
Ting... Tong...
Suara bel rumah Thania berbunyi menggema di setiap lorong rumah dan seperti terkena magic Thania pun langsung bergegas membukakan pintu. Dan ternyata Yunna lah yang membunyikan bel tersebut.
"Unna.....!!!!!!" Teriak Thania lalu berhambur memeluk temannya itu.
"Than... Apaan sih!! Kayak baru ketemu aja!" Sambil mengerutkan keningnya.
Walaupun Yunna terlihat ogah-ogahan dipeluk Thania namun sebenarnya
Yunna senang diperlakukan seperti itu. Karena itu kebahagiaan tersendiri untuknya bisa melihat sahabatnya ceria.
"Yuk ke kamar ku..." Thania melepaskan pelukannya
"Kita nonton cowok ku nyanyi.. oke!!" Merangkul pundak Yunna dengan tangan sebelahnya menampilkan tiga jari yang berdiri dan yang dua dibentuknya melingkar memberi persetujuan.
Yunna dan Thania streaming vidio-vidio RG mulai dari MV mereka hingga kegiatan keseharian member RG yang mampu membuat Yunna dan Thania tertawa terbahak bahak.
"Bahagia itu sederhana.. hahahaha!!!!" Ucap Thania dibarengi dengan tawanya yang keras .
"Bener banget. Sesederhana ini aja udah bahagia hahaha..!!!" Sambung Yunna
Sangking asiknya hingga mereka berdua tertidur pulas dengan ponsel masih menyala. Jadi bukan mereka yang nonton RG, tapi RG yang nonton mereka tidur..
.
.
.
🌹
Rumah Yunna
Ayah Yunna pulang dari toko kue meraka pukul 7 malam bersama Ani sang istri (ibu Yunna).
"Ayah mandi dulu sana. Mama mau bikin makan malam dulu.." ucap Ani
__ADS_1
"Oke mama..." Jawab Andi sembari mencium pucuk kepala istrinya.
Ani memasak makan malam kesukaan sang suami dengan senyum manis di bibirnya. Walau sudah memiliki dua orang anak gadis yang sudah besar besar namun keromantisan di antara mereka tak pernah pudar.
"Mama... " Sapa Yuri
"Iya sayang..." Jawab Ani pada anak keduanya itu.
Yurisya valesty adalah adik kandung Yunna. Akrab dipanggil Yuri. Gadis SMP yang lumayan cantik, manis, baik, feminim, manja, sangat pandai berias wajah. Sangat bertolak belakang dengan Yunna kakaknya. Walaupun umur Yunna lebih dewasa dari Yuri namun Yunna tak bisa bila disuruh berias wajah, apalagi disuruh berpenampilan feminim seperti Yuri. Yuri sangat suka mengenakan rok pendek sedangkan Yunna lebih suka memakai celana Levis panjang. Yuri sangat suka jalan jalan bersama teman-temanya sedangkan Yunna lebih suka dirumah. Yuri tidak suka belajar ilmu bela diri karena itu melelahkan sedangkan Yunna suka taekwondo bahkan dia sedang dalam proses mengejar gelar sabuk hitam. Dan...! masih banyak lagi perbedaan diantara mereka. Mereka hanya memiliki beberapa kesamaan saja seperti sama sama manja terhadap orang tua, sama sama tinggi, sama sama cantik dan manis, dan....! Sama sama suka RG hanya saja bias mereka berbeda.
"Baru pulang ya?? Ayah mana??" Tanya Yuri
"Iya sayang. Ayah lagi mandi. Kamu dah mandi apa belum?" Tanya Ani
"Udah donk. Yuri aja udah cantik gini..." Ucapnya sembari merapikan rambutnya.
"Emm iya ya anak mama udah cantik banget. Kalo cantik bantuin mama masak donk...." Rayu Ani agar sang anak mau membantunya.
Saat makan malam
"Yunna mana ma..?" Tanya Andi pada istrinya
"Owh ya... Yunna nginep tempat Thania yah! Nemenin Thania dirumah sendiri soalnya dia." Jawab Ani
"Emang orang tuanya kemana kok dia dirumah sendiri?" Tanya Andi lagi.
"Katanya Yunna orang tua Thania lagi dinas ke luar kota yah" jawab Ani sembari memakan makanannya.
" Emm gitu.." jawab Andi.
Andi makan sembari memperhatikan yuri yang sedang makan.
Yuri makan dengan anggunnya tanpa mengeluarkan satu kata pun.
__ADS_1
"Yuri... Kamu kok beberapa hari ini ayah perhatiin agak beda ya???" Goda sang ayah
Yuri yang mendengar perkataan sang ayah pun langsung menghentikan aktivitas makannya. Lalu dia pun mengeluarkan kaca pada kantung celana Levis pendeknya dan berkaca.
" Beda??? Apanya yang beda yah? Tambah gemukan ya???" Tanya Yuri panik sambil mencari apa yang beda dari dirinya.
Andi dan Ani yang melihat tingkah panik anaknya itu pun hanya bisa menahan tawa mereka.
"Kalo gemukan sih enggak" jawab Andi berusaha tenang.
"Terus apa yang beda yah??" Jawab Yuri sambil menatap ayahnya.
"Emm... Kamu tu ayah perhatiin kayaknya..." Kata kata Andi dibuatnya pelan sembari memicingkan mata menyelidik wajah Yuri yang panik
Yuri yang melihat ayahnya serius dibuatnya tambah panik.
"Kayaknya apa yah??" Yuri mulai tak sabar.
"Emm kayaknya kamu tambah kayak tiang listrik ya" ucap Andi sembari melanjutkan makannya
Yuri yang mendengar perkataan ayahnya langsung memanyunkan mulutnya.
"Ihh.. ayah!!! Kirain apanya yang beda! Bikin deg deg an aja lo..."
Ani hanya tertawa melihat Andi yang selalu menggoda anaknya itu. Makan malam itu diselesaikan dengan penuh obrolan antara orang tua dan anak.
.
.
.
.
🐾🐾🐾🐾🐾
Tinggalkan jejak.
like dan komen ya;)
__ADS_1