Kita Cinta (Suga BTS)

Kita Cinta (Suga BTS)
#3


__ADS_3

Aku kembali membuka suara


Vissca:" Oppa, apa yang ingin kau pesan," kataku sambil memegang buku menu.


Suga:" Aku ingin kau menemaniku di sini. Pelayan," katanya sambil melambaikan tangan memanggil pelayan yang lain.


Vissca:" Oppa, jika ada aku di sini untuk apa memanggil yang lain. Kalau begitu aku pergi saya, nee?" Saat aku hendak melangkah pergi tangan ku di tarik oleh Suga.


Suga:" Aku tak mengizinkan mu pergi. Apa kau mau ku adukan pada menejer?" katanya.


Suga:" Aku hanya ingin kau menemaniku makan. hanya itu," lanjutnya lagi.


Vissca:" Setidaknya biarkan aku yang menulis pesananmu, oke?" Kataku sedikit ragu.


Suga:" Tidak. Kau hars tetap di sini"


Vissca:" Ah, baiklah," aku hanya menurut.


Pelayan 1:" Bisa ku tulis pesanan anda tuan?" tanya pelayan itu.


Suga:" Aku ingin 2 porsi kimchi, 2 porsi kimbap, dan 2 porsi ramen jangan terlalu pedas. Minumnya soju. itu saja. dan cepat!"


Pelayan1:" di tunggu ya tuan," lalu pergi dari meja kami.


Vissca pov: Gila! Dia makan apa party. banyak banget. Gak nyangka gua orang seganteng dia ternyata banyak makan. end pov


Vissca:" Apa kau selalu makan sevanyak itu Oppa?"


Suga:" Tidak," jawabnya singkat sambil menatap ku.


Vissca:" Lalu?"


Suga:" Kau juga makan lah. Apa kau pikir aku ini b4bi. Makan sebanyak itu"


Vissca:" Hah?" tanya ku sedikit bingung.


Suga:" Kau pikir aku menyuruhmu kesini hanya supaya kau memandaniku saat makan? Kau sunggu aneh, Viss." katanya sambil sedikit tertawa.


Vissca *Apanya yang lucu* batinku.


Vissca:" Oppa. Kau bisa memanggil ku Aca. Teman2 ku juga memanggilku begitu," kataku.


Suga:" Eh? Bolehkah?" tanyanya membuatku bingung.


Vissca:" Tentu saja, kenapa tidak?"


Suga:" Sudahlah. lihat itu, makanannya sudah siap," katanya sambil menunjuk 3 orang pelayan.


Ke 3 orang pelayan itu menaruh makanan di meja kami dan langsung pergi.

__ADS_1


Suga:" Makanlah, jika sudah selesai kau harus ikut aku," katanya membuatku sedikit terkejut.


Vissca:" nee, uhuk! Apa kau bilang. Ikut dengan mu? Lalu bagaimana dgn lekerjaan ku oeh?" tanya ku sambil memandangnya.


Suga:" Tenang saja, aku suda meminta izin dari bosmu. Dia bilang tak apa"


Vissca:" Jinjja? Apakah benar2 boleh? Wah, asik bisa pulang lebih awal," kataku sambil cengengesan.


Suga:" Siapa bilang. Kau harus ikut denganku kau tau," katanya dengan nada datar.


Vissca:" Ya aku tau. Tapi pergi dengan mu tak akan semeleahkan debgan bekerja kan," tanyaku sambil tersenym lebar.


Suga:" Hemm. Cepatlah makan, setelah itu kita langsung pergi"


Vissca:" Nee oppa"


~~Skip makan dan sampai di parkiran


Suga:" Tunggulah di sini. Aku akan mengambil mobilku. Jika aku kembali dan kau menghilang, awas saja kau," sambil tersenyum dan mengedipkan sebelah matanya.


Vissca:" Omoo! Apa itu tadi. Sungguh mengerika melihat orang berwajah dingin tersenyum.


~~Skim di dalam mobil


Suga mulai angkat bicara setelah beberapa menit hening.


Vissca:" Memangnya kau mau membawaku kemana?" Tanya ku sambil memandang balik wajah Suga.


Suga:" Aish... Apa kau tak takut aku membawamu ke hotel oeh?" tanyanya membuatku sedikit terhentak.


Vissca:" Kau mau membawaku kemana?! Cepat katakan?! Aku ini jago bela diri kau tau?"


Suga:" Sekarang kau baru takut," katanya sambil tertawa kecil.


Suga:" Aku inin membicarakan sezuatu dengan mu. Tapi tidak di sini"


Vissca:" Lalu dimana?" tanya ku dengan nada yang lebih pelan dari nada yang tadi.


