
Azzahra Albert anak tunggal dari pasangan Karlt Albert dan Maya Albert. Sifatnya cuek pada orang baru tapi akan sangat hangat pada orang yang ia sayang. Meskipun cuek, sarah baik dan tidak membeda bedakan orang. Ia sangat menyayangi kedua orang tuanya.
Ariny Kusuma anak kedua dari pasangan Hendra Kusuma dan Mala Kusuma. Ibunya seorang ibu rumah tangga, sedangkan ayahnya adalah seorang Jendral TNI. Ariny memiliki sifat yang ceriah dan ceroboh, suka makan dan shopping.
Karlt Albert ayah dari Zara, sangat menyayangi keluarganya. Seorang ceo sekaligus pemilik tunggal dari perusahaan Albert Company. perusahaan miliknha adalah perusahaan terbesar di kota A. Sifatnya seperti Zarah, agak cuek tapi aslinya baik.
Maya Albert ibu dari Zara dan istri dari Karlt Albert, ibu Zara juga sangat menyayangi keluarganya itu. Memiliki sifat penyayang dan baik, tapi ia juga memiliki sifat panikan. Jika suami dan anaknya ada yang tergores sedikit saja maka ia akan sangat panik. Ia bekerja sebagai direktur utama di kantor kakaknya sendiri, ia juga memiliki saham di perusahaan itu karena perusahaan itu perusahaan peninggalan ayahnya.
Zara sultan yah guys dikotanya. Gitu aja dulu yah perkenalannya, nanti akan author kenalin lagi pemeran lainnya. Back to story.
.......................
Mereka bedua bermain air hingga waktu menunjukkan sore hari. Mereka pun menghentikan aktivitasnya dan menuju gasebo untuk mengambil baju ganti dan menggantinya.
Mereka mengganti bajunya, dikarenakan baju yang mereka berdua pakai tadi sudah kotor dan basa karena air dan pasir yang mengenai pakaian mereka.
Setelah mengganti baju Zara dan Ariny menyusul mama dan papa Zara di parkiran.
"Apa urusan kalian sudah selesai? apa tidak ada yang keluapaan?" tanya mama Maya.
"Sudah ma/ Tante" balas Ariny dan Zara bersamaan.
"Cepatlah masuk, apa kalian tidak lapar" kata papa Kart, yang sudah duduk di dalam mobil.
Mereka semua pun masuk dan duduk dengan damai di dalam mobil. Tak lama melaju, mobil berhenti di depan sebuah restoran Seafood.
Mereka masuk dan mama Maya memanggil seorang pelayan.
"Mbak" panggil mama maya sambil menaikkan satu tangannya.
Pelayan yang merasa dirinya di panggil pun menghampiri mereka. "Ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan itu.
"Saya pesan ikan bakar sama kangkung tumis yah. Minumnya air kelapa muda" kata mama maya pada pelayan.
"Kalian mau pesan apa?" tanya mama maya pada anak, suami, dan sahabt anaknya itu.
"Saya pesen kepiting lada hitam tante. Minumnya air mineral aja" jawab Ariny.
"Aku samain aja sama mama" jawab papa Karlt.
"Aku ikan bakar aja kaya mama. Minumnya air mineral aja. " kata Zara. Zarah memiliki alergi pada kepiting, udang dan keturunannya. Alerginya merupakan keturunan dari mama maya.
__ADS_1
"Ada lagi?" tanya mama maya dan semuanya menjawab dengan menggeleng.
"Baiklah mba itu aja yah" kata mama maya pada pelayan itu.
"Baik nona" kata pelayan itu, lalu pergi menyiapkan pesanan mereka.
Sebenarnya mereka tidak ingin makan di restoran seafood gara gara alergi Zara dan mamanya. Tapi Ariny sangat menginginkannya, Zara kasian pada sahabatnya itu sehingga mengiyakan saja.
Flashback On
Di jalan saat sebelum sampai di restoran.
"Kalian ingin makan apa?" tanya papa karlt.
"Apa aja pah" jawab Zara singkat.
"Makan seafood aja om, Ariny lagi pengen banget makan seafood" jawab Ariny dengan mata berbinar binar.
