KISAH PUTIH ABU-ABU AZZAHRA

KISAH PUTIH ABU-ABU AZZAHRA
PINDAH KE MANSION


__ADS_3

"Hiks hiks hiks Gebril jahat" kata Zara yang masi menangis. Hanya rasa sakit dan kecewa uang ia rasakan saat ni.


Tok Tok Tok


Mendengar ada yang mengetuk pintu Zara lamgsung menugsap air matanya. "Masuk" kata Zara.


Ceklek


Masuklah mama Zara, ia khawatir dengan anaknya karena pulang dari restoran anaknya tidak mengeluarkan kata kata sedikitpun.


"Eh mama" kata Zara.


Mama Zara duduk di dekat Zara. " Kenapa sayang, matamu kok sembab?" tanya mama.


"Gak papa mah, tadi Zara hanya di bentak pelanggan saja" jawab Zara berbohong.


"Tidak biasanya Zara menangis hanya gara gara di bentak orang asing" batin mama Zara.


"Mah, boleh ngak Zara gk sekolah selama seminggu" kata Zara melihat mamanya dengan puppy eyes nya.


"Tentu saja bisa, meskipun kamu gk mau sekolah juga mama gk akan larang. Kamu kan sudah lulus S2 kemarin, ngapain juga kamu sekolah lagi" kata mama maya lalu memeluk anaknya.


Zara sebenarnya sudah lulus S2, ia sekolah dan kuliah online. Itulah kenapa selama ini Zara sering membaca buku bahkan diluar buku pelajaran di sekolahnya. Dan itu juga alasannya kalau dia orangnya sangat pintar.


"Mah, Zara mau tinggal di mansion yah." pinta Zara.


"Hmm, tumben. Dulu kamu merengek rengek mau tinggal di sini gara gara dekat dengan rumah Ariny" kata mama Maya heran dengan putrinya.


"Gak papa mah, cuman kangen aja sama mansion hehe" jawab Zara cengengesan.


"Oke papa dan mama akan ikut, soalnya sudah lama tidak pulang ke mansion. Dan gak mungkin kan papa dan mama biarin kamu tinggal di sana sendirian" kata mama Maya.


"Makasih mah" kata Zara memeluk mamanya.


"Sama sama sayang, dan tidur sana besok kita pindah." kata mama Maya membalas pelukan Zara lalu mencium pucuk kepala Zara.


"Selamat malam sayang" kata mama Maya lalu pergi meninggalkan Zara.


"Malam ma" balas Zara. Setelah sendirian di kamar, Zara kembali menangis hingga lelah dan akhirnya tertidur.


Di pagi hari Zara bangun dan membersihkan dirinya. Lalu turun untuk sarapan bersama keluarganya.


Setelah sarapan Zara dan mama papanya pun pindah ke mansion milik mereka. Mereka pindah dengan membawa barang penting saja, karena di sana sudah tersedia semua barang yang di perlukan.

__ADS_1


Setelah sampai di mansion mewah milik mereka, Zara langsung berlari ke kamarnya lalu menguncinya.


Di kamar Zara hanya membaca buku dan novel untuk mengalihkan pikirannya dari Gebril.


Saat Zara sedang sibuk dengan bukunya, di sekolah sahabat dan pacarnya tengah mencarinya.


Jam istirahat di kantin


Gebril cs tengah duduk di kantin, dan datanglah Ariny dan Dewi. "Kak Gebril, kamu tau nggak kenapa Zara gak masuk hari ini" tanya Ariny lalu duduk gabung bersama mereka, bwgitu juga dengan dewi.


"Loh Zara gak masuk" tanya Gebril kaget.


"Lah kok balik nanya, kan kakak pacarnya masa gak tau" kata Dewi kesal.


"Dari kemarin aku telpon Zara gak dijawab, ku wa juga cuman ceklis satu" jelas Gebril.


"Baiklah pulang nanti kita kerumahnya, Dewi nanti ikut sama aku sama kak Aditya" kata Ariny.


"Aku nebeng juga yah, mobilku lagi gak ada" kata Alam.


"Mobil kamu kemana lam?" tanya Aditya.


"Ku kasih orang sebagai ganti rugi, soalnya aku nabrak orang itu" kata Alam malas.


