
dua mobil sport melaju dengan sangat kencang untuk saling menyalip , terdengar naungan naungan gas yang cukup kencang ,kedua pria paruh baya itu tak ada satu pun yang enggan mengalah.
semakin waktu berjalan garis finish semakin mendekat , tinggal beberapa kilo meter lagi untuk menentukan siapa pemenangnya.
"papa gas pol terus pa ayooo" teriak mama Ani yang begitu sangat antusias dengan pertandingan suaminya.
saat jarak sudah semakin dekat, mobil yang di kendarai papa Agung tiba tiba terhenti.
"aduuuh tanganku keram aaa" teriak papa Agung didalam mobil sembari menghentikan lajunya.
"lah tu bokap lo Napa bang" tanya Devan pada Lucky, yang melihat mobil papa Agung terhenti.
"ia ya kenapa tuh, aduh bisa kalah " ucap Lucky yang sedikit panik.
sedangkan ayah Ali masih melaju dengan kecepatan tinggi karena tinggal sedikit lagi akan sampai di garis finish.
"lah tu mobil Napa berhenti , capek kali hahaaa" girang ayah Ali yang melihat lawannya sudah menyerah , namun tiba tiba .
krek
"aduuuh pinggangku" kini giliran ayah Ali yang teriak karena pinggangnya kembali encok, dan langsung menghentikan mobilnya.
__ADS_1
"lah itu ayah gue juga Napa berhenti'' heran Brayn pada ayahnya kenapa juga ikut nepi.
"ia ko pada berhenti, tengok yuk" panik Lucky.
namun betapa kagetnya mereka saat melihat pengemudinya sedang kesakitan semua.
"papa aduh papa kenapa" tanya mama Ani yang panik dengan kondisi suaminya yang sedang mengurut lengannya dengan sangat kencang.
"aduuh mama mama tangan papa kesemutan ini gimana ga bisa di gerakin" panik papa Agung yang tangannya tak berasa.
"yah kalah deh" ucap Bella santuy dengan kondisi papanya.
sedangkan didalam mobil lainnya terdapat seseorang yang sedang memegang punggungnya yang terasa sangat sakit .
"yah ayah ga papa" tanya Brayn panik melihat ayahnya uring uringan.
"aduh nak ini sakit banget gimana" ucap ayah Ali sambil mengetuk ngetuk punggungnya dengan buku.
"wah gawat kalo bunda tauuuu" bukannya membantu Brayn malah menakut nakuti ayahnya dengan menyebut bundanya.
"kamu jangan kasih tau bunda ya plis nanti ayah kasih kamu bonus deh ok" panik ayah Ali yang sudah sangat takut dengan istrinya ,entah apa yang akan dilakukan istrinya bila tau suaminya encok lagi gara gara balap.
__ADS_1
******
setelah kedua pria yang tak ingat umur itu pergi gini giliran anak anaknya untuk bermain.
"gimana bokap lo bang?" tanya Brayn pada Lucky.
"udah di bawa ke RS sama mama, kalo ayah Lo?" tanya balik Lucky.
"encok bang, udah di anterin temen gue ko ke RS" jawab Brayn.
setelah drama encok encokan orang tua , kini sirkuit telah dibuka untuk kedua anak muda yang akan mengadu kecepatannya. dua mobil sport telah siap untuk melaju.
"aduh pingin kencing lagi" gumam Lucky yang sudah di ujung tanduk, sedangkan permainan sudah akan dimulai.
"lah Abang Lo kemana tuh Bell? kabur?" tanya Vivi yang melihat Lucky lari lari.
"tau tuh orang tua jangan bilang takut kalah ya malu maluin" ucap Bella.
acara sudah akan di mulai, namun Lucky tak kunjung datang , sedangkan lawannya yag tak lain adalah Brayn sudah di tengah sirkuit dengan di kerumuni banyak sekali fensnya.
komen and like ya😘
__ADS_1