Kisah Meidina

Kisah Meidina
jangan meningalkan aku


__ADS_3

meidina yang sejak tadi hanya melamun dan meratapi handphone nya perlahan dia mulai tertidur pulas.... sampai akhirnya sore menjelang.


ibu meidina yang baru saja keluar kamar mandi mulai memangil anaknya...


"Mei, mei... tidur kah anak itu, hei bangun sudah Asar ayo solat, kau pun belom makan sejak tadi" ucap Ibu meidina yang tadi langsung ke kamar meidina saat tak mendengar sahutan dari anaknya


"akh Iyah bu sebentar Mei masih mengantuk" ucap meidina


"sudah waktunya solat ashar" ucap ibu meidina sambil menempelkan basahan bekas air whudunya pada pipi meidina


"ibu basah" ucap meidina


"agar kau bangun sudah sore juga tak baik terus tidur di sore hari akan membuatmu jadi linglung" ucap ibu meidina sambil berlalu ke kamarnya.


meidina mulai bangkit dari ranjangnya dan seketika itu dia langsung mengambil hpnya...


"kira kira sudah sampai mana yah Owen aku kirim pesan padanya dulu baru aku ke kamar mandi untuk solat" ucapnya sambil mengirimi Owen pesan


haii Owen


kamu suda sampai mana


kamu baik baik saja kan di jalan.


"masih ceklis satu, Owen tak memainkan hpnya kayanya" ucap meidina lalu dia turun dari ranjang dan menuju kamar mandinya.


meidina bergegas berwudu dan solat setelah semua itu selesai ia pun berdoa pada umumnya.. tak banyak doa yang dia ucapkan hanya minta di ampuni dosa dosanya dan kedua orang tuanya....


kini dia mulai merapihkan kembali muka dan juga yang sudah dia pakai... lalu ia duduk di ranjang dan mengambil kembali ponselnya ternyata sudah ada balasan dari Owen


^^^aku gak tau persis sampai mana tapi udah lumayan deket ke Jakarta^^^


ouh begitu baiklah, berhati hatilah


diperjalanan mu.


^^^Iyah pasti^^^


hummm...


baik baik disana kau akan


kembali lagi ke kampung kan.


^^^tidak tau bahkan aku belum sampai^^^


^^^kau sudah bertanya kapan aku kembali^^^


akhh Iyah,, maaf aku tak mau


sampai kau pergi...


^^^tidak mau sampai pergi tapi tak pernah^^^


^^^menjaga sikapmu^^^


akh maaf aku terlalu takut,


sikapku begini karena aku tak mau


aku akan merasakan sakit yang


mendalam ketika aku benar benar


jatuh padamu.


^^^tidak akan aku pasti akan kau tau betul^^^


^^^seperti apa aku kan.^^^


humm baiklah ku harap begitu.


^^^yah lihat saja^^^


aku akan berusaha merubah sikapku


^^^aku tunggu itu, dan mungkin aku^^^


^^^harus berjuang mati matian untuk^^^


^^^mendapatkan hatimu sepenuhnya.^^^


tak perlu aku akan luluh begitu saja.


saya sayangku memang sudah tumbuh


tapi untuk cinta aku belum sepenuhnya


yakin


^^^akhh begitu yah.^^^


Iyah bukankah rasa sayang itu lebih


baik dari cinta yang hanya akan


menimbulkan benci.


^^^yaps memang benar sekali^^^


Iyah..


^^^yasudah aku akan menyimpan^^^


^^^hpku kembali^^^


yah baiklah nikmati perjalanan mu


^^^Iyah^^^


percakapan berakhir meidina kembali melakukan semua aktivitasnya....


pov Owen


setelah tadi di gerbang sekolah aku berpamitan sekali lagi dan aku meningalkan nya begitu saja sebenernya hati ku tak enak tapi, semua itu untuk membuatnya sadar balasan atas sifatnya itu...


sekarang dia mengemas barang barangnya setelah itu dia naik ojeg lalu angkot untuk menuju terminal...


