
skipp
kini sudah satu bulan Owen dan meidina menjalani hubungan tanpa status, bahkan disekolah seperti biasanya dia selalu jutek dan bahkan ketika Owen memanggilnya dia lari begitu saja. hal itu kadang membuat Owen ragu apa yang menyebabkan dia seperti itu padahal ketika di WA dia baik baik saja dan bahkan saling akrab tapi didunia nyata meidina seakan berubah menjadi karakter yang berbeda.
di kelas.
meidina yang sedang duduk bersama teman temannya, tiba tiba datanglah gerombolan kelas sebelah termasuk ada Owen juga disana dan Owen langsung menghampiri meidina, meidina yang tidak suka akan hal itu dengan mata judes dan sikapnya dia segera akan pergi tapi sebelum itu Owen berkata.
"heii mau kemana" ucap Owen
"pergi lah ngapain lagi gak jelas banget" ucap meidina dengan nada judes dan langsung pergi.
"heii" ucap Owen
meidina terus berjalan dan pergi tampa mempedulikan Owen.
"kenapa dia selalu begitu apa yang salah denganku aku kan cuman ingin mengobrol" ucap Owen dalam hati
sedangkan meidina saat ini dia diam dilut kelas dan mengobrol bersama temannya.
"kamu kok lari sih Mei" ucap naila
"ngak papa" ucap meidina
"kamu berarti suka sama Owen kalau gitu dong, kan kamu ada dia malah lari" ucap santia
"ngak males aja didalem banyak cowo" ucap meidina
"ouh gitu yah" ucap santia
"Iyah" ucap meidina
"yaudah udha kita ke kantin aja dari pada gini gak jelas" ucap naila
"yaudah ayo" ucap meidina dan santia
merekapun bergegas ke kantin.
...****************...
kini sudah sore hari
meidina sudah nampak pulang sekolah dan sedang beristirahat.
cukup lelah menghadapi hari ini, belum lagi dia harus mengerjakan tugas PR besok, dan juga dia tidak tau balasan apa yang harus dia jawab kalau Owen menanyakan kenapa kali ini dia lari lagi.
saat acha mengecek hpnya tak ada pesan masuk dari Owen.
"tumben dia gak ngirim pesan kenapa aneh, biar aku aja yang ngirim pesan sama di deh" ucap meidina
haii
tak ada balasan dari Owen, sambil menunggu balasan diapun mengerjakan pekerjaan lainnya.
setelah selsai semua dia mengerjakan semau kegiatan di rumah, tiba tiba pesan masuk. ternyata itu adalah balasan dari Owen.
^^^Iyah kenapa cha^^^
achapun langsung membalas pesan tersebut.
kamu udah pulang.
__ADS_1
^^^udah^^^
ouh sekarang lagi dimana
^^^di rumah temen.^^^
ouh lagi maen yah
^^^enggak.^^^
ouh heumm,
^^^Iyah.^^^
lagi sibuk?
^^^engak^^^
ouh yaudah udah dulu yah dah.
^^^Iyah.^^^
percakapan pun berakhir.
"kenapa Owen balesnya cuek banget yah, kenapa salah aku, mau nanya gak berhak juga bukan siapa siapanya. apa pantes aku nanyain kenapa sikap dia, akh biarlah mungkin dia udha punya pacar baru jadi sikapnya kaya gitu ke aku, ekh tapi sih pas dia punya pacar dulu aja dia gak cuek gini" ucap acha
lalu diapun mengambil tas nya dan muali mengeluarkan buku buku yang dibawa dia ke sekolah.
"hari ini ada PR gak sih tadi lupa, kayanya gak ada deh" ucap acha mulai mengecek cek semua buku yang sudah dia keluarkan "nah ka gak ada udah berarti kita lait besok pelajaran apa aja yah ada PR gak" ucap acha lalu dia mulai membuka bukunya. "aduh Iyah fisika ada PR mana belum lagi kerjain sekarang aja lah takut lupa" ucap acha lalu mengerjakan PR tersebut.
walau agak sulit dalam mengerjakan PR diapun mulai mencari cari contoh soal yang sama dengan prnya agar mudah mengerjakan nya.
saat hampir selesai di mengerjakan prnya tiba tiba dia dipanggil oleh ibunya.
