Kisah Meidina

Kisah Meidina
menyeblkan


__ADS_3

hari ini adalah hari kedua meidina di sma


meidina melakukan kegiatan pagi seperti kemarin hari ini dia berangkat lebih siang dari kemarin karena keadaan kemarin yang belum ada siapa siapa


saat tiba disekolah hari ini sudah cukup banyak orang meidina masuk ke ruangan aula.


saat itu ada seorang yang datang


"Hai Mei bolehkah aku duduk di sini" dela


"haii dela tentu saja kau boleh duduk disini kenapa tidak" meidina


"benar juga yah" dela


"lagian yang aku kenal dekat disini hanya kau dan fitri" meidina


"Iyah juga yah takdir selalu mendekatkan kita tampaknya" dela


"Iyah kau benar" meidina


tak lama dari itu datanglah amelia


"Hai meii aku sedikit malas hari ini" amelia


"kenapa kau malas semangat dong baru juga masuk sma sudah begitu" meidina


"Iyah aku malas karena kemaren aku malah kepagian sekarang malah kesiangan aneh kan" amelia


"memangnya kau berangkat dari rumah jam berapa " meidina


"jam 7 kurang 15" ucap amelia dengan santai nya


"pantas saja kau lama sampai kesekolah" meidina


di sebelah sana nampaknya fitri mulai mendekati meidina dan amelia


" haii meii aku baru sampai cape sekali" fitri


"ya sudah makannya kau duduk dulu" meidina


"fit kau bersama siapa ke sekolah" dela


"santi aas dan rena" fitri


" ouh begitu kau berjalan kaki" dela


" Iyah aku berjalan kaki" fitri


" ouh, ekh fitri aku akan duduk disini bersama meidina" dela


" ouh silahkan" fitri mengalah


" ouh tidak bisa meidina hanya milik ku" amelia


" ayolah Mel kan kita duduk bertiga" dela

__ADS_1


"tapi meidina harus di sebelahku" amelia


" aku juga mau dekat meidina bagai mana kalau meidina duduk ditengah antara kita" dela


"boleh" amelia


" haii kalian kenapa memperebutkan aku, aku kan bukan barang untuk di perebutkan oleh kalian sudah cukup kalian sama sama teman ku" meidina


tak lama dari itu datanglah kaka kelas


" assalamu'alaikum adik adik sebelumnya mari kita absen dulu dan kita cek siapa yang tidak membawa papan namanya akan dihukum"kaka kelas


kaka kelas mengecek siapa saja yang tidak membawa papan nama ada lima 5 mereka disuruh untuk memperkenalkan dirinya masing masing


"okey adik adik sekarang sudah selesai di absen nya sekarang karena pemateri nya belum datang makan kita akan melakukan permainan dan kalau ada yang kalah dalam permainan ini dia kan di hukum untuk kedepan apakah kalian setuju" kaka kelas


"setuju" ucap mereka serempak


saat permainan berlangsung tiba tiba meidina melihat seseorang.


" kenapa dia lincah banget sih gak bisa diam, kok aku jadi kesel yah nyebelin banget sih" meidina


mereka melakukan permainan itu ditengah tengah permainan berlangsung ada yang kalah yaitu amelia dan yang lainnya amelia disuruh kedepan.


" meii bagaimana ini aku takut kedepan" amelia


"tidak apa apa kau kedepan saja dulu" meidina


"aku gak mau malu" amelia


akhirnya amelia kedepan dan memperkenalkan drinya.


"sumpah gue malu meii"amelia


"gak papa kali kan cuman kenalan" meidina


" Iyah tapi malu banget" amelia


"okey adik adik semua sekarang sudah ada pemateri nya jadi kita akhiri saja permainan nya" kakak kelas


datanglah pemateri yang menyampaikan materinya


" Mel ngerti gak apa yang di bahas sama pemateri nya gue sih gak ngerti" meidina


"apalagi gue Mei gue gak merhatiin" amelia


"dasar luh ngeselin banget, trs dari tadi ngapain liat kesana gue kira merhatiin" meidina


"gue lagi cari cogan, apalagi kalau ada kakak kelas yang ganteng banget gue liatin" amelia


"dasar loh mel otaknya cowo mulu kalau ditanya gak bisa nanti giman coba mau dihukum lagi" meidina


"bisa dong jawab tinggal nanya sama loh aja gampang kan" amelia


"huh luh mah Mel nanya meidina perhatiin dong" dela

__ADS_1


"gak papa lagian meidina milik gue" amelia


"apaan baru 2 hari kenal dah ngaku ngaku, Mei bakal lebih milih gue yang tiga tahun iya kan Mei" dela


" aku gak pilih diantara kalian aku pilih fitri aja iyakan fit" meidina sambil menoleh kebelakang


" huh dasar lu dela nyamber aja jadi kan kita gak di pilih" amelia


" salah lu lah" dela


" udah jan berantem mulu mau luh nanti di marahin sama pemateri trs di tunjuk kedepan" meidina


" ngak mau lah yaudah deh kita diem" dela dan amelia berbarengan


mereka akhirnya saling diam dan mendengarkan pemateri hingga akhirnya waktu istirahat tiba.


"ayo kita ke katin Mel" meidina


"ngak mau aku lagi males" amelia


"yaudah loh gue tinggal disini gue mau sama dela dan fitri aja dah" meidina


"yaudah sana" amelia


"yaudah ayo del kita ke kantin" meidina


"ayo" dela


"bentar, fit ayo ke kantin" meidina


meidina berjalan keluar aula tiba tiba dia ditagap oleh seorang laki laki.


"Mei tunggu" fitri


"ayo cepet fit" ucap meidina sambil menoleh dan melihat seorang yang menatapnya lalu orang itu memalingkan muka


"loh kok itu kan cowo yang nyebelin itu" ucap meidina dalam hati.


akhirnya mereka istirahat dan kembali ke ruangan aula lalu datanglah pemateri menyampaikan materi hinggal jam pulang.


meidina sudah sampai rumah dan didapati ada ibu dan ayah meidina di sana saat itu dia langsung pergi kekamar dan rebahan.


"pak tolong potongan kayu yang didepan rumah dong" ibu meidina


"nyuruh sama orang yang tangannya sakit kaya gini" ayah meidina


"terus bapak bisanya apa dong masa itu gak bisa" ibu meidina


"orang tangannya keked kaya gini gimana bisa" ayah meidina


"lah bapak susah banget disuruhnya" ibu meidina


dan dilanjutkan percekcokan lainnya.


sedangkan meidina di kamarnya ibu sama ayah kenapa cekcok mulu sih aku tuh gak suka kaya gini terus sebenernya.

__ADS_1


__ADS_2