Kitty Girl

Kitty Girl
Berubah


__ADS_3

Ramava saquina Izora POV


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Langit sudah berganti warna, Tadinya gelap Sekarang jadi tambah gelap. Ya.. Setelah aku merajuk karena persoalan makanan. Akhirnya si Abang Gans ngasih aku sereal. Ya walaupun gak kenyang, Seenggaknya aku bisa makan enak.


Jam dikamar ini menunjukkan pukul 23.50, Aku gak lagi dimasukkan ke kandang. Aku nempel terus sama si Gans, Jadinya dia gak tega masukin aku ke kandang setelah aku kasih liat di puppy eyes padahal aku ini kucing. Tapi biarlah berlalu.....


Aku tengok wajah si Gans yang sampek sekarang aku belom tau namanya. Ahh rasanya kurang puas kalo liatnya dari bawah. Ok naiklah aku ke atas tempat tidurnya. Aku manfaatkan sebaik mungkin keadaanku yang sekarang adalah hewan jadi jadian.


Aku tatap lurus ke depan menatap lekat wajah nya yang war biasa tampan itu. Kira kira dia punya pacar gak ya?


Ahh gak penting jugak! Walau aku bukan siapa siapa nya, Tapi aku kebagian jatah kasih sayang dari dia. Aku bisa nempel terus, Meluk dia, Natap dia, Bahkan....... Kalo aku mau aku bisa tidur sama dia ehhehehehehe.


Setelah aku resmi jadi peliharaan nya tadi sore, Dan dia jugak udah ngasih aku kalung tanda pengenal, Aku makin manja sama dia. Aku agak santai dulu nikmati hidup jadi kucing. Tapi gak lama.... Karna aku niat nyari si Me'Ong yang berantem sama kucing yang tubunnya kutempati ini.


Aku makin dekat dengan si Gans, Bibirnya itu Lo...Merah bat! Ahh pengen cium....


Boleh gak ya?


Sikit aja deh hehehhe.


Aku dekatin bibirku ke dia terus...aku tempelin agak lama, Ya tapi gak se'Lama nempel ban.


Aku rasain nikmatnya menyentuh bibir merah itu. Aku nutup mata biar rasanya makin nikmat.


Aku buka mata, Ternyata si Gans juga buka matanya...Aku kejut dong! Tapi gak sampek lompat atau ngejauh...Kan aku kucing..Ya gak papa dong....


Brukkkk


"Awww! Sakit!" Teriakku saat si Gans dorong aku dari tempat tidurnya.


Iss dia kok kasar sih? Padahal tadi aku hampir aja mau tidur. Liat tuh da jam 12 Pas. Kan sudah kalo harus merangkai mimpi lagi.


Aku berjalan dekati si Gans dengan santainya....


"Heh! Kau siapa? Kau maling ya.... iya? Pergi!! Kalo kau gak mau pergi...Aku bakal jerit sekarang!" Ucap si Gans dengan nada tinggi.

__ADS_1


Lah kok ngamuk?


Aku heran lah kenapa dia marah marah, Salahku apa? Kenapa aku harus pergi? Mau pergi gimana cobak malam malam gini.


"Kau gak dengar aku bilang apa? Sana! Atau aku teriak ya!" Ucapnya.


"Eh jangan! Ngapain teriak? Malam malam kok teriak! Kamu Gilak ya ngomong kok sama kucing_"


Eh? Aku barusan ngomong? kok bisa? Aku lari ke depan kaca, Kuliat wujudku yang berubah jadi manusia lagi. Aku make gaun tidurku yang kupakai kemaren.


"Eh! Aku berubah! Alhamdulillah ya Allah...."


Sautku gembira.


Tapi tanganku ditarik oleh si Gans terus diikatnya dengan tali tambang. Entah kapan dia ngambil tali, Aku pun gak tau. Diikatnya aku di kursi belajarnya. Kakipun diikatnya. Aku memberontak tapi gak ada hasilnya, Yaudah aku nikamtin aja proses pengikatan ini.


"Siapa kau?" Ucap si Gans itu setelah dia selesai ngikat aku.


"Namaku Ava" Ucapku datar.


"Aku gak nanya namamu! Siapa kau?" Tanya nya lagi.


