
saat ini dela rena Rahma dan meidina sedang berjalan kaki menuju sekolah dan akan menuju rumah damayanti menjenguknya karena damayanti mengalami kecelakaan beberapa hari lalu dan sekarang mereka akan menjenguk nya
"kita ngejenguk gak akan bawa apa apa kok gitu sih ayo kumpulin uang kita buat bawa buah tangan ngejenguk damayanti" meidina
"yaudah ayo, tapi mau bawa apa" Rahma
"kita beli kue aja yah" rena
"Iyah itu aja" dela
setelah itu mereka berjalan laki dulu menuju rumah meidina tapi ditengah perjalanan ada teman laki laki lainnya membawa motor dan akhirnya mereka ikut naik motor itu.
meidina bersama rena dan septi dempet 3
Rahma bersama deni
sedangkan dela bersama halim.
mereka tidak terlalu lama menaiki motor hingga akhirnya mereka sampai di kampung damayanti tapi setelah itu mereka harus berjalan lagi menuju rumah damayanti kebetulan rumahnya yang tidak bisa dijangkau oleh motor
"akhirnya nyampe juga cape banget" Rahma
"Iyah sama, yaudah ayo kita panggil aja damayanti nya" meidina
"yaudah ayo, assalamu'alaikum damayanti" dela
“waalaikumsalam, ekhh kalian ayo masuk" ibunya damayanti
"bu dama nya ada apa udah sehat sekarang" septi
"ouh ada ayo masuk dulu ibu panggil kan dulu yah" ibunya meidina
ibunya masuk untuk memanggil kan damayanti dan akhirnya keluarlah damayanti.
"dama gimana udah sehat" meidina
"alhamdulillah udah meningan sekarang mah" damayanti
"gimana ceritanya kok bisa sampai kecelakaan" rahma
"jadi kan pas belokan itu ada pasir nah cukup licin jatoh lah disitu aku nyium aspal sedangkan Lina nya gak kenapa napa cuman lecet dikit" meidina
"ouh yang disitu emang licin sih disitu mah apalagi kalau kurang hati hati" halim
"Iyah bener"septi
" kalian makasih udah pada kesini bikin apa ke yu" damayanti
__ADS_1
"gimana kalau bikin rujak aja" rena
"Iyah dama mening itu aja enak bikin yang pedes" dela
"bentar metik dulu pelaya nya" damayanti
"dama kamu kecelakaan pas jam berapa" meidina
"masih pagi kira kira jam 7 han" damayanti
"hah pas jam segitu yah aku pen nangis gak tau kenapa dan ternyata kamu kecelakaan kok bisa yah" meidina
"mungkin itu karena batinnya nyambung" rena
"Iyah mungkin soalnya aku udah sayang banget sama dama kaya sodara sendiri" meidina
"Iyah bisanya kaya gitu" Rahma
beberapa saat kemudian pepaya nya datang.
"itu tolong siapa dong yang kupas pepaya nya"damayanti
" biar aku aja" Rahma
"Iyah aku mau bikin bumbunya aja" dela
beberapa saat kemudian
"itu ma dikeran yang itu" meidina
"ouh itu" Rahma
"ini bumbunya udah jadi sini biar aku yang potongin pepayanya" rena
mereka melakukan acara merujaknya tanpa bicara apa apa. setelah itu mereka berpoto dan akhirnya pulang.
meidina pulang kerumah dela karena dela akan kembali kelapangan untuk penurunan bendera.
saat sampai rumah dela.
"assalamu'alaikum " meidina dan dela bersamaan
" waalaikumsalam, ekh dede tadi darimana aja" ibunya dela
mereka bencium tangan ibunya dela
"itu tadi kerumah damayanti dulu ngejenguk damayanti" dela
__ADS_1
"emangnya kenapa damayanti de" ibunya dela
"kan damayanti kecelakaan" dela
"ouh kapan" ibunya damayanti
"udah dia hari" dela
saat memasuki rumah ada adiknya dela
"Hai mugni, mugni lagi apa" meidina
adiknya dela hanya diam saja karena dia itu pendiam.
setelah itu meidina melaksanakan sholat dzuhur.
setelah itu mereka berdiam diri dulu untuk istirahat lalu mereka menuju rumah santia karena akan berangkat bersama sama bersama
"santi santi" ucap dela
"sebentar, ekhh Mei ada kamu juga kamu kok ada disini" santia
"itu aku abis ngejenguk damayanti, karena tidak ada yang mengantar pulang akhirnya aku bersama dela saja ikut"meidina
" ouh begitu, ayo berangkat aja" santia
"yaudah ayo"dela
mereka berjalan kaki tapi ditengah perjalanan mereka bertemu dengan marlin dan akhirnya mereka naik motor berempat tapi setelah hampir dekat dela dan santia turun dan meidina diantar marlin sampai kerumah nya
saat sampai
" assalamu'alaikum " meidina
"waalaikumsalam, kamu kok baru pulang" ibunya meidina
"Iyah kan abis ngejenguk damayanti" meidina
"ouh gitu, damayanti nya gimana dah sehat" ibunya meidina
"Iyah karena kecelakaan nya itu mukanya yang kena sama kaki dan telapak tangannya lecet" meidina
"kasian yah bakal tetep membekas gak luka di mukanya" ibunya meidina
"engak sih kayanya" meidina
meidina berjalan menuju kamarnya membersihkan diri lalu kembali beristirahat
__ADS_1