
"Ehhem ehhem, kalian pacaran yah kok deket banget sih, romantis lagi?" tanya Ariny yang tiba tiba.
Zara yang mendapat pertanyaan itu tiba tiba saja terbatuk. "Uhhuk uhhuk"
Gebril yang di sampingnya langsung saja mengelus elus pundak Zara dengan lembut
"Wah, pasti kalian benar benar pacaran" kata Alam yang juga memperhatikan mereka dari tadi.
"Hmm" balas Gebril berdehem.
"Serius kalian pacaran" tanya Ariny juga.
"Hem" balas Zara yang sudah tidak batuk lagi.
"Waah dua kulkas bersatu, moga aja gak dingin lagi wkwkwk" kata Dewi senang.
"Sepertinya kita perlu bicara deh Gebril" kata Aditya yang tiba tiba bersuara, karena sedari tadi ia hanya diam.
"Hemm" balas Gebril dengan berdehem.
"Ada yang aneh, ah perasaanku aja kali" batin Zara.
Mereka pun menyelesaikan makan siang mereka dan kembali ke kelas masing masing. Saat pulang sekolah Zara di antar oleh Gebril.
"Ra sudah sampai nih" kata Gebril membangunka Zara yang tadi tertidur.
"Hemm" balas Zara lalu terbangun.
Cup
Zara mendapatkan satu ciuman di pipinya, muka Zara berubah memerah. Sebelum keluar dari mobil, Zara juga mencium pipi Gebril meskipun setelah itu ia tidak berani melihat Gebril.
Cup
cium Zara pada pipi Gebril, lalu keluar tanpa melihat dan mengucapkan satu kata pun pada Gebril.
Gebril yang mendapat ciuman dari Zara pun tersenyum senang, meskipun hanya cium di pipi tapi ia sudah tersenyum senyum sendiri selerti orang gila.
"Lucu sekali" gumam Gibral tersenyum senyum.
Setwlah Gebril yang sudah tidak melihat Zara lagi, ia pun menjalankan mobilnya.
Di malam hari Gebril, Alam, dan Aditya tengah makan malam di sebuah restoran. Mereka tampak berbincang bincang membahas sesuatu.
"Kamu serius pacara sama Zara?" tanya Aditya.
"Hmm" jawab Gebril berdehem.
"Permisi mas, silahkan menunya mau pesan apa?" kata pelayan itu memberikan menu, pelayan yang menggunakan topi dan masker sehingga tampak misterius.
"Ntar yah mba saya pilih dulu" jawab Alam sambil melihat lihat menu.
__ADS_1
"Gebril, kalau kamu pacaran sama Zara trus bagaimana dengan Itzy. Kamu kan juga pacaran sama dia, dan dia sudah mengorbankan keperawanannya untuk menolongmu dulu" kata Adintya.
"Tenang saja, aku akan tanggung jawab pada Itzy bagaimana pun dia sudah menolongku." kata Gebril serius.
"Tapi bagaimana dengan Zara? aku tidak mau yah kamu menyakitinya, bagaimana pun dia sudah ku anggap sebagai adikku" kata Aditya emosi.
"Aku akan tetap sama Zara, tapi aku akan tetap menikah sama Itzy" jawab Gebril.
"Gila yah kamu mau duain orang" kata Alam yang masi membolak balik menu.
"Mau gimana lagi" jawab Gebril menaikkan bahunya. Sedangkan Aditya diam saja meredakan emosinya.
"Mba pesanannya itu aja yah, mereka berdua samain aja" kata Alam pada pelayan itu.
"Baik mas" kata pelayan itu lalu pergi dengan cepat.
"Pelayan yang aneh, gak pake seragam lagi malah pakai pakaian formal pakai topi sama masker lagi" kata Alam terus meperhatikan pelayan itu pergi.
"hmm, ah sudahlah mungkin menejernya" kata Alam.
Di suatu kamar, tampak seorang gadis cantik yang tengah menangis terseduh seduh. Yah itu adalah Zara, ia merasakan namanya patah hati untuk pertama kalianua dalam hidup.
Flashback On
Setelah Zara pulang dari sekolah dan berganti baju, Zara di tugaskan papanya untuk mengunjungi sala satu restoran mereka.
