
Skip jam 7 pagi
Aku terbangun dari tidur karena mendengar suara dari dapur. suara yang bising yang membuatku mengira bahwa rumahku telah kemasukan maling.
Glodak!
Glodak!
Glodak!
Vissca:" Omo! Apa itu. Apa rumahku kemasukan maling," aku langsung terbangun setelah mendengar suara-suara itu.
Aku bergegas Turun Dari Ranjang dan keluar kamar ku. Tak lupa Aku membawa sapu untuk berjaga-jaga.
Sampai di pintu dapur aku terkejut melihat keberadaan seorang Namja yang memasak makanan dan meletakkannya ke atas meja.
Suga:" Kau sudah bangun Ca? Lihatlah aku telah memasak beberapa makanan untuk mu," katanya sambil Meletakkan makanan yang ia bawa di atas meja.
Vissca:" Suga! Kau mengagetkanku. Ku kira rumahku kemasukan maling," kataku dengan sedikit kesal.
Suga:" Kau ini. Sudahlah sini makan dulu," Katanya sambil duduk di jursi meja makan.
Vissca:" Bagaimana kau bisa masuk? kan aku mengunci pintunya di dalam. Apa jangan-jangan kau mendobrak pintu ku?!" Kataku sambil sedikit panik. Jelas panik kalo pintunya di dobrak, rusak, gimana. Nanti di suruh ganti lagi.
Suga:" kau sedang akting pura-pura lupa atau kau memang bodoh oeh? kan kau sendiri yang memberikan kunci cadangan ini 3 bulan yang lalu. Apa kamu ingat?" katanya sambil mengeluarkan sebuah kunci dari kantong celananya.
Vissca:" Oh iya ya aku lupa. Maafkan Aku," Sambil berjalan menuju Suga.
Suga:" Sudahlah Ayo kita mulai makan. keburu keburu makanannya dingin nanti," Katanya sambil menarik tanganku dan membuatku duduk di atas kursi.
Setelah kita selesai makan aku membereskan bekas-bekas makanan tadi.
Setelah selesai membereskan makanan tadi aku menghampiri Suga yang sedang melihat berita di TV.
Vissca:" Apa yang sedang kau tonton? " kataku sambil menghampiri suka yang sedang duduk di sofa.
Suga:" Aku sedang melihat berita. Katanya di daerah asalku baru dibuka tempat wisata yang cukup terkenal. Apa kau mau pergi ke sana dengan yang lainnya?" katanya sambil menatapku yang sedang di sebelahnya.
Vissca:" Boleh, kapan kita akan pergi ke sana. dan berarti kita pergi ke sana dengan kalimat teman baper kita itu kan?" Tanyaku balik memandang Suga.
Suga:" Ya iya lah masa cuma kita berdua. apa jangan-jangan, kalau mau berlibur berdua saja denganku kan?" katanya dengan cengengesan.
Vissca:" A- Apa yang kau katakan. Dasar tak waras," kataku dengan gugup dan kau akhiri dengan memalingkan wajahku karena aku merasa malu.
Suga:" Kenapa kamu mainkan wajahmu oeh? Apa kau merasa malu. hahaha," Katanya dengan nada ejekan dan di sambung menertawaiku.
Vissca:" Aish kau ini. Lalu kita akan ke mana besok?" Tanyaku mengalihkan perhatian.
Suga:" kita ke sana saja. Tapi besok suruh semuanya berkumpul di rumahmu dulu," jelasnya pada ku.
__ADS_1
Vissca:" Berapa lama kita akan menginap di sana? Biar aku menyiapkan barang-barangku," Kataku.
Suga:" Mungkin kurang lebih seminggu. Bisakah kau membantuku untuk membereskan barang-barangku juga? kumohon," Dengan wajah memohon.
Vissca:" iya iya enggak usah kayak gitu banget kali. Baiklah sekarang aku akan menyebabkan barang-barang aku dulu, setelah itu baru akan menyebabkan barang- barangmu nanti. Apa kau masih mau disini atau kau mau pergi ke mana?" tanya aku masih memandang Suga.
Suga:" Aku mau di sini saja," katanya sambil memeluk ku.
Vissca:" Baiklah. Tapi kenapa kau memeluk ku?," Tanyaku.
Suga:" Apa kau tak merindukan pelukan ku? Kita sudah tak berpelukan selama 10 jam. Aku rindu memelukmu," Katanya.
