45 tahun. Saat itu Siska seorang Nasrani, sebenarnya Siska terlahir seorang Muslimah. Tapi, ketika umur Siska 18 tahun Siska berjiwa penasaran tentang apapun. Ketika umur 18 tahun, kebetulan waktu Siska kelas 3 SMA guru agama Islam jarang masuk untuk mengajar, entah apa alasannya gurunya jarang masuk untuk mengajar. Jadi, Siska sering iseng masuk ke ruang pelajaran Agama Kristen. Siska sering mojok duduk dibawah saat diruang Agama Kristen, pelajaran berjalan seperti biasa. Diusia 18 tahun, walaupun Siska nakal, tapi Siska selalu merasa ingin mencari jalan yang benar setiap langka hidupnya. Ketika itu guru Agama Kristen tidak pernah keberatan Siska selalu hadir diruang Agama Kristen. Siska pun awalnya niat karena iseng, dan karena diruang Agama Kristen ruangannya ber-AC, jadi Siska sambil santai bermain Handphone mojok dan menikmati istirahat. Sambil duduk dipojokan, Siska sesekali mendengar guru Agama Kristen yang sedang mengajar teman-teman Krsitennya. Disitulah awal Siska sangat penasaran dengan Agama Kristen, terlebih lagi Siska bertemu sosok Jhonny yang sangat perhatian, baik, dan sosok yang sangat menarik.
Sosok Jhonny
Jhonny seorang pria berusia 45 tahun, ia seorang duda beranak dua. Jhonny saat itu masih berjaya pengusaha tambang dan pengusaha rental mobil. Ia adalah seorang anak mantan Jendral Angkatan Darat, itu sebab yang mebuat Jhonny sosok yang tegas dan berwibawa. Tapi, sebelumnya kebiasaan hidup Jhonny begitu kelam. Jhonny sering bermain dengan banyak wanita, minum alkohol, narkoba, judi online, karaoke, sering ke club malam, itu juga sebab istrinya meninggalkan Jhonny.
Tapi, walaupun begitu Jhonny juga sosok yang penyayang, perhatian, humoris, romantis, bisa membimbing, suka memberi, dan suka menolong.
Awal mula tinggal bersama Jhonny
Saat itu Siska belum lama lulus sekolah menengah keatas, sebetulnya Siska saat itu sudah kerja di perusahan bidang Property ditempat perusahaan boss Bapaknya Siska. Tapi, saat itu Siska sambil mempelajari tentang Agama Kristen, terlebih Siska sudah lama dekat dengan Jhonny.
__ADS_1
Suatu ketika Jhonny menawarkan Siska untuk datang tinggal bersama Jhonny ditempatnya diluar pulau jawa, yaitu di Kalimantan Selatan. Siska berpikir saat itu, kalau Siska jauh dari orangtua dan keluarganya, Siska bisa dengan leluasa mempelajari Agama Kristen.
Disamping itu Siska juga sudah mulai mencintai Jhonny yang umurnya sangat jauh dari Siska. Siska tidak pernah melihat tampang, umur, dan materi seorang laki-laki. Ia hanya mementingan kenyamanan ketika mempunyai sebuah hubungan. Siska ketika itu sangat merasa nyaman bersama Jhonny, ia merasa ada sosok segalanya di Jhonny, Siska merasa Jhonny bisa jadi sosok teman, ayah, abang, dan guru untuk dirinya.
Sebelum Siska pergi ke Kalimantan Selatan, Siska memutuskan untuk pindah Agama. Siska saat itu mencari bantuan untuk di Baptis di suatu Gereja Bethel Indonesia, tidak jauh dari rumah orangtuanya. Sebelum di Baptis, Siska sudah mempelajari semua syarat untuk menjadi seorang Nasrani dan memahaminya.
Kehidupan bersama Jhonny
Tiba waktunya Siska pergi ke Kalimantan Selatan, saat itu Siska hanya izin pergi menginap kerumah temannya di Bandung, sampai satu minggu lamanya Siska berbohong. Tapi, Jhonny memberi saran agar Siska harus jujur dan Jhonny akan bertanggung jawab atas semuanya. Ya, terkadang Jhonny sangat bijaksana, itu sebab Siska mencintai Jhonny. Saat itu Siska jujur bilang ke orangtua, Siska tinggal di Kalimantan Selatan bersama Jhonny, dan Jhonny memperkenalkan dirinya kepada orangtuanya Siska. Karena pembawaan Jhonny sangat karismatik, bijaksana, dan bisa dipercaya akan menjaga Siska, orangtua Siska terpaksa setuju Siska tinggal di Kalimantan Selatan. Tapi, saat itu orangtua Siska belum tahu kalau Siska sudah di Baptis dan menjadi seorang Nasrani. Siska bilang ia akan bekerja di Kalimantan.
