
setelah acara pemberian kado itu.
"de kenapa dia malah ngasih kado yah" meidina
"Iyah lah gak papa bagus dong" dela
"lagian juga kamu malah masukin ke tas aku bukannya kasiin" meidina
"yaudah gak mau mah gak papa buat aku aja" dela
"yaudah sana ambil bagus dong gue ngak jadi beban gua mah takut dilabrak aja sama pacarnya" meidina
"lah emang masih pacaran dia" dela
"yah masih lah, kan lu tau dulu dia setia sama mantanya yang temen SMP kita itu" meidina
"ouh Iyah yah bener" dela
"nah makannya gue gak mau, gue sih gak masalah yah kalo dia mau ngasih sesutu tapi yang jadi masalahkan dia punya pacar terus buat apa ngasih kado ke gue gitu" meidina
"Iyah juga yah, mungkin dia suka sama loh" dela
"gak mungkin lah kan dia tuh punya pacar" meidina
"bisa aja dia suka kan walaupun dah punya pacar" dela
"ngak mungkin soalnya dia kan gak akan lirik cewe lain"meidina
" lah trs kenapa ke loh dia lirik" dela
"kan gue yang nanya duluan ma dia karena gue awalnya kesel ma dia yah trs mulut gue keceplosan malah nanya untung aja nanyanya sopan" meidina
"lah masa kaya gitu" dela
"Iyah untung aja dia respon kalo ngak direspon mungkin gue tambah kesel sama tu orang"meidina
" haha jan kesel kesel nanti malah cinta"dela
"hih orang sekarang mah gak kesel"meidina
tak lama dari itu guru datang ke kelas
skip pembelajaran selesai meidina pulang.
saat sampai rumah
" assalamu'alaikum" meidina
"waalaikumsalam" ibu meidina
meidina langsung menghampiri ayah dan ibunya yang sedang duduk santai didepan TV lalu mencium tangan kedua orang tuanya.
setelah itu dia menyimpan tas dan menganti bajunya.
"bu aku dikasih kado ulang tahun loh" meidina
"sama siapa, dikasih kado apa" ibu meidina
"sama dela dan temen cowo, ini yang dari dela ini jam tangan dari temen cowo" meidina
"baik banget ada yang ngasih kado, ini dela bagus banget yah gambarnya pinter gambar yah dia" ibu meidina
"Iyah alhamdulillah ada yang ngasih kado" meidina
setelah percakapan itu berakhir meidina bergegas menuju kamar mandi untuk solat dzuhur.
sedangkan disisi lainnya
"aku ngasih kado kok ditolak dulu yah apa kadonya kurang bagus yah" ucap owen dalam hati
flashback kemarin
owen sedang berdiam diri dan ingin mengecek tanggal saat melihat tanggal
"loh besok ulang tahun meidina yah, akh aku mau ngasih sesuatu yang berkesan akh buat dia sebagai hadiah perkenalan juga" owen
lalu ia bergegas mengambil motornya dan menuju kepasar.
setelah sampai diparkiran pasar
"ekh bentar aku mau ngasih apa kedia yah, dan juga kok aku cuman bawa uang 100 rb cukup buat beli apa, yaudah jalan dulu aja sambil liat liat mungkin tiba tiba ada ide muncul beli apa" owen dalam hati
ia berjalan menyu curi lorong pasar saat tiba tiba berjalan dia teringat meidina sering mengunakan jam saat sekolah.
"akh gimana kalau aku kasih aja jam buat dia aku beli warna kesukaan dia aja" owen
dia berjalan menuju toko pertama
"kak boleh liat liat jam nya" owen
__ADS_1
"ouh silahkan de mau beli yang seperti apa modelnya" ucap penjaga toko
"ekh saya nyari yang buat cewe" owen
"ouh kalau begitu silahkan dilihat sebelah sini pilihannya"penjaga toko
"eumm apa tidak ada warna biru" owen
"ouh kebetulan stoknya habis" penjaga toko
"kalo begitu terimakasih saya mau lihat lihat dulu ditoko lain" owen
"Iyah sama sama" penjaga toko
owen berjalan menuju toko ke dua
"emm permisi saya mau mencari jam untuk wanita" owen
"ouh silahkan dipilih de" penjaga toko
"emm apa ada warna biru" owen
"ouh kebutuhan sedang kosong" penjaga toko
"kalau begitu saya pilih yang ini saja, berapa harganya" owen
"ouhh yang ini 60rb" penjaga toko
"saya juga beli kotaknya sekalian" owen
"untuk kotaknya harganya 20 rb, jadi semuanya 20 rb" penjaga toko
"eumm ini uangnya, terimamasih" owen
"sama sama" penjaga toko
owen berjalan menuju parkiran
"untung uangnya cukup malah nyisa lagi"
flashback off
"apa mungkin karena murah yah dia jadi gak mau, padahala aku niatnya kan ngasihnya tulus sama dia dan buat kenang kenangan juga mungkin bisa jadi kita gak akan terlalu deket sama dia nanti, ekhh tapi masa dia mandang harga sih dikasih sesuatu" owen
skipp
meidina membuka hpnya untuk mengucapkan terimakasih pada owen dan maaf karena malah menolak dulu tidak langsung menerima.
