Kisah-Kisah Teladan Islami

Kisah-Kisah Teladan Islami
Kisah Anak yang mengeraskan suaranya di masjid & kisah Pencuri kain kafan.


__ADS_3

ANAK YANG MENGERASKAN SUARANYA DI


MASJID


Ada seorang anak kecil yang umurnya belum mencapai 10 thn. Dia selalu menjalankan shalat berjamaah di masjid, dan selalunya berusaha menempati shaf paling depan. Anak itu biasa mengeraskan suara saat shalat, terutama tatkala saya selesai membaca al-fatihah, si anak membaca “aamiin” dengan suara sangat keras.


Suatu kali, saya ingin menasihati anak ini agar merubah kebiasaannya. Akan tetapi setiap kali saya selesai shalat dan berdzikir anak itu telah pergi, saya tidak sempat berbicara dengannya.


Hingga suatu kali, setelah selesai shalat saya langsung memegang tangan anak itu sebelum ia pergi. Lalu saya bertanya, “Nak, mengapa kamu sering berteriak keras sewaktu shalat?”


Anak itu menjawab : Rumah saya dekat dengan masjid, tapi ayah tidak pernah ke masjid sama sekali. Saya mengeraskan suara agar ayah mendengar suaraku melalui loudspeaker masjid. Dengan begitu ayah tahu bahwa saya shalat di masjid. Saya berharap ayah segera menyusul ke masjid setelah mendengar suara saya.


Imam tsb melanjutkan ceritanya, “Betapa merinding bulu kudukku ketika mendengar jawaban anak ini. Maka saya bersepakat dengan sebagian jamaah untuk mengunjungi ayah dari anak tersebut untuk memberikan nasihat dan menceritakan apa yang dilakukan anaknya di masjid.


Hingga akhirnya sang ayah bisa tertib menjalankan shalat jamaah di masjid, Allahu akbar walillahilhamd


[Ust. Abu Umar Abdillah] via Majalah Qiblati – Menyatukan Hati Dalam Sunnah Nabi


KISAH PENCURI KAIN KAFAN



Di Baghdad terdapat seorang lelaki yang sering mencuri kain kafan. Dia menggali setiap kubur orang yang baru meninggal dunia dan mengambil kain itu. Pada satu malam sedang dia menggali kubur, dia terperanjat besar melihat api menjulang\-julang keluar dari lubang kubur. Badannya menggigil dan terus pingsan.  


       Sebaik saja sedar, dia lari lintang-pukang sambil menangis teresak-esak. Dia berjumpa dengan seorang wali Syeikh Jonid Al-Bustani untuk menceritakan keadaan dan ingin bertaubat. Dia mengadu yang dia telah menggali 78 kubur. Hanya 2 kubur saja yang mayatnya masih mengadap kiblat. Dalam kubur-kubur lain, semua mayat itu telah berpusing membelakangkan kiblat. Syeikh Joned menerangkan mayat-mayat yang berpusing membelakangkan kiblat itu adalah pada masa hidupnya syak atau ragu-ragu tentang jaminan rezeki oleh Allah.  

__ADS_1


  


Moral & Iktibar  


~ Kita mesti yakin tentang rezeki yang Allah telah jamin sebelum kita dilahirkan lagi. 


 ~ Syak terhadap jaminan ini sama seperti tidak beriman terhadap Allah. 


~ Allah mengurniakan hidayat kepada sesiapa yang dikehendaki meskipun pada mulanya dia seorang a'asi (maksiat). 


~ Jangan menghina atau memandang rendah kaki maksiat, jangan-jangan dia akan bertukar menjadi orang yang soleh; sedangkan kita belum tahu. 


~  Syak terhadap jaminan rezeki adalah satu dosa yang balasannya diterima di dalam kubur lagi. 


{BONUS😊}


MALAIKAT DI RUMAHMU



Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan : "Para malaikat disini mengatakan bahawa besok engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah"? 


       Dan Tuhan menjawab, "Saya telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu." 


       "Tapi disini, di dalam syurga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia." 

__ADS_1


       "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia." 


       "Dan bagaimana saya boleh mengerti saat orang-orang bercakap kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka ?" 


       "Malaikatmu akan bercakap kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar; dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu bercakap." 


       "Dan apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu ?" 


       "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa." 


       "Saya mendengar bahawa di Bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya ?" 


       "Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya." 


       "Tapi, saya pasti akan merasa sedih kerana tidak melihatMu lagi." 


       "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu boleh kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu." 


       Saat itu Syurga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan, "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bolehkah Kamu memberitahuku nama malaikat tersebut ? 


       "Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu." 


Ingatlah selalu kasih sayang ibu, berdoalah untuknya dan cintailah dia sepanjang masa. 


@@@-------------------------@@@

__ADS_1


__ADS_2