
"Hah..!! Beneran kamu mau nyamperin mereka di Korea? Kapan?" Tanya mis Rani mulai penasaran.
"Pengennya Unna liburan besok mis. Tapi uang Unna cuma cukup buat beli tiket pesawat aja mis. Gak tau deh gimana ini" jawab Yunna sedih.
"Liburan besok? Emang kamu dapet uang dari mana Unna??"
"Unna kerja jadi pelatih taekwondo anak-anak sama bantuin ibu di toko kue mis" jawab Yunna
"Emm... Gitu.."
Yunna bercerita kepada mis Rani bahwa dia sangat ingin memiliki seorang kakak seperti member RG. Karena member RG adalah sosok kakak yang sayang pada adik mereka. Siapa saja yang melihatnya akan sangat iri dengan kebersamaan mereka. Itulah yang dirasakan Yunna karena Yunna merupakan anak pertama dari dua bersaudara sehingga dia tak bisa mendapat kasih sayang seorang kakak. Namun orang tua Yunna tak mengijinkan Yunna pergi ke korea sendirian lagi pula tak ada biaya untuk memberangkatkan Yunna ke korea maka dari itu Yunna nekat mencari pekerjaan.
Hingga sebuah pesan masuk di ponsel Yunna yang dikirim oleh Thania. Thania meminta Yunna menemuinya di kantin sekolah karena memang sudah waktunya istirahat.
"Ya udah mis. Unna nyamperin Thania dulu ya. Udah dicariin nh. Makasih loh mis udah mau bantuin Unna belajar bahasa Inggris" ucap Yunna hendak pamit.
"Iya Unna sama sama. Mis doa in semoga kamu liburan besok bisa berangkat ke Korea ya. Terus bisa ketemu sama RG." Ucap mis Rani menyemangati Yunna.
"Iya mis semoga aja. Ya udah mis Unna pergi dulu ya. Selamat siang mis.." ucap Yunna dengan melambaikan tangannya sembari pergi dari ruangan mis Rani.
Sampainya di kantin Yunna nongkrong berdua dengan Thania. Banyak hal yang mereka obrolkan. Namun Yunna tak pernah menceritakan soal dia yang ingin pergi ke korea. Karena Yunna sudah tahu jawaban Thania. "Halu mu ketinggian Unna..!!" pasti jawabannya seperti itu terus. Jadinya dia memilih diam.
"Unna kamu dah tau belom berita tentang Seo ha?" Tanya Thani tiba-tiba.
__ADS_1
"Berita? Berita apa?" Tanya Yunna penasaran.
"Kamu belom tau? Nih aku kasih liat kamu tapi jangan mewek ya!!!" Thania mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sebuah Vidio yang menampilkan Seo ha menyuapkan makanan kepada seorang wanita cantik.
"Seo ha!!!!!" Panggil Yunna seakan-akan dia telah memergoki pacarnya tengah berselingkuh dibelakangnya.
"Sabar ya Unna. Tapi apa mungkin itu pacar Seo ha oppa?" Thania berusaha menenangkan Yunna.
"Kok dia jahat sih. Padahal aku masih berusaha biar bisa ketemu dia. Jangan punya pacar dulu Seo ha...!" Ucap Yunna mulai merajuk.
.
.
.
.
"Aaaaa..." Pekiknya di dalam kamar namun berusaha agar tak terdengar oleh ayah dan mamanya.
"Seo ha oppa disuapin sama siapa sih?? Cantik banget lagi tu cewek!! Ahh... Bikin sebel aja"
Yunna terus saja memikirkan Vidio yang ditunjukkan oleh Thania. Dia ingin sekali marah tapi marah kenapa? Toh Seo ha bukan siapa-siapanya dia. Dan status Yunna hanya sebagai seorang penggemar saja.
"Ahhh!!! Pusing. Bodok ahh!! Mau dia suapa-suapan. Mau dia peluk-pelukan. Gue gak peduli!!!" Gumamnya lagi
"Park Seo Ha Lo JAHAT!!!"
__ADS_1
Yunna lalu tidur karena memang hari sudah cukup larut malam. Karena terlalu capek setelah beraktifitas seharian dia pun tidur dengan nyenyaknya.
,
,
,
🌹
Hari-hari Yunna berikutnya berjalan seperti biasa. Pagi sekolah, siang bekerja, malam tidur dirumah. Saat ini Yunna beristirahat dirumah, karena terlalu capek ia memilih untuk tiduran di kamarnya dengan memainkan ponselnya. Jadi hari ini dia tidak membantu ayahnya di toko dan ayahnya memaklumi itu.
"Seo ha oppa walaupun kau jahat padaku. Aku masih saja ingin bertemu denganmu. Ya.... Walaupun aku masih sedikit dongkol padamu karena Vidio tempo hari. Tapi.. aku masih sangat menyayangi mu..." Ucap Yunna sembari memandangi foto Seo ha di ponselnya dengan tiduran di kasurnya.
"Oppa... Sa rang hae💕" lanjutnya lagi dengan membuat lambang finger heart dengan jari tangannya.
Saat Yunna sedang berbicara sendiri dikamarnya sang mama sedang berjalan hendak menuju dapur. Mendengar putrinya tengah berbicara sesuatu di kamarnya sang mama pun berhenti didepan kamar Yunna ingin mendengar apa yang sedang Yunna bicarakan sendiri dari balik pintu kamar Yunna.
"Oke oppa!! Tunggu sebennttaarrrr lagi oke! Sebentar lagi uang Unna akan cukup untuk menemui oppa. Jadi oppa sabar-sabar ya disana. Jangan nakal. Duduk mantep-mantep disana jangan kemana-mana. Tunggu Unna dateng oke!.." ucap Yunna dengan semringah.
.
.
.
.
🐾🐾🐾🐾🐾
Tinggalkan jejak💜
Komen dari kalian semua sangat berharga buat author..
__ADS_1