Kita Cinta (Suga BTS)

Kita Cinta (Suga BTS)
Pelayan Bangkhe


__ADS_3

Skip sampe rumah Suga


________________________________________


Rumah yang di maksud, rumah yang di tinggali hanya dengan Suga sendiri. Ortunya tdk tinggal di sana.


Suga memberikan barang barangnya pada pembantu di sana dan menyuruhnya untuk mencuci semua baju di sana.


Setelah dari rumah Suga, kami pergi mencari lestoran untuk makan siang.


Di lestoran


Plyn : Mau pesan apa tuan? //Centil//


Suga : Kamu mau apa Chagi? //Acting //


Aku paham kenapa suga memanggil ku begitu. Aku pun ikut berakting dengan nya.


Vissca : Aku terserah kamu saja Sayang //Acting//


Plyn pov : Ternyata sudah ada pacarnya. Cih, baru pacar saja. Aku yakin bisa menggoda lelaki ini. *Batin*


Suga memesan beberapa makanan di sana.


Suga : Udah itu aja


Plyn : Silahkan di tunggu ya tuan //Gaya menggoda//


Baru beberapa langkah


Plyn : Awww, aduh kaki ku!! //Acting jatuh//


Vissca : Apa kau tak papa wahai adik PELAYAN? //menekankan kata terakhir dengan nada sinis//


Bukan aku lupa dari mana asalku dulum Aku hanya tak suka orang orang gila seperti pelayan itu.

__ADS_1


Plyn : Oh tidak nona. Sepertinya kaki ku agak terkilir //masih akting + nggak nadar di aindir//


Kebetulan saat itu manager lestoran itu lewat


mengkampiri kami


Mnjr : Ada apa ini?


Vissca : Siapa anda?


Mnjr : Saya Manager dari perusahaan ini


Vissca : Owh manager lestoran ini. Kebetulan sekali.


Mnjr : Ada apa nona, tuan? Apa kalian ada ketidak nyamanan di sini?


Vissca : Ani ani. Tapi kurasa pelayan mu yang satu ini sudah tak bisa lagi bekerja pak menejer.


Suga hanya senyum dengan tingkah ku yang aneh sekarang ini.


Plyn : Ni orang mau apa sih? //Batinya sambil mengeluarkan keringat dingin//


Mnjr : Tidak bisa bekerja bagaimana? Toling di jelaskan.


Vissca : Tadi dia tiba tiba jatuh di sini. Padahal beberapa detik sebelum terjatuh dia sempat menggoda suamiku. Apa itu wajar? Ku rasa kakinya sekarang lumpuh.


Plyn : WTF?! *Batin*


Plyn : Ani manager. Aku masih waras kok //berdiri dari jatuhnya//


Vissca : Masuk jebakan kan lu *batin*


Suga : Wah, berari dia hanya berpura pura jatuh saja tadi. Dia sangat tak baik //buka suara//


Suga : Manager, ku dengar reting lestoran ini tinggi loh. Masak ada pelayan yang seoerti ini. Aku benar benar tak puas dengan pelayanan di sini.

__ADS_1


Mnjr : Maafkan aku atas kesalahan dia. Apa yang kau inginkan sebagai balasannya?


Vissca : Oh ya Chagi, gimana kalo kelakuan pelayan ini kita ekspos saja di dunia maya. Pasti akan booming sekali kan?


Suga : Betul juga kau sayang.


Mnjr : Ku mohon jangan. Aku bisa di bunuh atasan ku bila pendapatan lestoran turun walau hanya sedikit. Aku janji akan melakukan apa pun.


Vissca : Jinjja? Apapun?


Mnjr : Iya


Vissca : Kalau begitu pecat pelayan itu. // Menunjuk plyn gada akhlak tadi//


Plyn : Hah?! Tolong jangan nona. Maafkan saya, saya mengamu salah.


Vissca : Kau bermain api, maka kau harus memadamkannya. Inilah akibat dari perbuatan buruk. Jika sampai aku melihatmu muncil di depan mataku lagi. Adegan menjijikan saat kau menggoda suamiku tadi akan terekspos di dunia maya.


Plyn : Dia juga merekamnya? *batin*


Suga : tunggu apa lagi. Pergilah. // mengusir pelayan//


Plyn : Baik, saya pergi.


Pelayan itu lalu pergi meninggalkan lestoran.


Setelah pelayan pergi, aku dan suga memutuskan untuk membeli makanan untuk yang di rumah. Agar bisa makan bersama. Suga meminta pesanannya semua di bungkus.


Suga : Apa pesanan saya tadi sudah di buat?


Mnjr : Belum. Mohon tunggu sebentar.


Suga : Aku menambahkan. Bla bala bal.... Semua di bungkus.


Mnjr : Baik. Tolong tunggu sebentar

__ADS_1


Skip sampe rumah


__ADS_2