Kisah-Kisah Teladan Islami

Kisah-Kisah Teladan Islami
kisah tentang Lupa Shalat berjamaah dan Umar bin Khattab bersaksi.


__ADS_3

LUPA SHALAT BERJAMAAH


Ada seorang ulama besar bernama Ubaidillah Al-Qawariri.Ia adalah ahli hadist dan guru perawi hadist terkenal Bukhari dan Muslim.Selepas solat Maghrib,ada tamu berkunjung ke rumah nya. Ia pun menerima tamu itu dengan penuh hormat.


Saking hormat nya kepada tamu,Ia pun harus tertinggal solat isya.Setelah tamunya pulang,Ia segera pergi ke masjid. Ternyata,di masjid sudah tidak ada jamaah. Akhirnya ia mengajak orang-orang di sekitar nya untuk melaksanakan shalat isya berjamaah. Akan tetapi, seluruh masyarakat Di sekitar masjid sudah melaksanakan shalat isya berjamaah di masjid.


Dengan hati resah, ia menyesal telah kehilangan kesempatan mendapatkan pahala 27 derajat. Untuk menebus kelalaian dan menentramkan hati nya, Ubaidillah melakukan salat isya sebanyak 27 kali. Usai salat, ia pun beranjak tidur.


Di dalam tidur nya, Ubaidillah bermimpi sedang berkuda di belakang serombongan penunggang kuda yang gagah perkasa. Derap kuda\-kuda mereka begitu cepatnya sehingga Ubaidillah dan kuda nya tertinggal di barisan paling belakang.



Salah seorang penunggang kuda menoleh ke Ubaidillah,


"Jangan engkau susahkan kuda mu itu dengan menyuruhnya berlari lebih cepat lagi. Bagaimana pun kau tak akan dapat menyusul kami"

__ADS_1


"mengapa begitu? kenapa aku tak mungkin menyusul kalian?" tanya Ubaidillah keheranan.


"karena kami salat isya berjamaah, sedangkan engkau solat sendirian" Jawab seorang penunggang kuda.


Ubaidillah Al\-Qowariri terbangun dan beristighfar. Mimpi itu rupanya telah memberinya gambaran bahwa meski dia telah melakukan 27 kali salat isya, hal itu tetap tak dapat disamakan dan dibandingkan dengan 27 kali lipat pahala kebaikan solat berjamaah.


Maka dengan sedih Ubaidillah menyesali kelalaian nya meninggalkan salat berjamaah hanya demi melakukan aktivitas yang bisa ditundanya sejenak, yaitu melayani tamu. Dan sejak itu, Ubaidillah bertekad untuk tidak pernah lagi ketinggalan salat berjamaah. kebaikan salat berjamaah tak tergantikan dengan mengulangi salat hingga 27 kali.


UMAR BIN KHATTAB BERSAKSI


"Hai Umar! Jika kebenaran bukan terdapat pada agamamu, maka aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah Rasulullah."


Melihat adiknya berdarah, timbul penyesalan dan rasa malu di hati Umar. Ia pun meminta lembaran Al\-Qur'an tersebut. Namun, Fatimah menolaknya seraya mengatakan bahwa 'Umar Najis, dan Al\-Qur'an tidak boleh disentuh kecuali oleh orang\-orang yang telah bersuci. Fatimah memerintah kan Umar untuk mandi jika ingin menyentuh mushaf tersebut dan Umar pun menuruti nya.


__ADS_1


Setelah membaca lembar demi lembar, Umar berkomentar,


"Ini adalah nama nama yang indah dan suci. Betapa indah dan mulianya ucapan ini. Tunjukkan pada ku di mana Muhammad."


Umar bergegas menemui Nabi Muhammad Saw. Seraya membawa pedang nya.


Tiba disana dia mengetuk pintu. Seseorang yang ada didalamnya berupaya mengintipnya lewat celah pintu. Dilihat nya Umar bin Khattab datang dengan garang bersama pedangnya. Segera dia beritahu Rasulullah Saw. Mereka pun berkumpul.


Berkatalah Umar,


"Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang disembah selain Allah dan engkau Rasulullah."


Kesaksian Umar tersebut disambut gema takbir oleh orang orang yang berada di dalam rumah saat itu hingga suaranya terdengar ke Masjidil haram.


Umar bin Khattab r.a terkenal dengan orang yang berwatak keras dan bertubuh tegap. Sebelum masuk Islam, ia sangat ditakuti oleh orang islam. Sebaliknya, sesudah masuk Islam, ia sangat ditakuti oleh musuh musuhnya.

__ADS_1


__ADS_2