"Apa mama dan Ariny tidak masalah jika makannya di restoran seafood?" tanya papa karlt pada istri dan anaknya.
Sebelum mama maya dan Zara menjawab, Ariny langsung angkat bicara.
"Tidak apa apa Arinoy, pah kita ke restoran seafood aja. Aku gak masalah kok pak, lagiankan di sana juga ada menu lain kan" kata Zara. Ia tau jika sahabatnya sangat suka makan seafood.
"Iya pah, mama juga gak masalah kok" kata mama Maya.
"Baiklah kita ke restoran seafood" kata papa karlt yang masi fokus menyetir mobilnya
"Yeah asiiik, makasih yah om, tante, sama sahabatku yang paling cantik" kata Ariny sambil memeluk Zara.
Zara yang di peluk diam saja, Ariny sudah sering memeluknya jadi dia tidak risih sama sekali.
Flashback Off
Tak menunggu lama pesanan mereka pun sudah datang. Mereka menikmati makanan mereka masing masing tanpa ada drama.
Setelah makan papa Zara memanggi pelayan untuk meminta bil dan membayarnya. Setelah itupun mereka mereka pulang kerumah. Terlebih dahulu mereka mengantar Ariny kerumahnya barulah mereka kembali kerumah Mereka.
Di rumah Zara langsung saja menuju kamarnya dan segera mandi. Ia sangat lelah sehingga selesai mandi dan memakai baju ia segera tidur.
Zara tidak bangun lagi sampai pagi, bahkan untuk makan malam pun ia tidak bangun. Pagi pagi Zara audah di bangunkan oleh suara hp nya.
__ADS_1
dret dret dret dret (anggap aja suara hp wkwk)
Zara membuka matanya dan mengambil hpnya di atas nakas. "Hmm, halo" kata Zara dengan suara serak khas orang bangun tidur.
"ASTAGAAAA ZARA KAMU BARU BANGUN" teriak orang yang menelpon zara.
"Astaga kupingku" batin zara.
"Iya noy aku baru bangun, ada apa sih pagi pagi sudah ribut?" tanya Zara kesal.
"Astaga Zara, hari ini itu pengembalian formulir pendaftaran. Kamu lupa atau gimana sih, otak kamu ketinggalan di pantai yah kemarin?" kata Ariny dengan nada marah.
"Iya, iya ah. Aku mandi dulu bay. jemput aku jangan lupa yah" kata Zara lalu mematikan tlponnya.
Zara segera bergegas mandi dan bersiap. Hari ini mereka berangkat seperti biasa menggunakan motor Ariny.
"Zara, kok kamu mau sih naik motor terus dari dulu. padahal mobil loh berjejer tu di garasi" kata Ariny fokus mengendarai motornya.
"Yah malas aja pakai mobil, ntar jadi pusat perhatian. Malas banget" jawab Zara.
"Rendah hati banget kamu ra, kamu orang terkaya di kota ini kaya gini tapi di sekolah banyak yang pamer padahal masih di bawahmu. Coba aja orang terkaya di dunia itu kamu pasti keren tuh. Aku bakal buat sinetron, Orang terkaya di dunia yang baik hati dan tidak sombong wkekw.
Zara yang mendengar ocehan Ariny hanya tersenyum. Mereka pun melakukan pengembalian formulir dan mengikuti ujian masuk sekolah. Ariny dan Zara senang karena mereka sama sama lolos di jurusan yang mereka maui meskipun beda kelas.
"Ra, aku dikelas 10 akuntansi 2 nih, kamu kelas berapa?" tanya Ariny.
"Aku akuntansi 1" jawab Zara.
"Yah, kita pisah. Tapi gak papa deh kan tetanggan aja" kata Ariny.
.
.
.
.
...~~~~...
...Jika ada salah dalam penulisan author mohon maaf yah🙏. Jika ada saran dan kritik bisa ditinggalkan di kolom komentar, tapi jangan pedes" yah. Jangan lupa juga like dan tambahkan sebagai favoritnya temen temen yah, jika temen temen suka 😊...
__ADS_1