KOMEDI CINTA

KOMEDI CINTA
komedi CINTA


__ADS_3

Setelah pulang sekolah Bella mampir ke sebuah tempat makan dengan Lucky , sambil berjalan mereka menjadi sorotan layaknya seorang pasangan sekolah yang serasi. saat dirumah mereka memang seperti Tom and Jerry , namun saat diluar sungguh romantis.


Mereka berdua duduk dipojok dekat jendela.


"permisi mau pesan apa dek?" tanya pelayan resto.


"jus jeruk sama potato saus, Lo de?" jawab


Lucky sambil melihat menu.


"mau seafoot pedas, ayam balado,sama sambel ya, minumnya jus jeruk plus air putih ok". jawab Bella "terus terus jangan lupa nasinya di tambain ya " lanjut Bella antusias.


"baik ditunggu ya" ucap pelayan.


"de Lo lapar apa doyan si makan banya amat, tau gini ga gue ajak lu, mana uang di potong lagi" protes Lucky yang melihat tingkah Bella hampir meneteskan air liurnya saat melihat menu.


"pelit lu bang gue tu ga mau kurus kayek lu pangkreng😝" jawab Bella sambil menjulurkan lidahnya.


"siitt"....


Saat sedang asik makan ada seorang gadis yang menghampiri mereka dengan gaya centil dan pakaian yang kurang bahan sungguh luar binasa.

__ADS_1



"hai boleh gabung ga ?" ucap Rina sambil memegang lengan Lucky.


Bella yang melihat Rina dari atas sampai bawah hanya menelan ludahnya sendiri.


"ngapain si Lo gausah pegang pegang pergi sono" usir Lucky sambil melepaskan lengannya.


"ih kamu jahat banget sih hiks" ucap Rina sambi dibuat sedih tapi tetap duduk.


"yah pake duduk lagi" ucap Bella sambil memutar bola mata malesnya.


Bella dan Lucky hanya asik berdua tanpa menghiraukan Rina yang seolah dianggap lalat lewat , Rina yang tak suka dengan Bella mulai menjalankan aksinya , dia tidak tausaja bahwa Bella adiknya Lucky.


"emengnya kenapa Tante , emang ga boleh ya" jawab Bella dengan santuynya.


"eh Tante Tante enak aja Lo gue tu masih muda ya" ucap Rina yang tak mau kalah sambil mengibaskan rambutnya.


"busiit muda katenya bang, ame nenek gue aja masih cantikan nenek gue, muka kaya aspal goreng aja belagu" jawab Bella yang tak suka dengan Rina.


"lo ya.." belum sempat Rina melanjutkan ocehannya Lucky lebih dulu menarik tangan Bella pergi dari tempat itu.

__ADS_1


**********************************************


Berada di rumah dengan warna putih coklat menambah gaya elegan rumah megah milik orang tua Brayn.


Diruang sebuah kamar terdapat dua pria beda usia sedang duduk sambil bicara yang sangat serius.


" gimana bisakan?" tanya ayah Ali pada Brayn yang ternyata sedang membahas tentang balap , sungguh tidak mau gagal.


"ga tau pa dah ngomong aja sama bunda baik baik " jawab Brayn sambil asik memainkan hapenya .


"udah kan kemaren tapi apa hasilnya celotehan bunda aja" ucap ayah Ali yang frustasi , ia sunnguh ingin seperti dulu melakukan aktifitasnya tanpa batas.


"gimana kalo ayah turutin kemauang bunda , tanya gitu ingin apa" ucap Brayn kasih solusi pada ayahnya ia sebenarnya kasihan dengan sang ayah tapi ia juga hawatir ,ayahnya itu sudah tidak muda lagi takut kenapa napa.


"apa solusi macem apa itu, gausah di tanya juga pasti langsung minta ,apa lagi di tawarin pasti di minta semua bahkan GBK juga pasti diminta sama Bundamu" jawab Ayah Ali sambil mengacak rambut frustasinya , ia sungguh ingin sekali balap menginjak rem, memainkan alat kemudi yang sekarang sudah tidak bisa ia lakukan karena sang istri yang menggunakan tenaga supir untuk sang suami.


"lagi ngomongin apa nih?" tanya bunda Dian yang tiba tiba masuk sambil membawa segelas susu.


"eh bundaku yang cantik ini anak kita pingin di nina boboin sama papa katanya kangen hehee" jawab cengengesan ayah Ali sambil mengelus kepala Brayn, takut istinya dengar omongannya. sedangkan Brayn hanya memutar mata malesnya.


"alah alesan buran keluar biar Bray isirahat , cepet" ucap bunda Dian .

__ADS_1


yah begitulah beraninya hanya dibelakan istri aslinya sangat takut.


Komen dan like ya 😘


__ADS_2