Kita Cinta (Suga BTS)

Kita Cinta (Suga BTS)
RESTU DARI EOMMA


__ADS_3

Dia membuka lebar lebar matanya dan mengatakan "Lihatlah sayang, aku sudah bangun," kata Suga.


Aku hanya terkekeh geli melihat tingkah lucu sang kulkas hidup ini.


"Ayo cepatlah bersiap," kataku.


"Oke," katanya lalu berjalan ke arah kamar mandi.


Di meja makan


"Lama banget sih," kata eomma Suga yang sudah siap di meja makan.


"Eomma kayak gak tau aku aja," kata Suga menjawab ibunya.


"Ya sudah ayo makan," kata ayah Suga.


"Oh ya, ma, pa. Aku mau ngomong sesuatu," kata Suga di sela makanya.


"Habiskan dulu makanmu, baru nanti ngomong," kata ibunya.


Setelah selesai makan


"Eomma, aku ingin meminta izinmu. Juga ingin meminta restu mu," ucap Suga sembari mendekat ke ibunya.


"izin buat apa?" Kata eomma nya penasaran.

__ADS_1


"Aku mau minta izin kepada eomma dan appa. Aku ingin berpindah agama," katanya yakin.


Tentu saja itu adalah suatu hal yang mengagetkan untuk kedua orang tua Suga. Agak sedikit berat bagi kedua orang tua itu memberi izin kepada anak bungsunya itu. Namun...


"Nak, apapun pilihanmu appa akan selalu nendukungmu. Tapi appa harap, jika kalian ada kendala dalam rumah tangga kalian kelak. Selesaikanlah dengan baik baik. Dan satu lagi, kau jangan hanya berpindah agama hanya karna cinta, tapi kau harus benar benar mencintai Tuhan mu," kata appa Suga sembari mengusap pucuk kepala anak tampannya itu.


"Apa kalian mengizinkan ku?" tanya Suga memastikan.


"Ya, kami memberimu izin. Jadilah pemimpin yang baik untuk keluargamu kelak. Aku percaya kau bisa melakukan yang terbaik," kata eomma Suga.


"Kemarilah nak," perintah eomma Suga menyuruhku datang padanya.


"Eomma, kumohon kau jangan membenciku," kataku sambil menunduk menghampirinya.


"Terima kasih eomma, aku akan berusaha sebaik mungkin untuk mengajari Suga. Serta tetap melatih diriku agar menjadi lebih baik," kataku dalam pelukan eomma Suga.


Sore hari


"Eomma, aku pamit dulu ya. Habis ini aku bakal ke Indo dulu," kata suga dengan membawa 2 koper.


Setelah mendapat izin, kita berdua menuju mobil dan mengarah ke bandara.


Sesampainya di indonesia.


Samping bandara

__ADS_1


??? : "Itu orangnya," kata seorang dengan kostum ninja hitam yang berkata pada kawannya.


Suasana di sana sepi, tak ada seorangpun yang lewat atau berjaga di sana.


"Siapa kalian?!" Tanya Suga waspada sambil tubuhnya melindungi ku.


"Aku tak ada urusanya dengan mu. Tinggalkan gadis itu di sini atau kau akan mati," kata salah seorang ninja itu.


"Jika kalian berani macam macam, akan ku laporkan kalian pada polisi," ancam Suga.


Ke dua ninja itu tidak merasa takut sedikit pun, malah mereka tertawa karna ucapan Suga.


"Laporin aja kalo kau masih sempat pergi," kata nya.


"Pergi kalian!" perintah ku.


"kau siapa memerintah kami. Kau mau kami membunuh kalian berdua bersama, atau kau ikut aku," tawar ninja itu.


"Gak! Aca, kamu harus sama aku. Jika kita harus mati, maka kita akan mati bersama," kata Suga yakin sambil tanganya berada di pipiku.


"Jika itu yang kalian pilih, maka aku akan mengabulkannya," kata ninja itu menodongkan pistolnya.


"Apa ini yang kau pilih?" kata ninja satunya.


_____________________________________

__ADS_1


__ADS_2