"Kenapa gak minta beli lagi?" tanya Aditya lagi.


"N@jis aku liat tampangmu kaya gitu" kata Aditya.


"Ayolah Aditya" rengek Alam sambil menarik narik lengan Aditya, dan terpaksa Aditya mengiyakan.


Mereka semua pun kembali ke kelas mereka karena bel sudah berbunyi. Pulang sekolah mereka beekumpul di parkiran, lalu menuju ke rumah Zara.


Di rumah Zara, Ariny memencet bel yang ada di pintu pagar karena pagar tertutup. Keluarlah seorang wanita paru baya yang merupakan pelayan di rumah Zara.


"Eh non Ariniy, ada yang bisa bibi bantu non?" tanya pelayan itu.


"Zara mana bi?" tanya Ariny.


"Zara pindah kemansionnya non" jawab bibi itu.


"Alamatnya dimana yah bi?" tanya Ariny lagi.


"Saya kurang tau non, saya hanya bertugas disini non tidak pernah kesana" balas pelayan itu.

__ADS_1


"Baiklah bik makasih, saya pergi dulu" kata ariny


"Baik non" kata pelayan itu lalu masuk lagi kerumah.


Ariny khawatir dengan Zara, biasanya Zara selalu pamit dengan Ariny jika ingin berpergian. Apalagi sampai pindah rumah.


"Hei, tau gak kamu mansion nya Zara dimana?" tanya Gebril


"Gak tau" jawab Ariny lalu masuk ke mobil milik kakanya. "Pulang kak" pintanya pada kakaknya.


Ia begitu karena gelisa memikirkan Zara "Pasti ada sesuatu sama Zara" batin Ariny. Ariny mencoba mengingat letak mansion Zara soalnya ia pernah kesana waktu masih SD, tapi nihil ia melupakannya.


Sedangkan di mobil Gebril ia frustasi karena Zara tidak ada. "Aagh, kamu kemana sih Zara" kesal Gebril memukul mukul stir mobilnya.


2 hari setetlah Zara tidak masuk sekolah, Itzy mulai bersekolah lagi. Setelah kejadian itu terjadi, Itzy menenangkan dirinya dan izin sekolah selama 3 bulan.


"Hai sayang" panggil Itzy pada Gebril yang baru keluar dari parkirannya.


"Hmm" jawab Gebril dengan berdehem.


Mereka berdua pun berjalan masuk dengan bergandengan tangan. Di jalan menuju kelas mereka, mereka bertemu dengan Ariny dan Dewi.


"Cih, baru dua hari pacarnya tidak masuk sekolah udah ada yang baru aja nih" ejek Ariny.


"Apa maksudnya ini Gebril, kamu punya pacar baru?" tanya Itzy sedih.


Gebril yang melihat Itzy sedih jadi tidak tega kepadanya. "Tidak ada" jawab Gebril berbohong. Itzy yang mendegar jawaban Gebril pun tersrbyum.


"Kalian jangan menuduh pacarku, dan lagi aku sudah pacar 2 tahun sama Gebril gak mungkin dia ada pacar lain" kata Itzy sambil menggandeng lengan Gebril posesif.


"Jika Zara tau semua ini, ia akan sangat kecewa pada kakak" kata Dewi lalu menarik Ariny pergi menjauh. Ia tau jika Ariny sekarang sedang emosi, jika tidak membawanya ntah apa yang akan terjadi.


Perkenalan


Itzy Andara dipanggil Itzy, pacar Gebril sejak pertama kali masuk SMA. 3 bulan lalu sebelum masa perkenalan siswa baru, ia mengorbankan keperawanannya untuk menolong Gebril yang tengah terpengaruh obat perangsang dengan dosis tinggi. keluarganya juga merupakan salah satu terkaya di kotanya. 3 bulan ia tidak sekolah untuk menenangkan dirinya.


.


.


.


.

__ADS_1


...~~~~...


...Jika ada salah dalam penulisan author mohon maaf yah🙏. Jika ada saran dan kritik bisa ditinggalkan di kolom komentar, tapi jangan pedes" yah. Jangan lupa juga like dan tambahkan sebagai favoritnya temen temen yah, jika temen temen suka 😊...


__ADS_2