"aku sengaja tak mengiriminya pesan karena aku sedikit kecewa dengan sikapnya yang selalu judes seakan tak mengenalku padahal ketika berkirim pesan seakan kita adalah pasang romantis... yang saling berbalas dengan cepat, aku selalu berharap sikapnya sama saat kita bertemu aku ingin sikap hangatnya ketika bertemu bukan hanya lewat media sosial saja" ucap Owen dalam hati...


setelah dia sampai di terminal dia mulai menaiki bus, lalu setelah mobil bus mulai berjalan dia mempoto dan membuat story dengan caption


selamat sampai tujuan...


"aku yakin saat ini meidina pastinya sudah sampai di rumah tapi belum ada pesan yang dia kirim sampai sekarang apa aku kirim pesan lebih dulu, ekh jangan Owen biarkan lebih dulu biarkan yang membuat masalah lebih dulu meminta maaf" ucap Owen dalam hati


tak berselang dari itu ternyata mridina membalas storynya...


"akhirnya dia mengirim pesan, semoga dia mengerti dengan semua perilakunya tadi...

__ADS_1


hah bahkan dia sama sekali tak menyadari kesalahan nya dan minta maaf padaku biarkan saja lah" ucap Owen setelah percakapannya dia menyimpan kembali hpnya


matanya mulai terpejam karena dia sedikit lelah...


perjalanan yang lumayan jauh untuk menuju Jakarta, entah sudah sampai mana dia sekarang perlahan matanya terbuka dia mulai mengecek hpnya kembali dan benar saja ada pesan dari meidina, mereka saling berkirim pesan....


"akhirnya dia minta maaf juga aku bisa memaafkannya ku harap dia tak mengulanginya lagi" ucap Owen...


perjalanan pun terus berlanjut hari kian malam kini Owen sudah berada di jakarta dan dia mulai menuruni bus...


dan ia mulai menelpon ibunya...


hallo bu assalamu'alaikum


^^^Iyah kak waalaikumsalam^^^


^^^sudah sampai dimana^^^


kaka sudha turun dari bus bu


^^^ouh begitu baiklah biar ayah yang^^^


^^^jemput kesana^^^


apa tidak apa bu lalu siapa yang


menemani ibu di rumah sakit


^^^tenang saja ada sodara ayah^^^


^^^yang menemani^^^


baiklah kalau begitu bu


kak tunggu disini.


^^^yasudah^^^


telpon berakhir kini dia menatap adiknya.


"rey kita tunggu dulu disini nanti ayah menjemput kita" ucap Owen


"apa tidak merepotkan siapa yang akan menjaga ibu nanti" ucap rey


"ada sodara ayah yang menungu ibu" ucap Owen


"akh baiklah kalau begitu kita duduk dulu saja" ucap rey


"yah duduk aja" ucap Owen


kini dia mulai memandangi ponselnya dia pun mengirim pesan pada meidina..


" kemungkinan Mei sudah tidur belom yah ini sudah masuk jam tidurnya, tapi biar aku kirim pesan saja lah" ucap Owen


dia mulai mengirimi pesan


Mei aku sudah sampai di jakarta...


tak lama dari itu ada balasan dari meidina.


"hah dia belum tidur tumben sekali"


^^^syukurlah kalau kau sudah sampai^^^


kau belum tidur.


^^^dan ternyata kau mengirimi ku pesan^^^


yasudah sekarang tidurlah


aku baik baik saja aku


sudah sampai tujuanku.


^^^humm tapi aku masih penasaran^^^


^^^dengan kamu yang tiba tiba^^^


^^^kejarta, tapi kau juga pasti lelah^^^


^^^maka kau juga istirahat^^^


besok akan ku ceritakan


kenapa aku ke Jakarta tergesa gesa.


^^^baiklah aku tunggu^^^


^^^aku tidur dulu selamat beristirahat^^^


yah, kau juga selamat malam cantikku..


^^^ikh gak cantik^^^


cantik..


