Kisah-Kisah Teladan Islami

Kisah-Kisah Teladan Islami
Hanya Mengharap Ridho Allah & tentang Surga dan Neraka.


__ADS_3

HANYA MENGHARAP RIDHO ALLAH


Abul Qasim Junaid bin Muhammad, seorang ulama sufi yang tinggal di Baghdad, karena itu lebih dikenal dengan nama Junaid al Baghdadi, suatu ketika mengalami sakit mata yang cukup parah. Suatu malam seorang dokter mata dipanggil, dan setelah melakukan pemeriksaan dan pengobatan, sang dokter berkata, “Jika engkau ingin matamu selamat, jangan sampai kena air!!”


Salah satu amalan istiqomah yang tidak pernah ditinggalkan Junaid adalah shalat dua rakaat sebelum tidur. Baginya, ancaman kerusakan mata bila terkena air, tidaklah seberapa beratnya jika dibandingkan kehilangan dua rakaatnya tersebut. Begitu dokter itu pergi, ia segera mengambil air untuk berwudhu dan shalat dua rakaat. Junaid tidak memperdulikan lagi rasa sakit dan resiko yang terjadi dengan matanya, yang terpenting ia tidak meninggalkan amalan istiqomahnya demi untuk memperoleh keridhoan Allah. Setelah itu ia tidur. 


Menjelang waktu subuh, Junaid bangun dari tidurnya, dan ia keheranan karena rasa sakit di matanya telah hilang. Bahkan penglihatannya jauh lebih baik dibandingkan sebelum sakit. Dalam keheranannya itu, tiba-tiba ia mendengar suara tanpa wujud (hatif), “Junaid telah berani mengorbankan matanya untuk ridho-Ku. Seandainya para ahli neraka jahanam (yakni orang-orang yang suka bermaksiat kepada Allah) meminta (ampunan) kepada-Ku dengan semangat yang dimiliki Junaid, pastilah Aku akan memenuhi permintaan mereka!!”

__ADS_1


Keesokan harinya, dokter mata itu datang lagi untuk memeriksa keadaan Junaid, dan ia terheran-heran karena matanya telah sembuh total. Sang dokter berkata, “Apa yang telah engkau lakukan dengan matamu itu?” 


“Aku berwudhu dan shalat dua rakaat!!” Kata Junaid. 


Dokter itu terkesima dengan jawaban Junaid, berwudhu berarti terkena air, tetapi ternyata matanya malah sembuh. Segera saja ia berkata, “Itu adalah obat dari Tuhan Yang Maha Pencipta, bukan obat dari mahluk. Sesungguhnya akulah yang selama ini sakit mata (hati), dan engkau, wahai Junaid sebagai dokternya!!”


Kemudian dokter mata yang beragama Nashrani itu mengucap syahadat, menyatakan diri memeluk Islam di hadapan Junaid.

__ADS_1


Ketika Allah telah selesai menciptakan surga dan neraka, Allah berfirman kepada Malaikat Jibril, “Pergilah ke surga, dan lihatlah apa yang telah Aku persiapkan untuk penghuninya di sana!!”


Malaikat Jibril memenuhi perintah tersebut, dan beberapa waktu kemudian ia datang menghadap kepada Allah dan berkata, “Ya Allah, demi segala keagungan-Mu, tidak seorangpun yang pernah mendengar tentang surga tersebut, kecuali ia sangat ingin memasukinya!!”


Kemudian Allah memerintahkan seorang malaikat lainnya untuk menghiasi (menutupi) surga tersebut dengan hal-hal yang tidak disukai, dan berbagai macam perintah peribadatan yang harus dilakukan untuk bisa memasukinya. Setelah semua itu selesai, Allah memerintahkan Malaikat Jibril untuk sekali lagi melihat keadaan surga. Ketika kembali ke hadapan Allah, ia berkata, “Demi segala keagungan-Mu, ya Allah, aku khawatir tidak seorangpun yang akan mampu untuk memasukinya!!”


Setelah itu Allah berfirman lagi kepada Malaikat Jibril, “Pergilah ke neraka, dan lihatlah apa yang telah Aku persiapkan untuk para penghuninya di sana!!”

__ADS_1


Malaikat Jibril memenuhi perintah tersebut, dan ia melihat api neraka itu saling menerkam sebagian atas sebagian lainnya. Beberapa waktu kemudian ia datang menghadap kepada Allah dan berkata, “Ya Allah, demi segala keagungan-Mu, tidak seorangpun yang pernah mendengar tentangnya, kecuali ia sangat ingin lari dari neraka tersebut!!”


Kemudian Allah memerintahkan seorang malaikat lainnya untuk menghiasi (menutupi) neraka tersebut dengan hal-hal yang disukai oleh nafsu syahwat, dan berbagai macam kesenangan lainnya yang terlarang secara syara’. Setelah semua itu selesai, Allah memerintahkan Malaikat Jibril untuk sekali lagi mengunjungi neraka. Ketika kembali ke hadapan Allah, ia berkata, “Demi segala keagungan-Mu, ya Allah, aku khawatir tidak ada seorangpun yang akan luput dari padanya, dan mereka akan memasukinya!!”


__ADS_2