"Iyah mah kenapa sebentar ini lagi ngerjain PR" ucap meidina
"Mei, cepetan sini kalau di panggil tuh nyamperin langsung jangan malah jawab aja" ucap Ibu meidina
"ya Alloh serba salah aja" ucap acha pelan lalu dia menghampiri ibunya.
"kenapa mah" ucap meidina
"itu bawa kedalem" ucap Ibu meidina menunjuk kayu bakar
"Iyah mah" ucap meidina
"bawa semuanya, angkatnya jangan banyak banyak" ucap Ibu meidina
"iyah bu sebentar" ucap meidina
diapun langsung melakukn apa yang di perintahkan oleh ibunya.
...----------------...
sedangkan disisi lainnya saat ini Owen. setelah pulang sekolah dia bergegas menganti bajunya dan membawa hpnya, karena dia akan main ke rumah temannya. dia sengaja tidak memberi tahu meidina karena dia sedang kesal karena, setiap meidina bertemu denganya disekolah selalu lari bagaikan melihat hantu.
kini Owen sudah sampai di rumah Zen temannya.
"Zen mabar nih kita" ucap Owen
"boleh lah, tapi ngopi dulu aja lah kita"ucap Zen
__ADS_1
" yaudah beli cemilan aja lah"ucap Owen
"boleh lah bikin apa gitu" ucap bahtiar
"bikin cireng aja lah yu" ucap Zen
"yaudha yo beli bahan bahannya dulu" ucap bahtiar
"nih uangnya dari aku pake aja beli bahan bahannya" ucap Owen.
"okeyy" ucap Zen
Zen pun belanja bahan bahan yang dibutuhkan sedangkan bahtiar dan Owen dia sedang diam disana.
Owen memainkan hpnya dan ada pesan dari acha, dia membalas secukupnya saja.
"males banget kalau kaya gini apa cuman mau kenal di media sosial aja" ucap Owen dalam hati
setelah berakhir saling bertukar pesan dengan meidina, Owen pun langsung membuat cireng bersma teman temannya.
Zen mengulek bumbu, sedangkan Owen dan bahtiar mempersiapkan wadah dan sebagainya.
kini mereka mulai membuat adonannya.
"ini kita bakal gagal gak sih" ucap Owen
"ngak lah ini bagus nih kayanya adonannya" ucap Zen
"Iyah bagus tapi awas aja klau sampai beledug beledug" ucap bahtiar
"udah Zen aja lah yang goreng takutnya beledug beledug aku" ucap Owen
"yaudah aku aja tenang" ucap Zen
mereka sekarang sudah selesai mengadakan dan membentuk bolat, sekarang mereka tingal mencoreng.
"tuh Zen lu yang goreng kita liatin aja dari sini takutnya beledug beledug" ucap Owen
"okey tenaga" ucap Zen lalu dia mulai memanaskan minyak, setelah agak panas dia pun memasukan cireng tersebut. percobaan pertama tidak ada yang membeledug.
"nah kan gak ada yang beledug" ucap Zen
"yaudah aman kita gak usah agak jauhan liatinnya" ucap Owen
lalu mereka mulai mencoreng lainya, dan tiba tiba cireng ngapun membeledug, semuanya minyak pun mengenai mereka.
"tuh Zen malah ada yang beledug kapok akh udah kamu aja aku gk mau ikutan diem disini tanganku kena minyak nih perih" ucap Owen
"yaelah udah dan gue aja sendiri berani" ucap Zen
"yaudah" ucap Owen
Owen dan bahtiar pun kembali ke ruang tamu.
sedangkan Zen mulai menyelesaikn menggoreng cireng dengan semua membeledug.
"nah udah yo kita sambil mae game aja ngopinya" ucap Zen
"yaudah ayo posisinya kaya biasa yah" ucap Owen
"siap" ucap bahtiar
__ADS_1
merekapun mulai membuka hpnya dan memainkan gamenya.