^^^gak cantik^^^


cantik titik udah tidur


^^^okey^^^


percakapan pun berakhir tak berselah ada yah Owen menjemput dan kini mereka mulai menuju rumah, setelah sampai rumah mereka disuruh beristirahat oleh ayahnya.


"kalian istirahat saja dulu besok kalian kerumah sakitnya, kakak mungkin nanti jaga ibu di rumah sakit, rey menjaga adik adik, atapun sebaliknya" ucap ayah


"baiklah ayah tapi dimana adik adik kita tampaknya tak ada di rumah" ucap Owen


"mereka sedang berada dirumah sodara ayah kemungkinan besok dibawa kesini, jadi sekarang kalian beristirahat dulu" ucap ayah Owen


"baiklah ayah" ucap Owen dan rey


merekapun mulai beristirahat.....


pagi pun menjelang...


Owen mulai bangun dan dia kemar mandi lalu melaksanakan solat subuh... dirumah hanya ada dia dan rey karena semalam ayah pamit untuk kembali menemani ibu...


setelah selesai melaksanakan solat subuh ia segera mengirimi meidina pesan...


heyy selamat pagi cantik


sudah bagun kah


^^^Hai pagi juga, aku baru bangun^^^


ouh begitu, ayo solat subuh dulu


^^^baiklah tunggu^^^

__ADS_1


okey..


Owen diam sejenak menunggu pesan Mei kembali


^^^aku udah^^^


humm udah yah baiklah


sekarang kau sedang apa


^^^aku sedang diam dan menunggu^^^


^^^penjelasanmu^^^


akhh begitu


^^^yasudah ayo jelaskan^^^


begini ibu ku sakit.


^^^hah yaalloh sakit apa, apa sakitnya parah^^^


yah bisa dibilang begitu iya


sekarang berada di rumah sakit


^^^ya ampun yang sabar yah bang^^^


dan aku disuruh kesini untuk menjaga


ibu, karena kan ayah harus kerja nanti


^^^pantas saja kah terburu buru^^^


^^^semoga ibumu cepat sembuh^^^


aamiin


^^^agar kau cepat pulang kembali^^^


^^^dan bertemu aku^^^


bertemu denganmu lalu


kamu cuekin


^^^ngak lah^^^


bukan kah sering seperti itu


^^^karena disitu banyak orang^^^


lalu kau mau mengobrol kalau


ditempat sepi begitu


^^^jangan sepi juga aku lebih takut^^^


lalu harus seperti apa


^^^jangan terlalu ramai juga biasa saja^^^


ouh begitu awas saja saat aku pulang


dari sini dan bertemu kau sama sekali


tak mau berbicara denganku.


^^^kalau aku tidak mau bertemu bagaimana^^^


Aku tak akan mau berbicara dengan mu


lagi


^^^jangan begitu, dasar suka mengancam^^^


aku tidak mengancam


^^^jangan jangan tinggalin aku^^^


^^^sejak awal aku kan gak mau asing^^^


^^^makannya aku meminta untuk^^^


^^^menjalani saja hubungan ini^^^


baiklah kalau begitu kau juga


harus bersikap hangat padaku


^^^baiklah akan aku coba..^^^


yah baguslah.. sudah sana kau


bersiap sekolah saja. sudah jam


berapa ini, aku pun akan ke rumah


sakit bertemu ibu.


^^^akh Iyah sudah jam segini^^^


^^^aku akan bersiap maaf yah^^^


iyahh tak apa


^^^kamu baik baik disana tunggu aku pulng^^^


^^^sekolah okey^^^


Iyah aku pasti baik baik saja


kau jangan mengoda lelaki lain


saat tak ada aku


^^^heyy bagaimana aku mengoda lelaki^^^


^^^sedangkan aku begitu judes pada^^^


^^^semua orang^^^


hah Iyah aku lupa.. kau si miss judes


^^^huh sudah lah aku mah bersiap^^^


yah sana hati hati yah


percakapan mereka berakhir Owen segera bersiap untuk ke rumah sakit menemui ibunya..

__ADS_1


__ADS_2