^^^waalaikumsalam kenapa Mei^^^
owen makasih yah udah ngasih
kado buat aku maaf juga malah
nolak dulu.
^^^Iyah sama sama, gak papa kok^^^
bukan maksud nolak yah soalnya
aku gak enak sama kamu
^^^kok gak enak^^^
Iyah lah ngasih kado ntar pacar
kamu marah gimana
^^^ngak papa lah dia gak akan^^^
^^^mungkin marah sama aku^^^
kan takutnya gitu
^^^lagian kenapa harus marah, aku niat^^^
^^^ngasih itu buat kenang kenangan^^^
huum makasih pokonya yah
jangan berpikir yang ngak²
tentang aku.
^^^huum Iyah sama sama^^^
InsyaAllah pemberian kamu
sangat sangat bermanfaat.
__ADS_1
^^^Iyah semoga dipake yah^^^
Iyah pasti aku pake
percakapan pun berkahir.
beberpa hari ini owen dan meidina sangat dekat dan hubungan owen dengan pacarnya juga kurang baik.
owen kenapa kamu chattan
sama aku terus kenapa ngak
sama pacar kamu aja
^^^pacar aku nya sibuk dan sepertinya^^^
^^^dia punya cowo lain karena dia ngak^^^
^^^pernah ngirim pesan duluan kalo^^^
^^^bukan aku yang ngirim duluan^^^
ouh gitu
yaudah sabar aja.
^^^Iyah ini juga sabar bangett^^^
skipp
keesokan harinya
sekarang sedang jam istirahat.
"deka anter aku yu bayar uang ujian" meidina
"yaudah ayo"dela
"kamu kaya yang lagi murung sih del kenapa" meidina
"ngak, cuman ada masalah keluarga aja" dela
"ouh gitu, semoga cepet beres masalah keluarga nya yah" meidina
"Iyah aamiin"
tanpa sadar mereka sudah sampai di ruang tu
lalu mereka membayar uang ulangan.
setelah itu mereka berjalan kembali menuju kelas saat ini mei melihat lihat sekeliling dan pandangannya terju pada owen.
sebelum owen melihat ke meidina, meidina berlari begitu kencang untuk sampai ke kelas
"heii mei kenapa kau lari tunggu aku" ucap dela dengan berteriak
saat dela berjalan tanpa sengaja dia melihat owen
"ouh jadi itu alasannya berlari yah awas saja kau" dela dalam hati
saat ini mereka sudah sampai di kelas dan dela menegur meidina
"woyy kenapa lari tadi" dela
"gak papa kok" meidina
"gara gara owen kan Mei" dela
"ngak kok" meidina
"kenapa yah gue harus lari ketemu owen apa karena mungkin gue udah mulai nyaman sama dia jadinya gue malu lari" ucap meidina dalam hati
beberapa minggu kemudian
saat sekolah
"del kamu kenapa belum bayar uang ujian juga dia hari lagi loh waktunya" meidina
"belum punya uang katanya ibunya" dela
"ouh gitu yah, del aku mau cerita" meidina
"cerita apa" dela
"aku akhir akhir ini deket tau sama owen, bahkan aku juga sering malu kalau ketemu sama dia, gue takut malah jadi perusak hubungan dia sama pacarnya apalagi kan hubunganya kurang baik sekarang sama pacarnya" meidina
"ouh gitu, awas nanti mulai jatuh cinta" dela
"semoga ngak" meidina
__ADS_1
"jujur sekarang gue malah beneran nyaman sama dia sampai sampai gue takut dimana keadaan mempertemukan gue dengan dia secara langsung mungkin gue gak akan sanggup" ucap meidina dalam hati