Suga:" Adalah. Kau hanya perlu diam. kunci mulutmu rapat rapat. ataqu kau akan ku buang di aspal ini," katanya.


Aku hanya menganggu karna takut dia kan benar benar membuangku. Kita melanjutkan perjalanan tanpa suara. Sesekali dia melihat ke arahku dengan sedikit menahan tawa.


15 menit kemudian sampailah kita di taman yang sangat indah. Di taman itu tak banyak orang yang datang. Bahkan jumlah pasangnya bisa di hitung dengan jari.


*Kenapa di taman yang seindah ini hanya di kunjungi sedikit orang* barin ku.


Suga:" Duduklah," katanya sambil menepuk bangku di seblahnya saat kita sudah di tepi taman.


Vissca:" knp kau membawaku ke sini? lalu, knp di tampat secabtik ini hanya ada sedikit pengunjung?" tanyaku sambil duduk di sebelah Suga.

__ADS_1


Suga:" pastilah sedikit. Ini adalah Taman eksklusif untuk orang yang sudah menyewa.


Aku mengajak mu kesini karna aku ingin bertanya," katanya yang belum lengkap karna terpotong omongan ku.


Vissca:" Tanya apa? Tanyakan saja apa yang kau inin ketahui. Tapi kenapa harus di sini? ap-" jari telunjuk Suga mendarat si bibirku yang sedaritadi mengoceh gila.


*Eh, kenapa ini. kenapa jantungku berdetak begitu cepat? akh! aku benar2 akan gila jika seperti ini* batinku.


Suga:" Diam lah, biar aku yang bicara sekarang. Kau bialng besok minggu kau ultah bukan? Apa kau akan mengadakan party? lalu siapa yang akan kau undang? Apa ada laki laki di sana?" tanyanya.


*Ya Tuhan. kenapa dia cerewet sekali. Seperti kawatir bila kekasihnya akan selingkuh* batinku.


Suga:" Jawablah apa kau tak mendengarku? apa kau sekarang menjadi tuli oeh?" katanya membuyarkan khayalan ku.


Vissca:" eh- apa tadi. biar ku jawab satu satu., nee? benar besok minggu aku ulang tahun. Aku tidak mengadakan party karna aku tak punya uang. Aku hanya akan pesta kecil kecilan di taman rumah Soobin. Aku hanya akan lesta dengan 5 orang temanku. Dan tentu ada laki lakinya. Karna genk ku terdiri dari 3 lelaki dan 3 perempuan. Apakah sudah terjawab semua?" tanyaku memandang pekat mata Suga.


Suga:" emmm..."


Vissca:" Apa lagi yang ingin kau tanyakan? Jika tidak ada, kajja kita pulang. aku merasa sedikit lelah," Kata ku.


Suga:" eh! tunggu dulu. aku inin bertanya lagi"


Vissca:" Apa lagi?" tanyaku bingung melihat dia sedikit gugup.


Suga:" Apa aku boleh ikut bergabung?" tanya nya membuat aku tercengang.


*Pertanyaan gila macam apa ini. Seoeang presiden grup ternama inin betgabung di pesta kecil kecilan ulang tahun ku. Apa otak nya sudah konslet setelah ku tabrak?* batin ku


Suga yang menyadari aku hanya diam menyenggol lenganku dan berkata.


Suga:" Jika memang tak boleh bilang saja. Kajja kita lulang saja;" katanya dengan nada sedikit kesal.


Menyadari tingkah suga aku langsung tersadar.


Vissca:" Eh? apa ini. Apakah presiden grup ternama adalah orang yang pemarah. Kau boleh ikut, dengan senang hati aku akan menerima kehadiranmu. Masak orang penting seperti dirimu akan ku tolak. Apa kau pikir aku gila," sambil memegang tangan Suga.


Suga berbalik dan melihat tangan ku yang memegang tanganya. Aku spontan langsung menarik tangan ku kembali.


Vissca:" eh, maaf Suga oppa"


Suga:" Kenapa kau meminta maaf? Kaja," menarik tangan ku dan berjalan meninggalkan tangan.


Vissca:" Eh, apa kau marah oppa. Apa aku membiatmu kesal?" tanya ku yang masih bingung tapi tetap mengikuti langkah Suga.


Suga:" Tidak. Kau bilang tadi kau lelah bukan. Aku akan mengantarmu pulang sekarang. Dan besok kita hanya akan bertemu saat akan berangkat ke pestamu. Aku akan menjemputmu," katanya sambil sejenak membalikan badan dan tersenyum lalu berjalan ke depan lagi.


Vissca:" Oh, oke. besok aku kabari."


Jan lupa like ya🤗

__ADS_1


__ADS_2