Woy aku harus jawab apa? Kalo dia nanyak aku..Ya jelas lah aku ini manusia. ok yaudala aku jawab kek gitu aja.


"Aku manusia!" Jawabku lantang.


"Aiss kau ini! Apa tujuanmu kerumahku? Ke kamarku? Kau maling ya?" Tanyanya sambil menoyor noyor kepalaku.


"Heh! Enak aja..Aku ini orang kaya tau! Aku juga gak mungkin maling.." Ucapku menatapnya sinis.


Aura kegantengannya hilang saat dia nuduh aku macam macam.


"Jadi ngapain kau masuk kamarku? Dan..Gimana caramu masuk?" Tanya nya.


"Itu...Aku..." Aiss aku pun bingung harus jawab gimana. Kalo jujur dia kira kira bakal percaya gak ya?


Kulihat matanya membulat, Dia mundur beberapa langkah lalu menodongkan penggaris besi ke arahku dari kejauhan. Kenapa dia kaya ketakutan gitu?

__ADS_1


Aku salah...Kukira dia cowok pemberani dan cool, Tapi ternyata...Dia bobrok dan.... Penakut.


"Kenapa kau mundur gitu? Wajahku kan gak seram!" Ketusku.


"Kau...Kau PSIKOPAT! Iya kan?" Tanyaa nya dengan nada tinggi.


"Apa? aku psikopat? pft...Buahhahahahahhaha"


Aku terbahak bahak, Wajahnya sangat jetakutan seperti itu. Bagaimana bisa dia mengira aku seorang psikopat.


"Ternyata benar kau seorang psikopat! tunggu lah! Kau akan ku masukkan ke dalam penjara!" Ucapnya lalu dia mengambil ponselnya.


"Hey? Apa yang kau lakukan? Aku bukan psikopat! Aku juga bukan penjahat!" Ucapku ketus. Aku berusaha lepas dari ikatan ku. Dan akhirnya terlepas...Cowok ganteng itu gak ngikat talinya dengan kuat...Dasar! Ceroboh...


Secepat kilat kurampas ponselnya dan ku lempar ke tempat tidur. Aku ambil tali yang tadi kupakai. Lalu kuikatkan ditangannya dengan erat. Kubuat dia merasakan posisiku tadi. Duduk di kursi dengan tangan dan kaki yang terikat.


"Lepas! Lepas aku! Tolong!!!!!Tolo_" Jeritannya terhenti saat aku membekap mulutnya dengan kaos kaki yang ada di bawah tempat tidur. Lalu kuikat bagian mulutnya dengan bandana biru bergambar doraemon.


Dia melotot, Memberontak di posisinya. Aku lalu menatapnya lalu tersenyum, Kupegang dua bahunya lalu aku menghela nafas. Kutatap dia yang memandangku dengan raut wajah takut, Keningnya berkerut bahkan juga mengeluarkan keringat.


"Hey dengar....Aku bukan penjahat" Ucapku dengan lembut.


Dia menatapku tidak percaya, Terliaht dari kedua alisnya yang menyatu. Aku coba jelaskan lagi.


"Aku gak akan nyakitin kau, Aku akan ceritakan semuanya...Kenapa aku ada dikamar mu..., Aku akan lepaskan ikatan mulutmu..Tapi janji....Kau jangan teriak.okey?". Ucapku lembut.


Dalam keadaan ini aku seperti seorang penjahat yang pura pura baik. Haisssss


Dia mengangguk. Aku segera melepaskan ikatan mulutnya.


"Tolong!!!!! Eumhh" Dia berteriak lagi tapi segera kusumbal mulutnya dengan kaos kaki putih yang warnanya sudah mulai kecoklatan. Kutebak pasti aroma kaos kaki itu sangat bau!


"Tadi kan kau sudah berjanji! Kenapa kau ingkari! Dasar pendusta!" Ketusku.


Aku akan percaya sekali lagi padamu, Karna kau jugak harus tau masalah ini...Jadi tolong kerja samany! Janjilah! kau gak akan teriak" Ketusku dan dia mengagguk.


**Hi guys...Jagn lupa like, vote dan komen yeee

__ADS_1


__ADS_2