Vissca:" Aish.... Kau benar benar seperti anak kecil," Kataku sambil membalas Pelukanya.
Setelah 5 menit hening tetapi masih sambil berpelukan.
Vissca:" Apa kita akan pergi ber 5 saja?" Tanyaku setelah 5 menit hening.
Suga:" Aku akan mengajak 2 orang teman lelaki ku. Apa boleh?" tanyanya tanpa melepas pelukan dan mendongakkan kepalanya.
Vissca:" Tentu, kau kan yang punya acara," Jawabku.
Suga:" Baiklah, sekarang ayo siapkan barang mu," Melepas pelukan, berdiri lalu berjalan meniju Kamarku.
●Di kamar ku
Vissca:" Apa kau akan membantu ku?"
Vissca:" Aish... Kau ini sungguh aneh. Kenapa hanya melihat," tanyaku lagi.
Suga:" Tak apa. Dan lagi, jangan gunakan baju yang terlalu terbuka. Apa kau paham," Jelasnya seperti menasehati.
Vissca:" Kenapa?"
Suga:" Ya karena aku tak mau bagian tubuhmu di lihat oleh orang lain," Katanya.
Aku sedikit bingung dengan pernyataan yang dia berikan.
Vissca:" Tapi kenapa kau selalu memandangku tanpa henti jika aku berpakaian terbuka di dalamrumah?" Tanya ku polos.
Anjay polos 😂😂😂
Lanjut
Suga:" Hanya aku yang boleh. Yang lain tidak. Ingat itu," menegaskan.
Hanya dengan beberapa kata yang keluar dari mulut Suga barusan. mampu membuatku malu dan tanpa kusadari pipiku sudah memerah.
Vissca:" Baiklah"
__ADS_1
Skim jam 12.00 setelah selesai menyiapkan.
Vissca:" Ayo sekarang kita ke rumahmu, "
Kami berdua langsung menuju ke kediaman suga, dan di sana tak ada siapa-siapa kecuali satu pemainnya. Aku sudah terbiasa dengan pemandangan ini dan tak menghiraukan nya.
Aku menyiapkan berang yang akan di bawa suga, baju, juga stile lain yang akan dia pakai. Dia hanya memandangku saat sedang memnyiapkan barang barangnya.
Aku selesai menyipkan barang suga jam 5 sore. Sudah termasuk merapikanya di koper dan siap berangkat.
Waktu menunjukan pukul 05.00 Suga mengajakku makan di pinggir jalan. Bukan suga yang mengajak makan di pinggir jalan, tapi aku. Aku hanya rindu saat saat hanya bisa makan di pinggir jalan atau hanya makan indom*e di apart dulu.
Di mobil Suga
Suga:" Kau mau makan di mana," bertanya pada ku.
Vissca:"Terserah," kataku sambil menghadap depan.
Suga:" Kenapa wanita selalu menjawab terserah jika di tanya oleh pacarnya. Aish kau ini," Katanya sambil melirik ku lalu fokus menyetir lagi.
Vissca:" Siapa yang kau bilang pacar. Dan lagi aku hanya bingung jika kau tanya makan di mana," Jawabku masih pada posisi yang sama.
Suga:" Hm. Baiklah aku yang tentukan. Kita maka di lestoran ****. Gimana?" katanya.
Vissca:" Ya udah aku ngikut," kataku.
Selang 6 menit aku melihat di kiri jalan ada warung yang tak terlalu kecil.
Vissca:" Suga berhenti," kataku mendadak.
Suga yang mendengar ku berkata demikian langsung menginjak rem kuat kuat. Untung jalanan sat itu sepi. Jadi tak ada kecelakaan yang terjadi.
Suga:" Ada apa?!" berkata setelah mobil berhenti.
Vissca:" Aduh. Santai dong rem nya. kan Aca jadi kepentok," Jawabku sampil mengusap jidatku.
Suga:" Mianne Ca. Kan Suga juga kaget Aca tiba tiba suruh berhenti," Jawabnya sambil ikut mengusab jidat ku.
Vissca:" Udah pinggirin dulu mobilnya," Kataku.
Suga tak membalas perkataanku melainkan langsung mengikuti instruksi ku.
Vissca:" Suga, kita makan di situ aja ya," kataku setelah mobil di pinggirkan.
**Jan lupa like
Baca juga chat story ku : Army Beruntung (BTS)
Jan lupa tinggalkan komen juga. Like juga ya.
__ADS_1
Lope you All♡**