Dring Dring Dring
"Zara sayang, kamu tolong ke restorang buat mengurus masalah di sana yah. Papa masi di kantor ini, ada meeting penting"
"Baiklah pah" kata Zara pada papanya.
"Oke makasih ya anakku sayang, papa tutup dulu telponnya. muach" kata papa Zara lalu. menutup telponnya.
"Dasar papah, ada maunya aja sayang sayangan" gumam Zara tersenyum dengan tingkah ayahnya.
Meskipun ayah Zara dingin seperti Zara tapi dia sangat menyayangi istri dan anaknya.
"Hmm, seperinya harus pakai seragam formal nih dan sedikit bermake up agar lebih dewasa" gumam Zara.
Setelah bersiap Zara pun berangkat ke restoran papanya, dan mulai menyelesaikan masalahnya. Setelah selesai menyelesaikan tugasnya, Zara mengecek kinerja pelayan pada restoran itu.
Saat asik memperhatikan pelayannya bekerja, maauklah 3 orang yang sangat ia kenal. Yah itu adalah Gebril, Alam, dan Aditya.
"Jahilin ah" gumam Zara tersenyum jahil.
"Mba, ambilkan saya topi dan masker saya di ruangan. Hitungan ke 10 sudah harus ada di sini 1" kata Zara tegas.
Pelayan yang di perintahkan Zara pun langsung berlari ke ruangan Zara tanpa menjawab apa apa.
"10" kata Zara dan pelayan itu juga sudah datang membawa masker dan topi.
__ADS_1
"3 orang yang duduk di sana biar saya saja yang melayaninya"kata Zara menunjuk meja yang di duduki Gebril cs.
"Permisi mas, silahkan menunya mau pesan apa?" kata Zara tapi tidak ada yang tau jika itu Zara.
"Ntar yah mba saya pilih dulu" jawab Alam sambil melihat lihat menu.
"Gebril, kalau kamu pacaran sama Zara trus bagaimana dengan Itzy. Kamu kan juga pacaran sama dia, dan dia sudah mengorbankan keperawanannya untuk menolongmu dulu" kata Adintya.
Deg
Zara kaget dengan apa yang ia dengar, tapi ia tetap stay di sana untuk mendengarkan percakapan mereka.
"Tenang saja, aku akan tanggung jawab pada Itzy bagaimana pun dia sudah menolongku." kata Gebril serius.
Mendengar perkataan Gebril, Zara sangat kecewa dan sakit hati, ia ingin menangis tapi ditahan karena masi ingin mendengar percakapan mereka.
"Tapi bagaimana dengan Zara? aku tidak mau yah kamu menyakitinya, bagaimana pun dia sudah ku anggap sebagai adikku" kata Aditya emosi.
"Aku akan tetap bersama Zara, tapi aku akan tetap menikah sama Itzy" jawab Gebril.
"Gila yah kamu mau duain orang" kata Alam yang masi membolak balik menu.
"Mau gimana lagi" jawab Gebril menaikkan bahunya. Sedangkan Aditya diam saja meredakan emosinya.
"Egosi kamu" kata Zara membatin.
"Mba pesanannya itu aja yah, mereka berdua samain aja" kata Alam pada pelayan itu.
"Baik mas" kata Zara lalu pergi dengan cepat.
Flashback Off
"Hiks hiks hiks Gebril jahat" kata Zara yang masi menangis. Hanya rasa sakit dan kecewa uang ia rasakan saat ni.
Tok Tok Tok
Mendengar ada yang mengetuk pintu Zara lamgsung menugsap air matanya. "Masuk" kata Zara.
Ceklek
Masuklah mama Zara, ia khawatir dengan anaknya karena pulang dari restoran anaknya tidak mengeluarkan kata kata sedikitpun.
.
.
.
.
...~~~~...
__ADS_1
...Jika ada salah dalam penulisan author mohon maaf yah🙏. Jika ada saran dan kritik bisa ditinggalkan di kolom komentar, tapi jangan pedes" yah. Jangan lupa juga like dan tambahkan sebagai favoritnya temen temen yah, jika temen temen suka 😊...