Awal kehidupan Siska dengan Jhonny sangat bahagia, Siska seperti Nyonya Besar. Siska tinggal dirumah Jhonny. Siska punya supir, pembantu, dan tukang kebun. Saat itu Jhonny masih punya 6 mobil, sebelumnya 10 mobil saat Siska masih sekolah. Mereka sudah dekat semenjak Siska umur 18 tahun di akhir lulusan sekolah. Tapi, entahlah Siska tidak mengerti kenapa mobilnya sekaranag tinggal 6. Siska pun bukan tipe wanita yang kepo bertanya soal harta, karena Siska berpikir belum menjadi istrinya. Jadi, Siska memilih untuk tidak peduli hal itu.
Jhonny sebetulnya mengajak Siska untuk menikah, tapi saat itu Siska berpikir ini akan menjadi pernikahan pertama Siska seumur hidupnya. Jadi, Siska mau orangtuanya menyaksikan pernikahan Siska. Tapi, Siska tidak punya keberanian bilang kepada orangtuanya karena Jhonny ingin pernikahan ini di selanggarakan di Gereja.
Waktunya Jhonny memperkenalkan anak-anaknya ke Siska. Anak pertamanya seorang anak laki-laki bernama Jhosua, beda usia 2 tahun dibawah Siska, saat itu Jhosua kelas 2 SMA. Berarti umur Jhosua adalah 16 tahun.
__ADS_1
Dan anak keduanya seorang perempuan cantik bernama Renita, kelas 4 SD umurnya 9 tahun.
Saat itu Siska dan Jhonny mengajak Jhosua dan Renita jalan-jalan ke mall. Jhosua awal ketemu mukanya terlihat tidak senang sekali, mungkin dia tidak mau papanya punya wanita lain. Kalau Renita, karena diajak jalan-jalan, Renita terlihat bahagia sekali. Tapi, Siska tidak tahu bagaimana perasaan mereka yang sebenarnya.
Saat itu, Siska berusaha keras membahagiakan mereka, Siska umurnya masih sangat muda, tapi Siska harus berusaha berperan ke Ibuan saat itu. Siska menawarkan mereka belanja banyak hal, Jhosua memilih untuk membeli sepatu, dan baju. Renita memilih beli baju, tas dan mainan barbie.
Renita masih terlihat tersenyum dan masih berkata-kata. Tapi, Siska melihat raut wajah Jhosua yang muram sekali, cemberut, tidak berbicara apapun dari awal bertemu sampai akhir bertemu.
Ketika itu Siska baru pertama kali berperan sebagai sosok Ibu, jadi Siska pun tidak terlalu mengerti bagaimana caranya merangkul anak-anaknya Jhonny. Tapi, Siska sudah berusaha keras untuk menjadi sosok Ibu yang baik buat mereka.
Setelah selesai belanja, semuanya menuju Restaurant dan makan disana. Saat di Resaturant Jhonny berkata kepada mereka “ mulai sekarang kalau kalian mau minta kebutuhan apapun, kalian bisa bilang ke tante Siska ya, sekarang semua keuangan papa, tante Siska yang pegang” saat itu Siska sangat shocked, karena Jhonny belum ada bilang apapun tentang hal itu. Tapi, Siska hanya diam aja dan mengikuti perkataan Jhonny.
Saat itu, kehidupan Siska masih sangat bahagia. Jhonny sosok yang bisa memenuhi semua kebutuhan Siska dari segi perhatian maupun materi. Siksa diperlakukan layaknya seperti seorang Ratu, seolah-olah hanya Siska wanita satu-satunya dalam hidup Jhonny didunia ini. Selama kehadiran Siska, Jhonny sudah berubah tidak lagi bermain dengan banyak wanita. Hanya ada Siska seorang wanita dalam hidupnya Jhonny.
Kemanapun Siska pergi Jhonny selalu mendampinginya, jalan-jalan, pergi belanja kebutuhan bulanan, bahkan ke pasar tradisional pun Jhonny selalu mendampinginya. Siska tidak pernah dibiarkan pergi kemanapun sendirian. Dan ada seorang pembantu yang selalu menjadi temannya Siska yaitu, namanya Mega. Mega saat itu masih sangat muda umurnya 14 tahun, Mega tinggal di kamar yang sudah disediakan. Hanya Mega teman cerita Siska saat itu.
__ADS_1
Siska merasa sangat bahagia dan bersyukur dengan kehidupannya bersama Jhonny.