Kisah-Kisah Teladan Islami

Kisah-Kisah Teladan Islami
Kisah Si penggembala kambing dan Kisah Ibnu Hajar.


__ADS_3

KISAH SI PENGGEMBALA KAMBING.



Abdullah bin Dinar berjalan bersama


Khalifah Umar bin Khattab dari Madinah menuju Mekah.Di tengah perjalanan,bertemulah mereka berdua dengan anak gembala.Khalifah hendak mencoba menguji si gembala itu.


"Wahai anak gembala,jual lah kepadaku seekor anak kambing dari ternakmu itu"ujar Amirul mukminin.


"aku hanya seorang budak,"jawab si gembala.


"kambing itu amat banyak.apakah majikanmu tau?"bujuk Khalifah.


"Tidak!majikanku tidak tau berapa ekor jumlah kambing nya.Dia tidak tau berapa kambing yang mati dan berapa yang lahir.dia tidak pernah memeriksa dan menghitungnya"ucap budak tersebut.

__ADS_1


"kalau begitu hilang satu ekor kambing, majikanmu tidak akan tau.atau katakan saja nanti pada tuanmu anak kambing itu dimakan serigala.ini uang nya, terimalah!ambil saja buat kamu membeli baju atau roti"ucap Khalifah Umar terus membujuk.


Anak gembala tetap tidak terbujuk dan mengabaikan uang yang disodorkan oleh Umar.Si penggembala diam sejenak.ditatap nya wajah Amirul Mukminin.Dari bibirnya terucaplah kata kata yang menggetarkan hati Khalifah Umar.


"Jika tuan menyuruh saya berbohong,lalu dimana Allah?Bukankah Allah maha melihat?Apakah tuan tidak yakin bahwa Allah pasti mengetahui siapa yang berdusta?"


Umar bin Khattab gemetar mendengar ucapan si penggembala itu .Rasa takut menjalari seluruh tubuhnya,persendian tulangnya terasa lemah.Dia menangis mendengar kalimat Tauhid itu yang mengingatkannya kepada keagungan Allah SWT.dan tanggung jawabnya di hadapannya kelak.Lalu dibawanya anak gembala yang berstatus budak itu kepada tuannya, Khalifah menebusnya,dan telah berkata kepadanya:"Telah kumerdekakan kamu nak".


(Sumber:65 Cerita Teladan Sebelum tidur,)


IBNU HAJAR \(SI ANAK BATU\)



__ADS_1


Akhirnya Ibnu Hajar pulang ke rumah.Di tengah perjalanan, hujan turun dengan lebat.Dia terpaksa berteduh dalam sebuah gua.pada saat di gua,dia mendengar suara gemericik air yang menetes pada sebuah batu yang sangat besar.Batu besar itu berlubang karena telah bertahun tahun terkena tetesan air.Melihat batu yang berlubang tersebut, akhirnya Ibnu Hajar merenung.Dia berpikir,batu yang besar dan keras ini lama lama berlubang hanya karena tetesan air.kenapa aku kalah dengan batu?padahal akal dan pikiran ku tidak sekeras batu,itu artinya aku kurang lama dan tekun belajar.



Setelah berpikir, akhirnya Ibnu Hajar kembali lagi ke pondok untuk menemui sang kyai.ia pun belajar lagi dengan penuh semangat.usaha tersebut tidak sia sia.Dia berhasil menjadi orang alim, bahkan dapat mengarang beberapa kitab.Dari asal mula cerita batu di dalam gua, inilah kemudian beliau diberi sebutan Ibnu Hajar \(Anak Batu\).



{BONUS}😊


IMAM SYAFI'I HORMAT KEPADA GURUNYA


Dikisahkan,imam Syafi'i yang sedang mengajar santri santrinya di kelas,tiba tiba dikejutkan dengan kedatangan seseorang berpakaian lusuh,Kumal dan kotor.seketika itu Imam Syafi'i mendekati dan memeluknya.Para santri kaget dan heran melihat perilaku gurunya itu.mereka bertanya:"Siapa dia wahai guru, sampai engkau memeluk nya erat erat.padahal ia kumuh, kotor,dan menjijikkan?"


Imam Syafi'i menjawab

__ADS_1


"ia guruku,ia telah mengajariku tentang perbedaan anjing anjing yang cukup umur dengan anjing yang masih kecil.pengetahuan itulah yang membuat ku bisa menulis buku fiqih ini."


Sungguh mulia akhlak imam Syafi'i.Ia menghormati semua guru gurunya, meskipun dari Masyarakat biasa.


__ADS_2